The Sun Warrior

The Sun Warrior
Kebenaran Yang Diketahui Nouhime


__ADS_3

Berakhirnya Neji, salah satu kaki tangan kebanggaannya selama ini tentu saja membuat Kenshin terpukul dan seketika dipenuhi dengan amarah.


"Beraninya kamu melakukan semua itu, Fujin!! Beraninya kamu mengakhiri Neji!! Salah satu kaki tangan kesayanganku!! Aku akan membuat kamu membayar semua ini!! Aku tidak akan memaafkanmu, Fujin!! Aku juga akan membalaskan kematian ayahku karena perbuatan ayahmu di masa lalu!! Perang ini akan menjadi penentu dari segalanya!! Bersiaplah untuk menghadapi kematianmu!! Bersiaplah untuk menemui sang dewa kematian!!"


Geram Kenshin yang masih berdiri di atas bebatuan dan mulai merentangkan kedua tangannya.


"Aaaaaaaahhhhhhhhh ..."


Kenshin melolong kuat dan suaranya menggema di seluruh Heiankyo. Seketika langit terlihat semakin gelap gulita dan angin yang berhembus semakin kencang.


Kenshin menggerakkan jemarinya dan menciptakan beberapa serangan untuk Fujin. Beberapa kabut asap berwarna hitam keunguan yang membentuk tombak-tombak kecil melesat dengan cepat ke arah Fujin.


Ratusan tombak yang tercipta dari elemen utama Kenshin mererobos semua yang menghalanginya dan hanya melesat menuju objek seseuai dengan apa yang telah ditargetkan olehnya.


SWOSHHH ...


SWUSSHH ...


Belum sempat mencapai targetnya, tiba-tiba sebuah perisai awan berwarna putih bercampur jingga terbentuk melindungi Fujin. Seorang pria berambut putih panjang tiba-tiba hadir di hadapan Fujin dengan jubah lapis putih kebiruan yang indah dan dibalut dengan pakaian zirah ras Dewa Langit.


Sepasang mata bak green shapphire diamond dengan bulu mata serta alir tegas berwarna putih itu membuatnya terlihat dingin namun menawan. Dia adalah Izanagi, salah satu cucu jauh Amaterasu ras Dewa Langit yang kali ini datang untuk berkontribusi dalam menyelamatkan ketiga dunia.


Dia membawa sebuah senjata yang berbentuk seperti tongkat berwarna putih yang biasanya dia gunakan untuk mengendalikan cuaca di dunia ini. Bahkan angin juga bisa dikendalikan olehnya.


__ADS_1


Bentuk dan segala fenomena alam yang terjadi saat ini adalah karena suasana hatinya yang sedang tidak baik. Dia begitu murka terhadap klan iblis, hingga mengakibatkan hati dan perasaannya menjadi sangat kacau hingga berpengaruh dalam fenomena alam saat ini.


Namun Izanagi tak bisa untuk kembali membalas Kenshin, karena tiba-tiba saja Nakai datang dan mulai menyerangnya dengan pedang besarnya. Hingga akhirnya Izanagi harus berhadapan dengan Nakai.


"Fujin, berhati-hatilah. Kenshin cukup kuat dan tidak jauh berbeda dari kekuatan pamanmu-Zeus! Mereka sama-sama menggunakan aliran sesat untuk menciptakan kekuatan yang tidak terkalahkan! Energi negatif milik ribuan siluman kuat sudah menyatu dengan tubuhnya. Dia tak terkalahkan dan bisa dikatakan abadi. Namun ... ada sebuah celah kecil untuk mengalahkannya. Jika 2 energi yang saling bertentangan bersatu, mungkin akan bisa sedikit melemahkannya. Karena pada dasarnya dia cacat sejak bayi. Gunakan kesempatan itu dengan baik untuk menyerang salah satu titik lemahnya."


Sebelum Izanagi meninggalkannya untuk menghadapi Nakai, dia sempat berpesan kepada Fujin.


Kenshin terlahir ke dunia fana dengan keadaan yang tidak sempurna dan lemah. Salah satu organ tubuhnya tidak bisa berfungsi dengan baik. Hingga pada akhirnya dia mendapatkan perawatan dengan cara yang tidak baik dari Nakai. Karena sejak bayi Nakai sudah membawa bayi Kenshin dan bayi Saika meninggalkan kekaisaran Fumio dan bersembunyi di dalam Goa Tengkorak Kematian wilayah Selatan dunia fana.


Kini Kenshin melompat tinggi dan dalam sekejap sudah berada tidak jauh dari Fujin. Tangan kanannya yang masih mengeluarkan aura kelam yang menyesakkan digunakannya untuk menyerang Fujin. Dia melesat cepat dan lagi-lagi sudah berada tepat di hadapan Fujin.


