The Sun Warrior

The Sun Warrior
Serangan Beruntun


__ADS_3

Seketika Honshu terdiam dan mulai terlihat kebingungan untuk memberikan jawaban dari sang kaisar. Karena mereka semua pasti tak menyadari kedatangannya sebenarnya sudah cukup lama, dan selama ini dia malah menjadi piaraan putri keempat Yona. Ingin berbicara jujur, namun dia takut akan dianggap tidak memiliki adab dan kesopanan. Ingin berkelakat, tetapi hatinya merasa sangat bergejolak.


Belum sempat Honshu menjawabnya, kini seorang pengintai datang terburu dan menghadap kaisar Zhou. Dan bersamaan dengan itu Ibu suri Lily juga sudah datang bersama Yona dan Shirayuki.


"Yang Mulia Kaisar, baru saja hamba mendapatkan beberapa informasi. Jika pangeran pertama Fujin sudah akan segera tiba di istana Fumio. Namun saat ini beberapa wilayah juga mendapatkan serangan yang sama dari segerombolan binatang spiritual tingkat tinggi. Bahkan di wilayah ras binatang sedang diserang oleh para binatang spiritual tingkat tinggi dengan jumlah tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan penyerangan di kekaisaran Fumio sebelumnya. Kaisar dan ibu suri ras binatang sedang tidak berada di tempat, sehingga mereka para prajurit sedikit kewalahan menghadapi serangan itu."


Jelas seorang pengintai melaporkan.


"Tidak mungkin! Bagaimana mungkin bisa mereka menyerang secara brutal seperti itu di wilayah agung yang seharusnya mereka hormati? Apakah energi negatif itu lebih kuat?" gumam Honshu tampak berpikir keras.


"Yang Mulia Kaisar, sepertinya aku harus segera kembali dan membantu para prajurit. Maaf jika tidak bisa berlama-lama disini." ucap Honshu memberikan salam penghormatan dan berpamitan.


"Pangeran Honshu. Aku juga akan mengirimkan beberapa prajurit dan ksatria untuk membantu ras binatang menghadapi mereka." sahut kaisar Zhou.


"Terima kasih, Yang Mulia Kaisar." sahut Honshu.


"Panglima perang, perintahkan seperempat prajurit dan pimpin mereka untuk menuju wilayah ras binatang!" imbuh kaisar Zhou memberikan titah.


"Baik, Yang Mulia Kaisar!' sahut sang panglima perang dengan patuh dan segera memberikan salam penghormatan lalu meninggalkan aula utama.


Honshu juga segera memberikan salam penghormatan dan perpisahan lalu meninggalkan aula utama.


"Ayahanda, aku juga akan ikut! Tolong ijinkan aku untuk pergi bersama dengan mereka ..." ucap Yona cukup mengejutkan semua orang, terutama Lily dan Zhou.


"Putriku Yona, tetaplah disini. Disana akan sangat berbahaya." pinta Lily yang masih berdiri tepat di samping Yona.


"Ibunda, ayahanda ... pangeran Honshu sudah cukup banyak membantu kekaisaran Fumio. Dia pernah menyelematkanku dari racun es suku Ainu saat itu. Dan kini dia baru saja membantu kekaisaran Fumio mengalahkan serangan para binatang spiritual tingkat tinggi itu. Tolong ijinkan aku untuk sedikit saja membalas kebaikannya. Disaat kakak pertama, kakak kedua dan kakak ketiga tidak bisa membantunya ... tolong ijinkan aku untuk pergi bersama dengan mereka."


Ucap Yona berusaha berharap kedua orang tuanya akan memberikan ijin untuknya.

__ADS_1


"Putriku Yona ..." ucap Lily masih berusaha untuk menahan Yona.


"Pergilah, Yona! Biar bagaimanapun kamu adalah seorang putri kekaisaran Fumio yang memiliki tanggung jawab serta kekuatan spiritual yang cukup tinggi. Buktikan jika kamu bisa melakukannya meskipun kamu seorang putri! Pergilah bersama panglima perang dan para prajurit!"


Ucap kaisar Zhou yang sukses membuat Lily terkejut bukan main.


Seorang putra sulungnya sudah menjadi begitu dingin karena terus menerus menjalani pelatihan tanpa mengenal waktu. Dan kini dia harus melepaskan putri keempatnya dalam sebuah medan perang yang cukup berbahaya?


