
"Kok dia ke sini lagi?" batin Roy yang menatap punggung Daniel yang mulai menghilang
"Anda suka sama dia?" tanya Agnes polos
"Saya masih normal" dingin Roy
"Oooo, kirain" singkat Agnes dan berlalu meninggalkan Roy
Tanpa pikir panjang, Roy langsung meninggalkan rumah Agnes tanpa pamit, karena masih ada beribu pertanyaan yang mengganggunya.
"Kalo mau pulang , pulang aja, sekalian tolong tutup pintu nya" teriak Agnes dari dalam rumah
Namun setelah lima menit Agnes berteriak, Agnes sama sekali tidak mendengar suara sahutan maupun suara pintu tertutup.
Agnes langsung ke depan, memastikan keadaan di depan
"Sialan" rutuk Agnes pada Roy yang sudah tidak ada lagi di rumahnya
"Maunya apa sih? "
"Datang suka-suka nya, pulang seenaknya" cerewet Agnes
"Dasar pria bertelur " kesel Agnes dan menutup pintunya
Waktu menunjukkan pukul 9.45 , Agnes yang masih berbaring di tempat tidur nya tampak bermalas-malasan.
Karena hari ini hari Minggu, jadi Agnes hanya bisa malas-malasan. Lain dengan Roy yang sudah rapi dengan pakaian santai nya.
Dengan celana jeans hitam, kaos oblong putih, sepatu sneaker putih dan jam tangan rolex yang terpasang di tangan kirinya membuat Roy semakin tampan
Dengan santai nya, Roy berjalan ke rumah Agnes seperti tidak berdosa.
Tok..... tok....tok
__ADS_1
Ketuk Roy pada pintu yang masih tertutup rapat di rumah Agnes
Agnes yang mendengar ketukan pintu itu, dengan malasnya dia menuju arah pintunya
Ceklek.......
"Ada apa" ucap Agnes dengan malas
Roy yang melihat penampilan Agnes dengan rambut agak berantakan, memakai piyama Doraemon hanya tersenyum kecil
"Ada apa?" ulang Agnes dengan menggaruk hidung nya yang gatal
"Temani saya ke mall" ucap Roy santai
"Haaaa, anda menggangu jam tidur saya" ucap Agnes malas lalu pergi meninggalkan Roy
Tanpa pikir panjang Roy masuk ke dalam rumah Agnes dan duduk di sofa degan mengangkat satu kakinya layaknya seorang bos.
Roy membukakan pintu itu, dan mendapatkan sosok gadis yang tidur tengkurap. Roy menghampiri sosok tersebut dan ikut berbaring di samping nya.
"Dasar kebo" ucap Roy santai
Roy mulai memainkan anak rambut Agnes yang menutupi sebagian wajahnya
"Cantik" gumam Roy
Agnes yang merasakan sedikit hembusan nafas di wajah sontak langsung bangun
"Ehhhh" ucap Agnes dengan suara khas bangun tidur
Roy yang mendengar suara itu hanya tersenyum.
"Nga-nga-ngapain ke sini?" ucap Agnes terbata-bata setelah sadar sosok Roy di samping nya
__ADS_1
"Ngapain ke sini, bukan nga-nga-ngapain ke sini" ucap Roy
"Iya, itu maksud nya, jawabbb" kesel Agnes
"Jawab apa?" goda Roy santai
"Ngapain ke sini" marah Agnes
"Rebahan" jawab Roy santai
"Apakah anda sudah gila?" marah Agnes lagi
"Tidak" santai Roy
"Segera pergi, atau......"
"Atau apa?" bantah Roy yang mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Agnes
"Atau saya teriak" ucap Agnes menjauhkan wajahnya
"Kok menjauh" goda Roy
"Diam!!!!!!!!" marah Agnes dengan melipat kedua tangan nya di dadanya
"Haha" tawa Roy santai
"Kok malah ketawa?" bingung Agnes
" Waktu anda sisa sepuluh menit lagi" ucap Roy setelah melihat jam tangannya
"Maksudnya?" tanya Agnes bingung
"Segera merapikan diri dalam jangka waktu sepuluh menit. Kalau lewat maka anda mendapatkan hukuman" ucap Roy santai lalu meninggalkan Agnes dengan wajah bingungnya
__ADS_1