
"Semuanya!! Segera pergi ke daratan!! Laut Merah akan segera kembali menyatu!! Segera tinggalkan tempat ini!!" seru Nagamasa kepada para prajurit dan ksatria.
Pada awalnya para prajurit dan ksatria cukup merasa terkejut, namun pada akhirnya mereka mulai berlarian untuk mencapai daratan. Sementara jendral Nagamasa kembali berbalik menatap Fujin. Dan sebenarnya dia tak tega untuk meninggalkan Fujin seorang diri.
Namun karena mengingat siapa Fujin dan siapa ayahanda Fujin, akhirnya Nagamasa memutuskan untuk segera meninggalkan perairan Lautan Merah. Berbeda dengan Xiao Yu yang kini malah berlari mendekati Fujin.
"Pangeran pertama Fujin! Aku akan bersama denganmu dan aku tidak akan meninggalkanmu!" ucap Xiao Yu penuh keyakinan.
"Xiao Yu, ikutlah bersama dengan mereka!" titah Fujin menegaskan.
"Aku ditugaskan untuk membersamai dan menjaga pangeran pertama Fujin! Aku tidak akan meninggalkan pangeran pertama Fujin! Selama ini kekaisaran Fumio sudah memperlakukan suku kami dengan sangat baik, sudah saatnya aku harua membalas semua itu!" tandas Xiao Yu tidak mematuhi perintah Fujin.
"Baiklah! Bantu aku untuk menahan menyatunya Lautan Merah ini! Kita harus mengulur waktu sampai Hokou datang dan menyelamatkan mereka!" ucap Fujin mulai bersiap dan mengalirkan chakra pada pedang langit pengumpul awan surga miliknya.
Mereka berdua berusaha untuk menahan Lautan Merah yang sudah akan menyatu. Dan kali ini Xiao Yu menggunakan ratusan anak panah yang sudah dialiri chara dan sihirnya. Sementara Fujin menghambatnya dengan aura dan tebasan pedang pengumpul awan surga miliknya yang cukup kuat dan bisa menebas apapun.
Mereka semua harus selamat! Kutukan dari Bakekujira sudah akan cukup mempersulit kehidupan semua orang. Jangan sampai para prajurit dan ksatria gugur di dalam Lautan Merah ini!
Batin Fujin semakin kuat mengalirkan chakra miliknya untuk pedang pengumpul awan surga miliknya.
Beberapa saat berlalu. Pada awalnya Fujin bisa melakukan semuanya dengan sangat baik. Namun perlahan Lautan Merah kembali menyatu meskipun dengan perlahan.
Dan disaat itulah Hokou si anjing spiritual ekor 5 sudah terlihat terbang membumbung tinggi dan mulai terbang semakin merendah. Hingga akhirnya Hokou mulai mendarat. Dan disaat itulah Nagamasa membantu para prajurit dan ksatria untuk menaiki Hokou.
Semua prajurit dan ksatria berhasil menaiki Hokou dan mulai terbang kembali dengan ketinggian yang masih begitu rendah. Dengan cepat Fujin menggunakan tali api miliknya dan mengarahkannya ke atas.
__ADS_1
Tali api itu melilit salah satu kaki Hokou, dan disaat itulah tubuh Fujin ikut terangkat bersamaan dengan Hokou yang mulai terbang semakin tinggi. Tak lupa Fujin juga segera mengulurkan tali api lainnya dan berhasil melilitkan pada tubuh Xiao Yu yang masih berada di tengah Lautan Merah yang sudah sepenuhnya hampir menyatu.
SRRTTT ...
Tubuh Xiao Yu mulai terangkat dan disaat itulah belahan Lautan Merah sepenuhnya menyatu dengan sempurnya. Deburan air yang sangat besar dan kuat masih bisa membasahi tubuh Xiao Yu yang saat itu berada tepat di atas permukaan Lautan Merah.
Semua orang menghela nafas lega karena akhirnya mereka semua selamat dari petaka ini. Namun siapa sangka keberuntungan kecil ini bukanlah hal yang seberapa dan bukanlah hal yang besar. Karena kutukan dari Bakekujira yang nyata akan datang dan membuat semua orang menderita.
