Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku

Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku
Agnes


__ADS_3

"Huuuuu..... lapar" ucap Agnes tiba-tiba sambil menyelonjorkan badannya dan menepuk-nepuk perut nya


Roy, Santi dan Kevin ynag melihat tingkah Agnes hanya tersenyum, sementara Agnes yang diperhatikan hanya diam dan menahan malu


"Mantu papa laper ya" goda Kevin sambil melirik Roy


"Iya sayang, kamu lapar nak?" tanya Santi membenarkan ucapan suaminya


"Iya mah, aku lapar nih" balas Agnes tanpa menanggapi ucapan Kevin


"Tuh kan lapar" balas Agnes sambil menepuk-nepuk perut nya


"Ya udah, kita makan aja ya sayang" ajak Santi sambil menggandeng tangan Agnes


Seperginya Agnes dan Santi dari ruangan keluarga, Kevin tetap menggoda Roy mengenai Agnes


"Kok bukan kamu sih yang gandeng Agnes"


"Gak usah malu sama Papa sama Mama"


"Kami paham kok"


Kan kau udah gede"

__ADS_1


"Jadi kapan lamarannya berlangsung?" tanya Kevin sambil menaikkan alis nya


Sedangkan Roy hanya memutar bola matanya dengan malas


"Awas Lo ntar di ambil orang" goda Kevin lagi sambil meninggalkan Roy sendiri yang masih setia di sofa nya


Seperginya Kevin, Roy akhirnya beranjak berlalu ke ruang makan yang ternyata ketiga manusia yang bersama nya tadi sedang menunggu dia dengan makanan yang sudah terhidang di depan mereka


"Ayok nak, kita makan" ajak Santi


Roy tak menjawab, Ia langsung duduk di hadapan Agnes.


Tujuh menit sudah mereka habiskan acara makan malam tanpa ada sedikit pun suara yang keluar dari mulut mereka masing-masing.


"Hufttt....... tanya aja sama Agnes ma, kalo dia mau ya boleh kalo enggak ya gapapa juga"


"Karena aku menginginkan pasangan hidup ku yang mencintai aku apa adanya dan aku juga mencintai nya apa adanya"


"Karena cinta gak bisa di paksa meskipun kita benar-benar mencintai dia" jelas Roy panjang lebar sambil menatap dalam Agnes


Agnes yang mendengar penjelasan Roy merasa tersentuh. Bagaimana ada orang yang mencintai dia, sedangkan dia tidak punya siapa-siapa di sini.


Santi yang mengerti perasaan Agnes, langsung mengelus punggung tangan Agnes sebagai isyarat semangat dan jawaban maksud dari Roy.

__ADS_1


"Hubungan kalian udah sejauh mana?" tanya Kevin tiba-tiba


"Kita hanya sekedar dekat namun tidak memiliki komitmen" jawab Roy lagi yang masih setia menatap Agnes


"Terus?" tanya Kevin bingung


"Aku takut, kalau aku jujur padanya tentang perasaan ku sebenarnya, dia akan menjauh dari ku" jawab Roy lagi


"Kok bisa gitu"


"Karena dia gak pernah pacaran dan sama sekali tidak percaya yang namanya ketulusan cinta laki-laki" lagi-lagi Roy menjawabnya dengan serius


"Jadi?" tanya Kevin semakin penasaran


"Dia takut" jawab Roy lagi


"Kenapa?" tanya Kevin lagi


"Karena dulu Papa saya pernah berjanji untuk tidak akan meninggalkan saya dan Mama. Tapi itu hanya omong kosong saja. Papa pergi meninggalkan mama tanpa ada rasa bersalah sedikitpun, sehingga membuat mama mengalami gangguan jiwa dan ikut pergi meninggalkan aku sendiri.


Beda nya, mama pergi meninggalkan aku untuk selamanya dan tak akan kembali lagi"


"Seorang perempuan yang masih berusia 6 tahun, yang layak nya mendapatkan kasih sayang dari orang, ternyata harus berjuang sendiri. Mengalami kesulitan, sehingga si anak perempuan itu tau apa arti perjuangan sesungguhnya. Samapi dia sekarang ada di titik ini" tutur Agnes yang tak sengaja mengeluarkan air mata kepedihan.

__ADS_1


Mengungkit masa lalu memang tak menyenangkan, namun dari masa lalu kita mampu mengetahui dan belajar bagaimana kepribadian seseorang itu. Mengapa dia bisa berubah. Karena sejatinya, masa lalu adalah sebuah pembelajaran yang memiliki nilai tinggi yang harus diperbaiki lagi.


__ADS_2