Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku

Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku
Ke Mansion


__ADS_3

Sudah tiga bulan, Agnes menjadi sekertaris Roy. Dan sudah selama itu kedekatan Agnes dan Roy semakin besar. Keras kepalanya Agnes sudah mulai melunak dan hati yang keras sudah mulai mencair.


Nyaman?


Ya, itulah yang dirasakan Agnes saat dekat dengan Roy. Cara yang sederhana dan tidak dimengerti namun bisa membuat Agnes sedikit membuka hati. Meskipun belum sepenuhnya.


NamunRoy bertekad dalam dirinya bahwa cinta akan tubuh dari kebiasaan yang sederhana dan menghasilkan cinta sederhana namun berkesan.


Hari ini weekend, di mana kedua sejoli yang sedang kasmaran ini sedang berkeliling kota. Dengan style santai namun tampak menawan. Menikmati kepadàtan kota dan kehangatan iklim membuat kesan yang menarik bagi mereka.


Waktu sudah menunjukkan pukul empat sore. Lelah, ya itu yang mereka rasakan saat ini, namun kedua tidak mau pulang tapi tidak mau tempat mana lagi yang akan mereka kunjungi.


"Capekkk" ucap Agnes saat duduk di halte bus


"Pulang?" tawar Roy.


"Ngapain di rumah?" ucap Agnes cemberut


Roy berpikir, ke mana akan dia bawa lagi gadis keras kepala ini.


"Ya udah ayok" ajak Roy sambil menarik tangan Agnes


"Kemana?" tanya Agnes heran namun pasrah tangan nya di tarik Roy


"Udah ikut aja" ajak Roy


"Ke mana dulu" ucap Agnes dengan sedikit emosi dan melepaskan genggaman tangan Agnes

__ADS_1


Ya, itulah Agnes, terlalu menjaga diri dan emosian. Kalo gak di jawab pertanyaan nya pasti dia akan menerka-nerka hal aneh yang akan terjadi pada dirinya.


Meskipun hal tersebut tidak akan pernah terjadi.


"Pulang" jawab Roy santai


"Ngapain di rumah, bosan" jawab Agnes


"Bisa gak sih gak usah banyak tingkah kau, sekali aja kau turuti aku , kenapa?"


"Apa yang terjadi sama mu kalo kau turuti aku? ha ?" ucap Roy dengan nada sedikit tinggi namun bukan emosi


"Santai lah" ucap Agnes dengan ngegas


"Ya udah ya, sekarang kau ikuti aja kau, gak usah mikir macem-macem kau. Gak ku makan nya kau" ucap Roy


"Iya-iya maaf " ucap Agnes las dengan kepalanya yabg menunduk


Setelah sedikit cekcok, akhirnya Agnes pasrah ke mana Roy akan membawa dia. Sepanjang perjalanan, mereka berdua sibuk dengan pikiran mereka masing-masing, sehingga tidak terasa mereka telah sampai ke tujuan mereka, Mansion Utama Roy.


Ya, mereka pergi ke mansion utama Roy sekedar melepas rindu dan ya, mungkin memperkenalkan Agnes kali.


Para pengawal memberikan hormat pada Roy dan Agnes dan hanya di balas anggukan oleh Roy, tidak dengan Agnes dia menambahkan senyuman pada pengawal tersebut.


" Mama dan Papa ada?" tanya Roy pada salah satu pengawal di pintu rumah


"Ada tuan, di halaman belakang" jawab sang pengawal

__ADS_1


"Baik terimakasih" balas Roy dan pergi meninggalkan si pengawal tadi


Sesekali Roy melirik Agnes yang tengah kebingungan dengan suasana ini.


"Kali heran ya di nanya" sindir Roy


"Eh, iya" ucap Agnes grogi


Entah mengapa, rasa grogi telah menyelimuti Agnes dengan tebal sehingga dia ragu untuk mengeluarkan sepatah kata


"Ya udah, apa yang mau di tanya?" pancing Roy


"Kita di mana?" tanya Agnes memberanikan diri


"Di mansion utama gua" jawab Roy singkat


"Itu mama sama papa gua" ucap Roy yang menatap kedua orangtuanya


Agnes hanya mengangguk, mencerna ucapan Agnes sambil mengikuti arah mata Roy


"Kok gak disamperin aja?" tanya Agnes


"Biar saja mereka menikmati pandangan di depan tanpa menghiraukan anaknya yang sudah datang" ucap Roy yang sengaja di besarkan


Catatan Author


🦋✨ Maafkan diriku yang terlalu lama untuk update

__ADS_1


🦋✨ Author selalu setia menunggu dukungan kalian


🦋✨ Semoga tetap terus memantau hasil karya Author ya


__ADS_2