
Seminggu telah berlalu, kini Roy dan Leo kembali ke kotanya, kembali ke tempat tinggal nya.
Namun sebelum ke rumah nya, Roy terlebih dahulu singgah ke mansion utama nya. Tempat di mana sang orang tua sangat menantikan kehadiran putra nya, Roy Argantara.
"Le,kita ke mansion utama duku ya baru pulang ke rumah satu"jelas Roy
"Baik tuan" jawab Leo singkat dan tetap fokus dengan pandangan nya di depan
Sesampainya di mansion utama, Mama dan Papa nya Roy kaget akan kehadiran anak semata wayangnya tersebut.
"Roy"
"Roy"
Ucap Kevin dan Santi bersamaan
"Pa, ma" jawab Roy sambil memeluk kedua insan tersebut
"Kok gak ngabarin kalo mau ke sini sih sayang?"tanya Santi
"Iya ma, lagi males aja di rumah" jawab Roy yang langsung duduk di tengah-tengah Santi dan Kevin
"Ada masalah apa?" singkat Kevin
"Gak ada Pa" santai Roy
Setelah sekian lama berbincang melepaskan hasrat rindu, Roy pamit pulang dari mansion utama.
"Ma....pa...Roy pulang dulu ya" kata Roy
__ADS_1
"Hati-hati ya nak" ucap Santi sambil mengelus rambut putranya
Tiba-tiba.......
"Halo Tante....halo om" sapa seorang gadis dari pintu masuk
Orang yang berkumpul di ruang tamu tersebut langsung tercengang Melihat keberadaan sosok seorang gadis tersebut
Dengan sigap, Leo ingin memberhentikan langkah gadis itu, namun dihalangi oleh Roy dengan kode.
"Halo sayang"kata gadis itu kepada Roy sambil memutari Roy
"Menepis"dingin Roy dan segera menyingkirkan tangan gadis tersebut dari dada bidang Roy
"Angel?" ucap Santi yang merasa heran
Angel adalah mantan kekasih Roy yang pergi tanpa memberikan alasan apapun kepada Roy sehingga membuat Roy sangat kecewa pada Angel.
"Tante" ucap Angel sok manja
"Ngapain ke sini"ketus Angel
"Aku kangen sama Roy dan sama Tante dan Om" ucap Angel manja yang di mana nada suara Angel tersebut sangat menjijikkan di telinga yang mendengar nya
"Ma,pa Roy pamit ya"ucap Roy dan pergi meninggalkan tempat itu yang diikuti oleh Leo
Santi dan Kevin pun ikut meninggalkan Angel sendiri di ruang tengah.
"Sialan"rutuk Angel pada mereka
__ADS_1
Angel yang merasa tak dihiraukan oleh keluarga Argantara langsung pergi dari rumah itu.
Sementara Agnes yang sedang mengerjakan beberapa tugas nya di kantin kampus dengan Vani meras penat serasa tugas mereka gak kelar-kelar dari tadi
",Masih banyak?" tanya Agnes yang tangan nya masih sangat ahli memainkan keyboard laptop nya
"He'e " singkat Vani tanpa menoleh Agnes
"Aaaaaa........ "kesel Agnes yang mulai meletakkan kepalanya ke atas meja di depannya
Vani yang melihat tingkah sahabatnya itu hanya tersenyum puas.
"Dasar gadisss mungill" batin Vani
Tanpa sadar mata Agnes mulai terlelap dan Vani yang terlalu fokus dengan tugasnya tidak memperhatikan bahwa sahabat nya tersebut telah tidur pulas
Selang beberapa menit kemudian tugas Vani telah usia ia kerjakan.
"Tugas ku sudah si......"
Ucapan Vani langsung terpotong melihat keadaan Agnes.
"Si kebo yang satu ini gak tau tempat" ucap Vani sambil mengambil alih laptop di hadapan Agnes
Vani mulai memainkan kesepuluh jarinya untuk menyelesaikan tugas Agnes yang tinggal sedikit lagi
"Akhirnya siap juga"ucap Vani dan membereskan meja mereka
"Apa gua tinggal aja nih bocah ya" ucap Vani sambil tersenyum licik
__ADS_1
"Tapi kasihan, lebih kasihan lagi yang mau nolongin dia " tambah Vani kekeh