The Sun Warrior

The Sun Warrior
Kehilangan Jejak


__ADS_3

Goa tengkorak kematian, wilayah Selatan, dunia fana.


Fujin berhasil menyusul prajurit Fumio yang dipimpin oleh Azai dan Hanbei dalam pergerakan ke Goa tengkorak kematian, wilayah Selatan, dunia fana. Namun anehnya Fujin tak melihat adanya tanda-tanda terjadinya peperangan.


Wilayah itu justru terlihat begitu sepi dan hanya ada prajurit dari Fumio saja yang terlihat. Tidak ada satupun klan iblis, aura atau tanda-tanda lain dari mereka. Dan ini cukup membuat Fujin heran.


Team pengintai Fumio biasanya akan selalu melaporkan sesuatu dengan detail dan akurat. Namun kini seakan semua yang telah diselidikinya adalah tidak membuahkan hasil dengan akurat.


Mengetahui kedatangan Fujin, Azai dan Hanbei segera memberikan salam penghormatan untuknya. Dan Azai juga segera melaporkan apa yang telah terjadi.


"Kakak pertama Fujin, tidak ada yang tersisa di tempat ini. Sepertinya mereka telah menyadari pengintaian kita sebelumnya, hingga akhirnya mereka berhasil melarikan diri kembali." ucap Azai melaporkan.


"Ini adalah kami. Seharusnya kami terus mengawasi mereka! Karena kelengahan tim pengintai, akhirnya klan iblis berhasil melarikan diri. Kami pantas mendapatkan hukuman, Pangeran pertama Fujin." ucap sang kepala pengintai yang kali ini juga ikut mendatangi Goa tengkorak kematian ini.


"Tidak ada yang harus disalahkan dan dihukum. Yang terpenting saat ini adalah menemukan mereka dan berharap bisa menghentikan mereka para klan iblis! Kemungkinan besar mereka masih ada di sekitar wilayah selatan atau sekitarnya." ucap Fujin memikirkan kemungkinan daerah-daerah yang akan mereka datangi.


Namun dia tak bisa menerka-nerka dengan baik. Karena sebenarnya Nakai dan para klan iblis bisa saja bersembunyi di tempat manapin sesuai kemauan mereka. Dan dengan perlindungan serta sihir tingkat tinggi milik Nakai, tentu saja akan membuat mereka sangat mustahil untuk ditemukan.


Kecuali jika salah satu anggota klan iblis berhasil ditemukan saat dia meninggalkan tempat persembunyiannya dan diketahui oleh orang luar. Seperti apa yang telah terjadi pada pelayan wanita yang selama 19 tahun ini diketahui adalah ibu Saika.


"Namun ingat pesanku! Jangan menyerang para wanita lemah dan anak kecil!" sahut Fujin menegaskan dan menatap para prajurit pemberani Fumio itu.


"Tapi kakak pertama Fujin ... biar bagaimanapun mereka juga adalah bagian dari klan iblis. Mereka juga pantas untuk dihukum!" ucap Azai yang sepertinya kurang sependapat dengam Fujin.


"Para wanita tua yang sudah lemah dan rapuh, serta anak kecil tidak akan membahayakan kita. Mereka tidak ikut berkontribusi bersama klan iblis sepenuhnya." sahut Fujin menatap lekat Azai.

__ADS_1


Azai segera menautkan kedua tangannya dan menunduk merasa sangat bersalah dan lancang dengan ucapannya sebelumnya.


"Baik, Kakak pertama Fujin. Maafkan aku. Ucapanku adalah salah." ucap Azai menyesalinya.


"Segera periksa dan cari kembali di sekitar tempat ini! Jika kita beruntung kita akan mendapatkan sebuah informasi!" titah Fujin kembali.


"Baik, Pangeran pertama Fujin!" sahut mereka serempak.


Beberapa prajurit dan tim pengintai mulai memeriksa sekitar Goa tengkorak kematian, wilayah Selatan, dunia fana ini. Ada beberapa prajurit yang kembali memasuki goa tersebut, ada yang memeriksa sekitar luar goa itu. Namun ada juga yang mulai memeriksa ke arah barat daya.


