Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku

Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku
Jalan Bareng


__ADS_3

"Sepuluh menit" monolog Agnes bingung


"Marapikan diri?" monolog Agnes lagi


Agnes tak peduli akan ucapan Roy tadi, namun karena mengingat kata hukuman, sesegara mungkin Agnes beranjak dari kasur nya dan menuju kamar mandi


Sedangkan Roy yang senantiasa duduk di sofa, hanya memandangi jarum jam yang berputar di tangan nya.


"Selesai" ucap Agnes setelah memakai kan sedikit lipstik di bibir nya


"Sempurna" gumam Roy setelah melihat kehadiran Agnes dihadapannya


"Apakah saya telat?" tanya Agnes gugup


Roy sama sekali tidak mendengar pertanyaan Agnes dia hanya fokus pada kecantikan Agnes hari ini


Agnes yang bingung dengan sikap aneh Roy, yang senyum-senyum tak menentu langsung menyadarkan Roy.


"Hey......" ucap Agnes sambil melambaikan tangannya di hadapan Roy


"Heyyy......" ulang Agnes dengan sedikit kuat dengan gerakan yang sama


"Heyyy pria bertelurrrrrrrr" teriak Agnes lebih kencang


Roy yang merasa terganggu akan khayalan nya langsung menjawab Agnes grogi


"Haa, iya, kenapa?" ucap Roy grogi


"Apa saya telat?" tanya Agnes lagi

__ADS_1


"Tidak" ucap Roy setelah melihat jam tangan nya


"Kita mau ke mana" tanya Agnes dari belakang


Roy yang mendengar pertanyaan Agnes langsung berhenti dan mensejajarkan langkah mereka


"Emangnya kalau saya beritahu, apakah anda mau ikut? tanya Roy


"Emmm tidak juga sih" jawab Agnes santai


"Ya sudah, lebih diam" ucap Roy


Roy mengendarai motor kesayangan dengan santai yang tidak tau mau menuju ke mana tapi tetap aja di bawanya.


Krukkkkk.........


Nada dering dari perut Roy ternyata seakan-akan memberikan isyarat kepada Roy


Agnes yang melihat arah motor tersebut semakin bingung


"Turun" ucap Roy setelah sampai di kedei nasi tersebut


"Ngapain?" tanya Agnes


Roy yang merasa kesal, karena mendapat pertanyaan konyol dari Agnes dan langsung pergi meninggalkan Agnes yang masih di atas motor.


"Gila ni cowok" kesel Agnes dan mulai mengikuti langkah Roy


Selang beberapa menit kemudian, mereka berdua duduk berhadapan di temani dengan seteko air mineral dan beberapa gelas.

__ADS_1


" Selamat siang mas, mbak, mau pesan apa ?" tanya seorang gadis yang menghampiri mereka berdua


"Nasi putih dan rendang daging ya" ucap Roy yang kemudian di tulis oleh pelayan tersebut


"Saya soto Lamongan ya mbak" ucap Agnes


"Minumnya?" tanya pelayanan tersebut


"Teh manis dingin"


"Es lemon"


Ucap Roy dan Agnes bergantian.


"Baik, pesanan nya sudah saya catat, mohon tunggu sebentar ya mas, mbak" ucap Pelayan tersebut ramah dan meninggalkan Roy dan Agnes di meja tersebut


Seperginya pelayanan tersebut, Roy merogoh sakunya mengambil benda pipih dari saku nya dan memainkan dua jari jempol nya di papan keyboard.


Melihat hal itu, Agnes merasa seperti di asing kan, di singkirkan, dan di buang.


"*Dipikir nya ini nya gak ada orang di depan nya" batin Agnes


"Kalo gini nya jalan cerita nya lebih baik gak usah ikut aku sama pria jelangkung ini" batinnya lagi*


"Hahahaha" tawa Roy pada layar ponselnya, dan berhasil membuat Agnes terkejut


"Gila, benar-benar gila ini manusia" batin Agnes


"Pak, tolong kalau mau gila jangan di sini. Saya malu pak" ucap Agnes dengan memasang wajah dikasihani

__ADS_1


Mendengar ucapan Agnes sontak Roy diam dan berdehem menghilangkan rasa malunya itu


__ADS_2