"Kamu harus berakhir, Fujin!!"


Untuk ke sekian kalinya Kenshin berusaha untuk menyerang Fujin dengan tangan kosong berenergi kuat dan menyesakkan itu, namun Fujin selalu saja bisa menghindarinya dengan gerakannya yang juga cukup gesit.


Dan disaat itulah Fujin juga mulai memberikan sebuah penyerangan. Sebuah serangan bercahaya jingga menyilaukan seketika melesat ke arah Kenshin.


Kedua serangan kuat itu saling bertemu dan menghantam satu sama lain, namun Kenshin dan Fujin masih bertahan dan saling menahannya. Kedua energi itu cukup lama saling bertemu dan saling menakan satu sama lain. Hingga pada akhirnya Fujin memberikan dorongan yang lebih kuat untuk penyerangannya.


BOOMM ...


DUARRR ...


Sebuah ledakan yang cukup dasyat akhirnya terjadi. Ledakan itu juga mengakibatkan sebuah goncangan dasyat yang membuat bangunan-bangunan yang berada di sekitar Heiankyo runtuh, padahal bangunan-bangunan itu cukup jauh dari temlar peperangan.

__ADS_1


Tanah di sekitar juga terpecahkan dan longsor mulai teradi begitu saja. Kabut asap dan hawa iblis yang begitu pekat memenuhi seluruh dunia ketiga alam ini bersamaan dengan penyerangan Fujin.


Di tempat yang agak jauh, seorang wanita paruh baya dengan jubah lapis istananya tertimpa oleh reruntuhan tanah dan batu, namun dia berhasil keluar kembali dibantu oleh beberapa prajurit yang membersamainya dari kekaisaran Itsuki. Namun seakan-akan dia telah kehilangan sesuatu yang sangat berharga di dalam hidupnya.


Dia adalah Ibu Ratu Nouhime yang sudah mendengar sebuah kebenaran melalui salah satu orang kepercayannya mengenai keberadaan putri dan putra sambungnya yang hilang 20 tahun yang lalu. Dia memutuskan untuk menyusul.pergi ke Heiankyo untuk menemukan putri dan putra sambungnya tanpa sepengetahuan kaisar Itsuki yang sudah berperang melawan klan iblis.


"Putri Saika ... pangeran Kenshin ... aku mohon ... berhentilah ...." ucapnya menatap nanar melihat sebuah peperangan dasyat yang terjadi jauh di hadapannya. Sebuah kebenaran yang terungkap tentu saja juga begitu mengejutkan serta membuatnya terluka, karena putra dan putrinya ternyata sudah tidak seperti yang dia bayangkan selama ini. Mereka bahkan bagian terpenting di dalam klan iblis.


"Tidak! Putri saika ... pangeran Kenshin ... hiks ... kembalilah padaku. Hiks ..." wanita paruh baya yang sudah penuh luka itu kembali terisak dan berusaha untuk merangkak mencari sosok yang dipanggilnya itu. Dia berdiri kembali dan berusaha untuk semakin mendekati medan peperangan.


"Ibu ratu Nouhime. Tempat itu sangat berbahaya. Tetaplah disini dan kami akan berusaha untuk menemui putri Saika dan pangeran Kenshin." salah satu prajurit berkata.


"Tolong jaga ibu ratu Nouhime. Aku akan berusaha untuk menyampaikan hal ini kepada mereka." imbih prajurit pemberani itu meminta beberapa prajurit untuk tetap menjaga Nouhime


"Baik, Oujo!"


.


.


.


Sementara di tempat lain terlihat seorang pemuda dengan pakaian zirah gelapnya sudah membawa pedang besarnya yang sudah berlumuran dengan darah. Tubuhnya dipenuhi dengan hawa iblis yang begitu pekat dan beraura kelam. Dia adalah Kenshin yang baru saja terpisah kembali dengan musuh bebuyutannya setelah ledakan dasyat itu terjadi.


Sementara di sampingnya sudah ada seorang gadis yang juga mengenakan pakaian zirah gelapnya dan juga sudah bersiap dengan naginata bilah gandanya yang juga sudah berlumuran dengan darah, menandakan sudah cukup banyak digunakan untuk membantai orang.

__ADS_1


Tubuhnya juga diselimuti dengan hawa iblis. Dia adalah Saika yang juga sudah membuat Xiao Yu sekarat dan meninggalkannya begitu saja. Saika tidak tega jika sampai harus membunuh para ksatria itu. Dan sebenarnya berdiri di sisi Kenshin adalah sesuatu yang tak bisa dihindarinya lagi.


__ADS_2