Fujin sendiri mulai memasuki goa tengkorak kematian dan menyisiri setiap sudut dan ruangannya yang dibagi-bagi menjadi beberapa ruangan sederhana. Goa yang gelap dan memiliki aura yang cukup dingin ini sangat menarik perhatian Fujin.


Dia cukup lama menyisiri goa tersebut. Hingga akhirnya dia menemukan sebuah ruangan kecil dengan dipan sederhana yang dulunya digunakan sebagai tempat tidur.


Ada perasaan sesak ketika Fujin membayangkan kehidupan Saika selama 19 tahun di goa8 ini. Berada dan tumbuh di goa yang begitu terpencil, gelap, dan dingin serta jauh dari kehangatan orang-orang yang menyayanginya.


Bahkan Saika tak pernah bertemu dengan ibu kandungnya selama itu. Dia dipaksa dan diperalat hingga tak punya pilihan lain sehingga dia harus menjadi salah satu anggota dari klan iblis. Karena sejak kecil dia sudah bersama dengan mereka.


Fujin menggenggam erat gantungan giok berwarna jingga itu dan mengusap dipan sederhana itu dengan tangan lainnya.


"Selama ini kamu tinggal dan tumbuh di tempat seperti ini. Pasti semua itu sangat tidak mudah. Andai aku kita bisa menemukanmu lebih cepat. Andai aku bisa menyadarinya lebih cepat ..." gumam Fujin semakin kuat menggenggam gantungan giok itu.


Tiba-tiba saja mulai terdengar suara derap langkah seseorang yang semakin mendekati Fujin.


"Pangeran Fujin. Di halaman belakang goa ada beberapa pusara. Dan salah satu pusara itu terlihat masih cukup baru."

__ADS_1


Rupanya yang datang adalah Xiao Yu yang melaporkan karena menemukan pusara itu.


Fujin tidak menjawabnya, dia segera bergegas meninggalkan goa untuk memeriksa pusara tersebut.


Memang benar seperti yang telah dilaporkan oleh Xiao Yu. Di halaman belakang goa itu memang ada beberapa pusara. Dan salah satu diantaranya masih cukup baru.


Namun tidak ada yang aneh dengan pusara-pusara itu, dan Fujin mulai berpikiran jika pusara-pusara itu adalah milik klan iblis yang telah meninggal.


"Tidak ada petunjuk apapun yang tersisa. Sebaiknya kita tinggalkan tempat ini dan mulai mencari ke wilayah barat daya. Disana ada sebuah Jurang lautan arwah. Entah mengapa aku berpikiran jika tempat itu kemungkinan menjadi salah satu tempat yang diincar oleh klan iblis untuk dijadikan tempat tinggal. Datangi dan periksa wilayah tempat itu!"


Titah Fujin kepada para prajurit dan pengintai.


"Baik, Pangeran pertama Fujin!" sahut mereka semua dengan kompak.


Azai dan Hanbei terlihat sudah menyusul Fujin kembali.


"Kakak pertama Fujin, apa kita juga akan pergi kesana?" tanya Azai.


"Kita akan pergi kesana! Ayo berangkat!" sahut Fujin mulai melenggang dengan langkah lebarnya melewati kedua adiknya.


Fujin memimpin prajurit Fumio untuk mendatangi Jurang lautan arwah, wilayah barat daya, dunia fana. Yaitu tempat yang saat ini dicurigainya sebagai tempat persembunyian para klan iblis.


Mereka mulai melakukan perjalanan yang cukup panjang. Namun di pertengahan jalan mereka malah bertemu dengan beberapa prajurit dan ksatria dari Itsuki dan Nobuhide yang berniat untuk mendatangi Goa tengkorak kematian, wilayah Selatan, dunia fana karena sebelumnya mereka mendengar jika kekaisaran Fumio sudah berhasil menemukan tempat persembunyian para klan iblis. Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk bergabung dan memberikan bantuan.


Namun betapa terkejutnya mereka ketika melihat Fujin yang malah memimpin prajuritnya untuk meninggalkan Goa tengkorak kematian, wilayah Selatan, dunia fana.

__ADS_1


__ADS_2