Bukan Lily tak mempercayai kemampuan dan kekuatan dari putrinya. Namun ibu mana yang tidak akan bersedih dan merasa khawatir jika dihadapkan dengan situasi dan kondisi seperti ini?


Namun meskipun tidak sependapat dan berat, dia tetap tak bisa untuk menghalangi Yona ataupun menentang keputusan dari suaminya. Bahkan Yona terlihat sangat bersemangat dan bertekad untuk meninggalkan Fumio dan membantu ras binatang.


Setelah memberikan salam penghormatan dan perpisahan, Yona segera bersiap untuk meninggalkan istana dan menyusul Honshu yang bahkan tidak sempat berpamitan dengannya secara langsung.


...⚜⚜⚜...


Fujin, Azai, Hanbei dan para prajurit yang bergerak bersamanya kini sudah tiba di kekaisaran Fumio. Mereka cukup dikejutkan saat melihat keadaan istana yang masih cukup berantakan.


Fujin kembali meminta ijin untuk menyusul mereka, hingga akhirnya sang kaisar mengijinkannya pergi bersama Xiao Yu dan beberapa prajurit lainnya. Sementara Azai dan Hanbei tetap tinggal di kekaisaran Fumio karena khawatir jika akan terjadi serangan beruntun.


...⚜⚜⚜...


Honshu yang sudah tiba lebih cepat di wilayahnya segera membantu prajurit ras binatang untuk mengalahkan para binatang spiritual tingkat tinggi dalam jumlah yang lebih banyak itu.


Sungguh merepotkan! Para klan iblis itu benar-benar tidak punya nyali dan hanya bisa menjadikan para binatang spiritual ini menjadi bonekanya saja! Sungguh tidak gentle!


Batin Honshu yang kali ini mencoba menggunakan panah sihirnya untuk menyerang beberapa binatang spiritual tingkat itu. Cara yang sama kembali dia gunakan, yaitu menyerap energi negatif yang mengendalikan para binatang spiritual itu slsetelah mereka lengah dan terluka. Sehingga tak ada celah dan kesempatan untuk membuat mereka bangkit lagi.


Namun cara Honshu tampaknya sangat kurang efektif karena jumlah mereka sangatlah banyak. Sementara batu penyerap energi negatif itu hanya dimiliki oleh dirinya sendiri serta kedua orang tuanya. Dan kini keberadaan kedua orang tuanya juga belum diketahui, karena mereka meninggalkan istana sejak 3 hari yang lalu.

__ADS_1


Seeokor harimau berukuran cukup besar melompat ke arah Honshu dan bersiap dengan cakarnya. Dan disaat itu Honshu sedang menghadapi seekor binatang spiritual yang menyerupai seekor panda raksasa.


GROOAARR ...


Harimau itu mengaum semakin kuat disaat semakin mendekati Honshu. Hingga akhirnya ...


SRREETTT ...


Sebuah tebasan kuat dilayangkan oleh seorang gadis berpakaian putih yang tiba-tiba saja muncul di hadapan Honshu. Bagian perut harimau itu terluka dan dia terjatuh seketika di hadapan gadia itu.


Dan betapa terkejutnya Honshu ketika menyadari siapa yang datang membantunya kali ini. Gadis itu tak lain ternyata adalah Yona. Kehadiran Yona cukup mengejutkan Honshu, hingga akhirnya pemuda tampan itu malah terpaku selama beberapa detik dan mengabaikan si panda yang hampir melukainya.


SRRTTT ...


Serangan si panda dipatahkan oleh tebasan dari Yona disaat Honshu lengah.


"Pangeran Honshu, segera selesaikan mereka yang sudah terluka! Aku akan menangani panda ini!" ucap Yona menyadarkan lamunan Honshu.


Honshu mengangguk tegas dan segera mengulurkan tangan kanannya ke arah harimau yang sedang berusaha untuk memulihkan diri itu. Dengan cepat Honshu segera menyerap energi negatif itu dengan cincin batu penyerap miliknya.


Bersambung ...


...⚜⚜⚜...


Bonus visual putri keempat Yona saat menggunakan pakaian ala ras binatang.



__ADS_1



__ADS_2