
Mendengar ucapan yang dilontarkann Vani kepada mamanya membuat Alex terdiam. Alex adalah kakak Vani, yang sangat di dihindari Agnes
Flashback On
*Waktu liburan semester lalu, Agnes menginap di rumah Vani beberapa minggu untuk yang pertama kalinya.
"Ma, pa, kak kenalin ini Agnes" ucap Vani mengenalkan Agnes pada seisi rumah
"Halo om, Tante, Kak" sapa Agnes ramah pada anggota keluarga Vani
Alex yang melihat Agnes terkagum-kagum karena kemolekan tubuhnya. Dengan postur tidak gemuk dan tidak kurus. Dengan cepat Alex meraih tangan Agnes yang sudah terulur padanya
"Alex" balas Alex
Seminggu telah di rumah Vani, Agnes sangat meras nyaman akan kehangatan keluarga itu. Namun kehangatan itu lambat laun memudar setelah Alex mulai menggoda Agnes
Hari tepat hari Minggu, yang sebenarnya semua anggota keluarga itu sedang weekend di rumah, namun karena ada kegiatan masing-masing akhirnya semua penghuni pergi. Dan di hari itu juga merupakan hari yang sangat malas bagi Agnes
"Ayo hangout" ajak Vani
"Gak ahhh, malas" jawab Agnes yang tertidur terlentang di atas kasur
__ADS_1
"Ya....., ya udah deh. Tapi gak papa kan kalo gue tinggal londi sini sendiri" ucap Vani
"Lo tenang aja gua aman" jawab Agnes santai
Setelah obrolan singkat selesai, Vani benar-benar meninggalkan Agnes sendiri di kamarnya
Agnes yang merasa cuma dirinya seorang di rumah pergi ke dapur dengan memakai celana pendek sepaha sehingga menampilkan kaki jenjang nya yang putih dan memakai tanktop merah muda. Agnes ingin memasak makan siang untuk nya
Di waktu yang sama, Alex yang merasa kehausan harus beranjak dari tidur nya untuk mengambil secangkir teh hangat untuk nya. Namun niatnya benar-benar berubah setelah melihat sosok gadis yang sangat mempesona sedang bermain di dapur dengan ulet.
Alex dengan kasar menahan salivanya saat melihat gerakan demi gerakan yang diciptakan Agnes. Haus yang mengeringi kerongkongan Alex sangat melanda sehingga membuat Alex hari benar-benar pergi ke dapur.
Sesampainya di dapur, Alex mengambil minum untuk nya, namun kehadiran Alex sama sekali tidak diketahui oleh Agnes karena terlalu senang melakukan aktivitas nya.
"Kamu sengaja ingin menggoda saya" ucap Alex sambil meletakkan gelas dari tangan nya ke atas meja
"Ummmm......aku pikir kakak gak dirumah" ucap Agnes takut
Alex mendekati Agnes karena gelorah hasrat nya sudah sangat tak bisa terkendali. Agnes langsung mundur karena takut. Semakin Alex mendekat semakin Agnes mundur. Sampai Agnes benar-benar tidak bisa mundur lagi.
"Kakk..... maafin Agnes" lirih Agnes
__ADS_1
"Maaf......." ucap Alex remeh
Masakan yang telah siap dibuat Agnes, jatuh begitu saja dari tangan mungil Agnes. Dengan hasrat yang sudah membara Alex langsung menautkan bibir nya ke bibir Agnes dan memainkan lidah nya ke rongga mulut Agnes.
Agnes yang dapat perlakuan itu sontak terkejut. Hal belum pernah dia lakukan tiba-tiba terjadi. Dengan tenaga yang ada dalam diri Agnes, Agnes memukul dada bidang Alex namun tidak membuat Alex berhenti begitu saja.
Alex mengambil kedua tangan Agnes dan menghimpit tangan mungil itu dengan tangan besarnya di dinding belakang Agnes.
Dengan penuh gairah, Alex semakin memanjakan lidah nya dalam mulut Agnes
Agnes yang tak bisa berbuat apa-apa kini terbuai dengan perlakuan Alex, dan membalas tarian lidah Alex dalam mulutnya
Sangat nikmat itulah yang dirasakan nya
Alex kemudian mengangkat badan mungil Agnes ke atas meja dapur dengan bibir yang masih menyatu. Agnes yang merasa sangat dimanja mengalungkan kedua tangannya ke leher Alex.
Sedangkan tangan Alex sibuk meraba buah dada Agnes, meremas buah dada yang empuk itu dengan pelan namun pasti.
Mengelus paha mulus yang jelas terpampang dengan gairah.
Tangan nakal Alex mulai menjalar meraba ****** Agnes.
__ADS_1
Agnes yang merasa geli, langsung tersadar dari lamutan bibir itu dan langsung mendorong badan kekar milik Alex hingga Alex terdorong*.
Flashback Off