Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku

Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku
Godaan


__ADS_3

"Nah gitu kan cool" ucap Agnes yang berhasil membuat Roy salah tingkah


"Jadi..........."


"Silahkan mas, mbak" potong pelayan yang membawakan menu makanan mereka berdua


"Terimakasih mas" ucap Agnes pada pelayanan pria sambil memberikan senyum manisnya


"Ehemmmm" Roy berdehem seperti tidak suka, bukan seperti memang tidak suka kalau Agnes senyum pada pria lain


Selesai makan siang, Roy membawa Agnes ke kebun binatang


Sebenarnya sih gak tempat itu tujuan utama Roy, tapi ya mau gimana lagi di buat. Sudah terlanjur.


"Kita ke sana" ucap Agnes tanpa sadar menarik lengan Roy


Roy yang merasakan sentuhan tangan Agnes tak mampu berkutik sedikit pun. Dia hanya pasrah ke mana dia akan di bawa sama gadis mungil itu.


"Ihhhh cantik banget" tutur Agnes sambil melihat beberapa ikan yang menyelam dengan posisi tangan mengatup seperti memohon


Roy yang melihat ekspresi Agnes tanpa sadar menaikkan kedua ujung bibirnya dan membentuk senyuman kecil.


"Iya cantik" ucap Roy yang menatap Agnes dengan intens


"Apanya yang cantik?" tanya Agnes yang sadar diperhatikan Roy


"Ummm itu... i-i-ikan nya cantik" jawab Roy gelagapan


"Ikan bukan i-i-ikan" ejek Agnes sambil kekeh

__ADS_1


"Uuuu...aaa....iya, ikan" jawab Roy sedikit grogi


Agnes yang mendengar nada suara Roy yang gelagapan hanya tertawa kecil.


"Bapak lucu" ucap Agnes pelan yang masih bisa di dengar Roy


Tapi Roy hanya memilih diam, namun hatinya...... mau terbangggg


"Hufttttt" Roy sedikit membuang semua rasa yang ada dalam dirinya saat itu. Rasa malu, grogi, canggung dan rasa lainnya.


"Kita ke teman lain yok pak" kata Agnes


"Pak...pak dari tadi anda memanggil saya dengan sebutan pak"


"Emang saya setua bapak kamu?" kesel Roy


"Hehe maaf pak" santai Agnes sambil menunjukkan gigi putih nya


"Panggil saja saya dengan sebutan........."


"Sebutan apa?" tanya Agnes antusias


"Sayang" goda Roy dengan mengedipkan satu matanya dan tersenyum manis ke arah Agnes


Agnes yang melihat itu hanya diam.


"Ya Tuhan, tampan nya ciptaan mu yang satu ini" batin Agnes yang tanpa sadar senyum lebar.


Roy yang melihat Agnes sedikit ingin menjahilinya.

__ADS_1


"Bersedia panggil saya sayang" goda Roy lagi yang mendekatkan wajahnya ke wajah Agnes


Tanpa sadar, Agnes mengangguk kepala nya tanda setuju


"Kamu setuju" ucap Roy yang memegang kepala Agnes


"Setuju apa'an" ucap Agnes yang telah sadar dari lamunannya


"Ini apa lagi tangan kenapa bisa ada di kepala saya" kata Agnes sambil membuang tangan Roy dari kepala nya


"Setuju panggil aku sayang" ucap Roy santai yang mulai bangkit dari posisi bungkuk nya


"Sayang.....sayang...." kesel Agnes


"Apa sayang" goda Roy


"Taik sayang" kesel Agnes malu-malu kucing, padahal dalam hati Agnes


"Uhhhhhh tayangggggggggg"


Agnes tak bisa lagi menahan rasa canggung nya. Dia pun pergi meninggalkan Roy di belakang nya


"Sayanggg..... mau ke mana" goda Roy yang mengejar Agnes


"Jangan tinggalin akuu..." goda Roy lagi dengan sedikit berlari dan mengangkat tangannya layaknya seperti memanggil


Agnes yang mendengar penuturan Roy dari tadi merasa malu bahkan sangat malu.


"Ihhh....tayang jahattt" goda Roy lagi yang berhasil mensejajarkan langkah kakinya dengan langkah kaki Agnes

__ADS_1


"Apa sih pak" marah Agnes


Roy yang terkejut dengan sikap Agnes pun bersikap seperti biasa nya. Karena dia sangat takut dengan aura kemarahan Agnes


__ADS_2