The Sun Warrior

The Sun Warrior
Hoshi Dan Honshu


__ADS_3

Sementara itu hari ini Yona tengah asyik membawa Hoshi untuk berjalan-jalan di luar istana sesuai dengan janjinya sebelumnya. Dia membawa Hoshi untuk ke pasar yang berada di ibukota.


Sebenarnya ada beberapa prajurit yang mengawalnya, namun lagi-lagi mereka kehilangan jejak Yona karena Yona yang terlalu bersemangat dan sering berpindah-pindah tempat saat berada di dalam pasar.


Setelah membeli beberapa pernak-pernik untuk dirinya dan untuk Hoshi serta membeli beberapa ikan untuk Hoshi, Yona mengajak Hoshi untuk meninggalkan pasar dan beristirahat di sebuah tempat yang cukup sepi dan dipenuhi dengan bebatuan dan jalanan yang landai. Namun ada juga tebing dan jurang di sekitarnya.


"Hoshi, ayo makan ini!" Yona memberikan sebuah ikan dojo untuk Hoshi.


Namun srigala kecil tamlak kurang menyukainya. Hingga akhirnya Yona mengambil sesuatu dari sebuah kantong miliknya.


"Baiklah. Kalau begitu aku akan memberikan batu kristal sumber daya untukmu saja. Ini akan sangat baik untuk pengolahan energi spiritual milikmu." ucap Yona memberikan sebuah batu sumber daya berwarna kebiruan berkilauan untuk Hoshi.


Hoshi terlihat menyukainya dan menangkapnya. Sementara Yona segera berdiri dan menatap keindahan alam di sekitarnya.


Namun tiba-tiba saja Yona terpeleset dan hampir saja terjatuh di jurang. Tubuhnya bahkah sudah terhuyung ke dalam jurang itu. Yona terkejut bukan main dan tak sempat menyelamatkan dirinya sendiri.


Namun disaat itulah Hoshi segera merubah dirinya menjadi wujud seorang pemuda tampan. Dia melompat dan menangkap tubuh Yona. Netra mereka saling berpandangan lekat dan rumit saat tubuh mereka terjatuh bersama.


Dia ... siapa? Mengapa aku merasa jika aku sangat mengenalnya? Padahal kita belum pernah bertemu sebelumnya.


Batin Yona masih menatap lekat wajah Honshu.


Setelah beberapa saat akhirnya Honshu memutar tubuhnya dan menggunakan tubuhnya sebagai perisai agar dirinyalah yang terjatuh lebih awal di bawah.


Tubuh mereka terjatuh bersama dan akhirnya berakhir dengan tubuh Yona yang mendarat di atas tubuh pria berpakaian kecoklatan dengan sebuah pengikat kepala pada keningnya itu.


BRUGHH ...



Namun setelah beberapa saat pandangan mereka berdua kembali bertemu selama beberapa saat. Yona merasakan jika sangat mengenali sepasang mata kecoklatan yang bening namun tajam itu.

__ADS_1


"Terima kasih telah menyelamatkanku. Apa kamu baik-baik saja?" ucap Yona masih berada di atas tubuh pemuda yang tak lain adalah Honshu itu.


"Aku baik-baik saja." sahut Honshu singkat karena merasa sedikit aneh dan gugup karena berada di jarak yang sangat dekat dengan Yona.


Bahkan sepasang mata sipitnya kini semakin membulat dengan pupil yang bergetar saat menatap Yona.


Pandangan mereka berdua masih saja saling bertaut dengan perasaan yang sedikit aneh. Hingga kini Yona mulai merajut sepasang alis indahnya.


"Ka-kamu ... sepasang mata ini ... sepertinya aku sangat mengenalinya. Apakah kita pernah saling bertemu?" tanya Yona dengan ragu-ragu.


"Tidak mungkin! Kita baru saja bertemu, mana mungkin kamu mengenaliku." pangkas Honshu dengan cepat karena khawatir rahasianya yang selama ini menjelma sebagai Hoshi akan terbongkar.


"Benar juga. Sepertinya aku salah mengenalimu." ucap Yona lalu mulai mengingat sesuatu dan seketika mulai terlihat panik.


Dia juga segera bangun dari atas tubuh Honshu. Yona segera mengedarkan pandangannya untuk mencari sesuatu yang seakan telah menghilang dari dirinya.


"Apa yang sedang kamu cari? Apa kamu telah kehilangan sesuatu?" tanya Honshu yang juga mulai bangun dan menatap ke sekelilingnya yang hanya dipenuhi dengan pepohonan yang tinggi dan rindang serta semak-semak belukar.


