
"Trus papa kamu ke mana?" tanya Santi sambil mengusap pipi Agnes
"Setelah kepergian papa yang berhasil membuat mama meninggalkan aku, Dia tidak pernah kembali lagi. Baik itu menanyakan kabar atau pun memberikan perhatian kepadaku. Dia bagaikan di telan bumi hidup-hidup. Tak meninggalkan jejak sedikit pun untuk dapat aku cari tahu di kemudian harinya" jelas Agnes panjang lebar
"Semenjak dari kejadian itu, aku meyakinkan diri, bahwa yang namanya laki-laki tidak ada yang bisa dipercaya. Jika memang laki-laki itu mencintai perempuan dengan tulus maka dia akan mempunyai alasan. Tidak ada satu tindakan yang tidak memiliki alasan" ucap Agnes sambil menatap Roy
"Banyak orang mengatakan bahwa mencintai orang lain itu tidak butuh alasan. Itu hanya sebuah lelucon bagi saya. Karena bagaimanapun dia akan meninggalkan orang itu tanpa suatu alasan juga" tambah Agnes lagi
"Jadi selama ini gak ada laki-laki yang deketin kamu atau ingin punya hubungan spesial?" tanya Kevin dengan serius
"Hemmm... banyak sih pa, tapi lebih tepatnya setelah kejadian yang terjadi sama aku, aku yakin pada diriku agar menjadi perempuan yang acuh tak acuh pada laki-laki mana pun agar aku tidak merasakan sakit hati" ujar Agnes
"Kalo dibilang egois, iya aku memang egois. Tapi dengan keegoisan ku aku mampu menjaga apa perlu ku jaga dan aku tidak merasakan apa yang tak seharusnya ku rasakan. Keras kepala, bodo amatan memang perlu untuk perempuan, tapi sifat itu sangatlah memenuhi diriku sehingga aku menjadi pribadi yang bisa di katakan sok kuat namun membutuhkan kasih sayang" tambah Agnes lagi
__ADS_1
"Makanya dari situ kamu gak mau punya komitmen dengan Roy karena takut Roy akan meninggalkan kamu?" tanya Santi penuh selidik
"Iya ma, Roy seseorang yang awalnya aku tidak kenal. Namun semakin ke depan aku mulai mengenal sosok Roy. Punya paras yang tampan bukan berarti Roy tidak punya mantan kan , apalagi di usianya yang tergolong sudah matang" tutur Agnes
"Ya mungkin Roy sudah tidak memikirkan mantan-mantan nya lagi karena dia menyibukkan diri dengan bisnis, tapi tidak dengan para mantan. Siapa yang tak menginginkan sosok Roy yang tampan, pembisnis, dan punya harta di mana-mana. Mungkin suatu saat salah satu mantan Roy akan datang kembali dan mengatasnamakan cinta agar dia dan Roy kembali. Dan di saat itu juga mungkin aku mulai mencintai Roy. Tapi tidak akan menyakiti aku karena pada dasarnya aku dengan Roy tidak ada hubungan spesial" tambah Agnes lagi
"Kalau gitu kenapa kalian gak pacaran saja atau mungkin tunangan" sara Kevin
"Sudah saya katakan, untuk memiliki hubungan kedua insan harus saling mencintai satu sama lain. Sedangkan saya tidak mencintai Roy. Saya hanya sekedar nyaman dengan Roy" ujar Agnes sambil menatap Roy dan Kevin bergantian
"Mama harap kalian berdua adalah manusia yang diciptakan Tuhan untuk berjodoh" harap Santi sambil mengelus punggung tangan Roy dan Agnes bersamaan
"Papa percaya sama Roy" ucap Kevin tegas
__ADS_1
"Karena sejatinya hati perempuan yang belum mendapatkan kasih sayang ibarat kaca yang tampak tegar namun rapuh. Dan tak akan bisa diperbaiki lagi bentuk hati tersebut dengan semula. Kalo pun bisa diperbaiki butuh waktu lama dan harus benar-benar orang yang tepat membantu memperbaiki hati itu" tambah Kevin mantap
"Dan Papa yakin juga kamu adalah orang yang membantu memperbaiki serpihan-serpihan kaca hati Agnes" tambah Kevin lagi tak kala mantap
"Roy pasti bisa, cukup beri restu dan kepercayaan untuk Roy" balas Roy sambil menatap Santi dan Kevin bergantian dan disusul menatap Agnes
...πΏποΈ...
πΏποΈ Kok Menggalau Kita Ya
πΏποΈ Jangan Ikut Baper Ya
πΏποΈ Follow ig @esterr_80
__ADS_1
πΏποΈ Semoga Kalian Meninggalkan Jejak