Kekaisaran Nobuhide mengundang para prajurit dan ksatria untuk beristirahat di istananya, karena kebetulan wilayah Lautan Merah berada tak terlalu jauh dari kekaisaran Nobuhide. Ditambah lagi hari sudah semakin senja dan gelap, sehingga mereka semua semua juga harus segera beristirahat.
Keluarga istana Nobuhide menjamu para tamunya dengan sangat baik. Hidangan maupun tempat bermalam, semua disiapkan dengan sedemikian rupa dan cukup mewah. Kaisar Toshie Nobuhide bahkan juga menghadiri penjamuan itu.
"Pangeran pertama Fujin, ini adalah sebuah kehormatan karena pangeran pertama Fujin bersedia untuk datang ke kekaisaran Nobuhide." ucap sang Kaisar Toshie Nobuhide berbinar.
"Yang Mulia Kaisar, maafkan kami karena kami tidak bisa menghentikan orang dari sekte iblis itu. Hingga akhirnya dia malah mendapatkan batu spiritual serta energi spiritual dari siluman Bakekujira. Ini adalah kesalahan kami ..."
Kaisar Toshie Nobuhide menghela nafas dan mengusap jenggotnya yang mulai memanjang.
"Kalian semua sudah berusaha sebaik mungkin. Aku tidak menyalahkan pangeran pertama Fujin serta para ksatria lain. Bakekujira telah dikalahkan oleh sete iblis. Dan sekarang kita hanya bisa berusaha untuk mengatasi kutukan darinya setelah ini. Entah kutukan semacam apa itu, kita harus mempersiapkan diri dengan baik!"
Ucap Kaisar Toshie dengan bijak.
...⚜⚜⚜...
Tawa yang begitu menggelegar dengan aura kelam menggaung dan memenuhi Goa tengkorak kematian, wilayah Selatan, dunia fana.
__ADS_1
Kenshin merasa sangat puas dan bertenaga kembali setelah mendapatkan dan mengolah batu spiritual serta energi spiritual dari siluman Bakekujira.
Dia merasa sangat puas atas pencapaian Saika kali ini. Dan sangat tidak disangka Saika bisa mendapatkannya secepat ini, bahkan bisa melarikan diri dari kepungan ketiga kekaisaran besar.
"Gyahahaha ... tidak sia-sia aku menjadikanmu kaki tanganku selama ini. Saika, kamu bisa melakukannya dengan baik! Pencapaianmu sungguh sangat luar biasa! Aku akan memberikan sebuah hadiah untukmu." ucap Kenshin menghiasi wajah dinginnya dengan senyuman menakutkan.
Dia menengadahkan tangan kanannya ke depan. Dan sebuah api berwarna kehijauan mulai terlihat menyala tepat di atas tangan Kenshin.
"Ini adalah akuma, roh api hijau yang akan semakin memperkuat elemen kegelapan milikmu!" ucap Kenshin sambil mengirimkan roh api kehijauan itu untuk Saika.
Roh api kehijauan itu mulai menembus dada Saika dan membuat Saika terdiam menahan rasa sakit yang sangat luar biasa itu. Bahkan Saika sampai terduduk tak berdaya.
"Bertahanlah! Rasa sakit ini hanyalah sesaat! Setelah ini kamu akan segera merasakan perubahan dasyat di dalam tubuhmu!" ucap Kenshin masih menatap Saika dari kejauhan dengan seringai khasnya.
Dan benar saja, setelah 10 menit berlalu, rasa sakit itu mulai menghilang. Dan Saika merasakan tubuhnya lebih bertenaga dan lebih kuat.
"Terima kasih, Pangeran Kenshin. Jika tidak ada yang ingin pangeran sampaikan padaku, aku akan segera kembali." ucap Saika menautkan kedua tangannya.
"Kembali dan beristirahatlah! Setidaknya kamu masih memiliki waktu satu bulan untuk mencari siluman kuat lainnya untukku!"
"Baik, Pangeran Kenshin!" sahut Saika lalu segera meninggalkan tempat khusus di dalam Goa tengkorak kematian dunia fana ini.
Kenshin hanya menatap kepergian Saika, dan senyumnya mulai memudar.
__ADS_1
"Dia harus selalu berada disisiku! Apapun yang terjadi!! Karena sampai saat ini belum ada seseorang yang bisa melampaui kekuatannya dalam menangkap para siluman itu!" ucapnya kembali menghiasi wajah tampannya dengan taut kelam dan dingin.