Raut wajahnya terlihat begitu khawatir. Sementara Honshu yang melihat semua itu mulai menghembuskan nafas kasarnya dengan kedua tangan yang berkacak pinggang. Ada rasa konyol dan dia sempat tersentuh karena Yona masih berusaha untuk mencari srigala kecil yang tak lain adalah jelmaan dari dirinya, namun ada rasa kesal ketika Yona menyebutnya anjing kecil Hoshi. Karena dia adalah seorang pangeran ras binatang dengan jenis srigala yang cukup disegani oleh klannya.


"Aduh bagaimana ini? Bagaimana jika Hoshi terluka atau terjatuh lalu diterkam binatang spiritual lainnya yang lebih kuat? Hoshi masih sangat kecil dan muda. Itu akan sangat berbahaya." ucap Yona masih berusaha untuk mencari Hoshi di semak-semak lain.


Itu tidak mungkin! Binatang spiritual mana yang berani berhadapan denganku? Aku adalah pangeran dari ras binatang! Semua hewan akan tunduk dan patuh pada perintahku!


Batin Honshu dengan wajah malas menatap Yona yang masih terlihat sangat khawatir. Namun sebenarnya Honshu juga tak tega melihat Yona khawatir.


"Ini semua adalah salahku. Aku yang mengajak Hoshi untuk pergi jalan-jalan hari ini. Tapi aku malah membuatnya terluka dan seperti ini. Aku adalah majikan yang sangat buruk dan tidak bisa menjaganya dengan baik." ucap Yona semakin merasa bersalah dan sudah hampir menangis.


Hal itu semakin membuat Honshu tidak tega dan juga merasa bersalah karena tidak mengatakan kepada Yona dengan jujur jika dirinya baik-baik saja.


Apakah aku harus merubah wujudku di hadapannya? Ahh!! Itu tidak mungkin! Membayangkan saat dia mencium, memeluk dan mengusap bookongku akan sangat menjatuhkan kharismaku sebagai seorang pangeran dari ras binatang! Dan itu sangat memalukan!!

__ADS_1


Batin Honshu mengusap tengkuknya dengan raut wajah bimbang. Bimbang antara tak tega melihat Yona dan memikirkan harga diri serta kharismanya jika Yona mengetahui Hoshi adalah dirinya.


"Hiks ... Hoshi ... maafkan aku. Kembalilah, Hoshi ..." ucap Yona yang kini sudah benar-benar menangis karena tak segera menemukan Hoshi kecilnya.


Aiishhhh ... tak ada pilihan lain. Baiklah-baiklah! Aku akan berubah kembali menjadi Hoshi!


Batin Honshu lalu melenggang mendekati sebuah pohon besar agar Yona tak melihatnya saat dia berubah kembali menjadi Hoshi kecilnya.


Cahaya menyilaukan mulai menyelimuti tubuh Honshu dan akhirnya dia mulai berubah kembali menjadi Hoshi. Setelah itu Hoshi segera mendatangi Yona yang masih berusaha untuk mencari dirinya di pinggiran sebuah sungai sambil menangis.


GUK ...


GUKKKK ...


Beberapa lolongan yang terdengar kecil khas dari anak anjing mulai mengalihkan pandangan Yona. Hingga akhirnya Yona melihat Hoshi sudah berada di belakangnya.


"Hoshi!! Syukurlah kamu baik-baik saja! Aku sangat mengkhawatirkan kamu!" pekik Yona kegirangan dan segera meraih dan memeriksa tubuh Hoshi memastikan jika Hoshi tidak terluka.


Yona, jangan menyentuh bookongku lagi! Aku sudah mengalah dan menjadi Hoshi lagi untukmu. Jadi perlakukan aku dengan baik dan jangan menyentuh tubuhku sembarangan!


Batin Hoshi menatap Yona yang masih saja mengkhawatirkannya.


Setelah memastikan jika Hoshi baik-baik saja Yona terlihat sangat lega. Dia segera menggendong dan memeluk Hoshi.


"Mulai sekarang aku tidak akan ceroboh lagi! Aku berjanji akan melindungimu dan menjadi majikan yang baik untukmu, Hoshi." ucap Yona mengangkat tubuh kecil Hoshi dan menatap sepasang mata kecoklatan Hoshi.


Namun menatap sepasang mata kecoklatan Hoshi seketika membuat Yona kembali mengingat sosok pemuda tampan dengan pakaian serba kecoklatan serta mengenakan pengikat kening itu.


Dengan cepat Yona menatap sekelilingnya dan mengedarkan pandangannya untuk mencari pemuda itu.


"Dia ada dimana? Pemuda yang baru saja menyelamatkan aku beberapa saat yang lalu ada dimana?" guman Yona kebingungan dan berusaha untuk mencarinya di sekeliling sambil menggendong Hoshi.

__ADS_1


__ADS_2