
Wonwoo saat dihubungi Jeno untungnya berada di perpustakaan sehingga tak harus membuat dosennya darah tinggi karena teriak-teriak.
"sudah bisa kau lacak Hyung?" tanya Jeno diseberang telepon
"handphone Minnie dibuang oleh penculik itu sepertinya. Lokasinya berada di padang rumput tak jauh dari sini" jawab Wonwoo
"kau bisa melacak yang lainnya yang dipakai Minnie sekarang?" tanya Jeno lagi
"sebentar. kau jangan panik Jen, aku yakin Minnie bisa menjaga dirinya dengan baik" ucap Wonwoo berusaha menenangkan Jeno yang terlihat gusar di seberang telepon
"jika urusan membunuh aku tak akan khawatir. Aku khawatir karena dia itu buta arah Hyung"
"ahh..benar juga. dia sangat payah dalam arah"
"yasudah Hyung aku tutup teleponnya. jika menemukan keberadaan Minnie segera hubungi aku"
Jeno langsung mematikan sambungan teleponnya tanpa menunggu jawaban Wonwoo membuat Wonwoo mendengus atas kelakuan Jeno itu.
Jeno langsung masuk ke mobilnya tanpa tau mau kemana tujuannya. Dia hanya menjalankan mobilnya saja.
Lalu dia menelepon orangtua Seungmin yang berbeda di Jepang. Siapa tau bisa membantu menemukan Seungmin.
"halo Jen..tumben telepon" jawab mom Kyu di seberang telepon
"halo mom, bisa bantu Jeno?" ucap Jeno langsung
"bantu apa? mom bakal coba bantu"
"Seungmin diculik mom. Leo yang membawanya dengan bantuan rektor. Aku terlambat buat ngejar" ucap Jeno pelan tak ingin membuat mom Kyuhyun panik
"apa diculik?! kurangajar!! Yunho Hyung!!! siapkan heli cepat!! kita ke Korea sekarang!!" teriak mom Kyuhyun membahana hingga membuat telinga Jeno pengang
"mom bantu Jeno dulu cari keberadaan Seungmin, aku sudah menyuruh Wonwoo Hyung cari tapi handphone nya dibuang oleh penculik"
"akan mom kirim pelacak yang mom taruh di kalung Minnie!!"
"makasih mom, Jeno tutup ya"
Tanpa menunggu jawaban mom Kyuhyun, Jeno langsung mematikan panggilannya. Membuat mom Kyuhyun menggerutu sebal dengan kebiasaan Jeno itu.
------------------------
Sekarang kita lihat si triplet yang saat ini sudah berkumpul di tempat parkir.
"gimana kalo jemput mereka bersama saja. Lagian mereka sampainya hampir bareng juga kan?" Hyunjae buka suara
"lalu mereka ditaruh mana pinter?" gemas Jaehyun
"kan Wooseok hari ini bawa SUV. Dan hari ini Rowoon Hyung naik SUV nya juga" Eunwoo akhirnya buka suara
"alamat jadi nyamuk deh" gerutu Hyunjae
"kalau tak mau tak apa. Sepertinya Wonwoo juga sudah pulang karena harus melacak Minnie" ucap Eunwoo
"ishh ...yasudah aku ikut mobil Eunwoo saja!"
Tak lama kemudian dua SUV berhenti didepan si triplet. Segera saja mereka memasuki SUV tersebut dan langsung pergi menuju bandara untuk menjemput seseorang.
__ADS_1
Satu jam kemudian mereka berlima sampai juga di bandara. Bandara hari ini tidak terlalu ramai karena memang ini bukan memasuki waktu liburan.
"jadi siapa yang menjemput Yugyeom Hyung siapa yang menjemput Kenzo?" tanya Rowoon setelah mereka memasuki bandara
"aku aja sama Wooseok yang jemput Kenzo" jawab Jaehyun menawarkan diri
"baiklah, nanti kita bertemu lagi disini. kita bisa menunggu di cafe sebelah sana" ucap Eunwoo sambil menunjuk salah satu cafe yang memang berada di pintu masuk bandara
Selanjutnya Jaehyun dan Wooseok berjalan menuju ruang tunggu VIP karena memang Kenzo sudah mengatakannya.
Hampir satu jam mereka berdua menunggu disana. Jaehyun saja sudah hampir tidur di pelukan Wooseok jika saja suara pemberitahuan tidak berbunyi menandakan pesawat Kenzo sudah mendarat.
Setengah jam kemudian, terlihat Kenzo dan anaknya Somi memasuki ruang tunggu. Somi langsung berlari memeluk Jaehyun.
"Jay oppa...Somi kangen!!" ucapnya sambil memeluk Jaehyun erat
"tak bocah! kau mau membunuh Jaehyun hah?!" omel Wooseok berusaha melepaskan pelukan Somi pada Jaehyun
"sudah..sudah..Seok ayo segera pulang. Lelah sekali rasanya" keluh Kenzo
"lagipula kau sok sekali mau menaiki pesawat biasa..rasakan tuh capek!" omel Jaehyun
"tapi tunggu dulu sebentar lagi, anak Seunghyun papa masih menunggu kopernya. Lebih baik kita menunggu di cafe saja" ucap Wooseok sambil menuntun mereka menuju cafe tempat janjian
Dua puluh menit kemudian, rombongan satu lagi datang memasuki cafe. Selama menunggu, Kenzo sudah habis kopi satu gelas. Sedangkan Somi sudah menghabiskan milkshake dan cheesecake.
