Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku

Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku
Gagal


__ADS_3

Setelah panggilan terputus, Agnes langsung membersihkan dirinya karena dari kemarin dia belum mandi. Sedangkan Vani, hanya rebahan saja. Karena dia sudah mandi.


"Tra......Lala......Lala...." nyanyi Agnes sambil menuju kamar mandi


"Ngapain juga gua mandi ya, kan gua di rumah aja" monolog Agnes


"Ohh...... tidak apa-apa, saya kan membersihkan semua ruangan di rumah ini. Saya akan menjadi pembantu dadakan" ucap Agnes semangat


Agnes mengambil semua peralatan untuk kebersihan rumahnya dan mulai berperang sendiri di rumah sendiri. Dan sebagai penyemangat pribadi nya, Agnes menyalakan lagu-lagu favorit nya, lagu Nike Ardilla.


Dua jam Agnes menghabiskan waktunya dalam berperang, yang menemani nya hanyalah cucuran air keringat nya. Baju yang kering kini basah sempurna layaknya sedang mandi.


Telah selesai melakukan semuanya, dan mandi juga. Akhirnya Agnes bisa istirahat sejenak. Memejamkan mata mencoba untuk tidur tapi tidak bisa, karena panggilan dari perut nya selalu meronta-ronta.


Dengan cepat, Agnes memasak telor dadar, ya karena cuma itu persediaan makanan di rumah Agnes. Telor dadar biasa gak pakai cabe dan hanya di temani nasi putih dan air mineral


Sederhana, tapi kenyang dan bisa bertahan sampai sore. Ya, itu lah Agnes tidak perlu ribet mau makan apa yang penting ada makanan yang bisa di makan, ya makan aja.


Waktu semakin meninggi, langit telah menjadi sedikit gelap. Namun mata Agnes tetap masih terlelap, sedangkan Vani sudah rapi. Vani tidak peduli Agnes nantinya marah atau tidak, tapi ini sudah seperti sebuah kebiasaan mereka berdua, jika salah satu dari mereka punya kabar bahagia maka mereka akan mengadakan party kecil-kecilan.


"Nes"


"Nes"


"Nes"


"Lo di mana"


"Gua ke rumah lu ya"


"Merayakan kesuksesan Lo"


"Gila Lo ya"


"Lo tidur Nes?"


begitulah spam chat Vani yang ia kirim untuk Agnes, namun tak berpengaruh untuk Agnes, dia tetap molor di kasir empuknya

__ADS_1


"Gak salah lagi nih, Agnes pasti tidur ini" monolog Vani


Akhirnya Vani menghubungi Agnes sebanyak lima kali namun tak kunjung di angkat juga.


"Fiks, gua harus ke rumah nya ini" ucap Vani


Taksi online yang di pesan oleh Vani akhirnya tiba di pekarangan rumah Agnes, setelah membayar jasa tukang taksi online tersebut Vani langsung meninggalkannya.


Tanpa mengetuk pintu rumah Agnes, Vani seenak nya saja masuk ke dalam rumah tersebut layaknya rumahnya sendiri.


Langsung menuju kamar tidur Agnes, dan betapa terkejutnya Vani melihat Agnes yang benar-benar terlelap di atas kasur


"AGNESSD KEBOOOOO!!!!!!!" teriak Vani


Tak ada respon sama sekali


"AGNESSSS KEBOOOOO!!!!!!!! teriak Vani lagi sambil menggoyang-goyangkan badan Agnes


"Heeee......." ucap Agnes dengan suara khas bangun tidur


"Bangun lu ******" kesal Vani sambil mencoba mendudukkan badan Agnes


"Basang..... bising......basang.. bising"


"Lihat ini sudah jam berapa?" marah Vani


"Jam tujuh kurang" ucap Agnes santai sambil melihat jam dinding di kamarnya


"Ha.... jam tujuh gua harus kerja" kaget Agnes dan berlalu meninggalkan Vani yang kebingungan di atas kasur


"Kok lu datang ke sini pagi banget sih?" ucap Agnes sambil memoles wajah cantik Agnes yang bersiap-sip untuk kerja


"Pagi?" batin Vani


"Ha..., iya gua sengaja datang pagi, karena gua pengen lihat Lo pertama kerja" bohong Vani


"Gila lu ya, segitu kali lu sama gua" bangga Agnes

__ADS_1


"Iya kan Lo sahabat gua yang paling baik, cantik, manis, dan imut" ucap Vani sambil merangkul Agnes depan cermin


"Kok Lu baru menyadari nya sih" ucap Agnes


"Ya maaf" jawab Vani


"Yauda yok, ntar Lo telat ke kantor nya" ajak Vani


"Ayok" balas Agnes dan mengambil tas samping nya


Ceklek


"VANI KAMPRETTTTTTT!!!!!!" marah Agnes saat melihat keadaan luar yang ternyata masih gelap


"Lu ngerjain gua ya?!!!" murka Agnes


"Hahaha.....gua ngerjain lu? Malas banget gua ngerjain Lu. Lu nya aja yang o'on jadi orang " canda Vani


"Kenapa Lo gak bilang kalo ini masih malam sih" kesal Agnes


"Gua mau bilang, tapi Lo nya keburu mandi" jelas Vani


"Kan bisa Lo bilang pas gua lagi make up" ucap Agnes


"Ya maaf, soalnya Lu gua lihat semangat banget mau kerja nya, maka nya gua gak bilang" jelas Vani


"Ahkkkk........... gua udah cantik-cantik gini, sia-sia dong" marah Agnes


"Kan Lu ada janji sama gua mau makan bareng, karena Lo diterima kerja jadi gak sia-sia dong make up lu itu" jelas Vani


Agnes hanya menatap tajam Vani tanpa membalas ucapan Vani barusan.


"Yodah yok" ajak Vani sambil merangkul Agnes


Agnes hanya pasrah dengan keadaan nya saat ini. Mau melawan tapi ya sudah la ???


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Bagaimana keadaan Roy ???


Kok Roy jarang di tampilkan sih ???


__ADS_2