"kalian lama sekali sih?!" omel Kenzo ketika Hyunjae memasuki cafe
"kau itu menunggu sedikit apa susahnya sih?!" balas Hyunjae gak kalah ngegas
"maaf membuatmu menunggu" sebelum Kenzo buka suara lagi, Yugyeom sudah me yela terlebih dahulu
"hei bujang tua! kau ini terpesona ya dengan Yugyeom Hyung?!" teriak Hyunjae membuyarkan lamunan Kenzo
"yak!! anak nakal!!" Kenzo sudah berdiri dan siap memukul Hyunjae, tapi dengan gesitnya anak itu menghindar
"oh iya, bukannya kalian menjemput anak Seunghyun? Lalu mana dia?" lanjut Kenzo yang sudah kembali duduk
"ini anak pertama Seunghyun papa" jawab Rowoon sambil menunjuk Yugyeom
"aku tak tau dia punya anak selain Jihoon" jawab Kenzo
"kenalkan saya Choi Yugyeom dan ini anak saya Choi Jeongin" ucap Yugyeom sambil merangkul anaknya
"baiklah salam kenal Yugyeom, aku adalah kenalan orangtuamu. Dan ini anakku Somi" balas Kenzo sambil menunjuk Somi saat memperkenalkannya
"mau sampai kapan kita akan berada dalam sesi perkenalan ini?" tanya Eunwoo menghancurkan suasana
Kenzo hanya bisa mendengus mendengar perkataan Eunwoo. Lalu dia segera berdiri dan berjalan menghampiri Yugyeom.
"biar aku bawakan barang bawaanmu" ucap Kenzo menawarkan diri
"memang tak tau diri sekali bujang tua ini, barang sendiri suruh membawa orang lain dianya malah ingin membawakan barang orang lain" sindir Hyunjae
"gak usah repot-repot, saya bisa sendiri" tolak Yugyeom halus
"oh iya hyung, kemana puppy hyung ku?" tanya Jeongin sambil berjalan
__ADS_1
"diculik Leo" jawab Jaehyun datar
"apa?!! ayo kita selamatkan puppy hyung!!" teriak Jeongin menggebu
"biarkan aku juga membantu Jeongin" sahut Somi yang memang ada disamping Jeongin
"baiklah kurasa kita bisa menjadi partner yang hebat"
"tenang anak-anak, Wonwoo hyung sedang mencari keberadaan Seungmin. Dan pasti Jeno lebih dulu menyelamatkan Seungmin. Kalian nanti akan kuberikan tugas lain" ucap Rowoon memperingati kedua bocah itu
"apakah pekerjaannya menyenangkan?" tanya Somi
"kalian pasti suka" jawab Wooseok sambil tersenyum
Selama yang muda berada didepan, kita lihat dua orang dewasa yang berada di belakang.
Terlihat Kenzo yang berusaha berada disamping Yugyeom walaupun tak membuka suara sedikitpun.
"eum.. Yugyeom.." panggil Kenzo
"ya? ada yang ingin kau tanyakan?" tanya Yugyeom ramah
"maaf sebelumnya, tapi...dimana suamimu?" tanya Kenzo hati-hati
"hahaha..tak usah sungkan begitu. Aku sudah bercerai ketika Jeongin berumur satu tahun. Kenapa memangnya?" jawabnya sambil tertawa
"eum...bolehkah..bolehkah aku mencoba mendekatimu?" tanya Kenzo ragu
"terserah padamu. tapi aku tak akan menerimamu ketika Jeongin tak setuju" jawab Yugyeom sambil tersenyum manis
"oh iya..lalu dimana istrimu?" tanya Yugyeom balik
"aku..belum pernah menikah"
"lalu Somi?" tanya Yugyeom penasaran
"sebenarnya dia adalah anak adikku yang sudah meninggal. Adikku meninggal saat melahirkan Somi" jawab Kenzo
"lalu suaminya? apakah tidak merawat?" tanya Yugyeom hati hati
"adikku hamil karena kecelakaan. dan laki laki yang menghamilinya entah pergi kemana. Aku bersumpah akan membunuhnya jika bertemu" ucap Kenzo menggebu
Yugyeom yang mendengar hanya bisa tersenyum sambil menganggukkan kepalanya. Menyetujui apa tindakan yang Kenzo lakukan.
"ayo Lovebird...saatnya berpisah. Jika kalian ingin bertemu silahkan buat waktu sendiri" ucap Wooseok menyindir karena sedari tadi Kenzo dan Yugyeom sibuk dengan dunia mereka berdua
Yugyeom hanya bisa menahan malu mendengar perkataan Wooseok. Sedangkan Kenzo hanya mendecak malas mendengar perkataan Wooseok.
Akhirnya Kenzo dan Somi memasuki SUV Jaehyun dan Wooseok untuk diantar ke villa Kenzo yang berada di Korea. Sedangkan Yugyeom dan Jeongin diantar Hyunjae Eunwoo dan Rowoon menuju mansion baru Choi Seunghyun yang ada di Korea.
.
.
.
.
__ADS_1
T.B.C.