The Sun Warrior

The Sun Warrior
Dendam Kenshin


__ADS_3

Cukup lama mereka berada di hadapan Jurang Lautan Arwah yang dipenuhi dengan kabut asap tebal dan beraura kelam.


Sebenarnya para prajurit cukup merasa tegang saat ini, karena Jurang Lautan Arwah bukanlah sembarangan jurang. Tempat ini begitu dipenuhi dengan hal-hal mistis dan dipenuhi dengan binatang spiritual tingkat tinggi.


Fujin memimpin untuk memasuki Jurang Lautan Arwah itu dan diikuti oleh semua prajurit dan ksatria. Selama berada di dalam jurang tersebut mereka tidak menemukan sesuatu yang aneh. Mereka hanya menemukan beberapa binatang spiritual tingkat tinggi.


Dengan kerjasama yang baik, mereka bisa dengan mudah mengalahkan para binatang spiritual tingkat tinggi itu meskipun sedikit memakan waktu saat menghadapinya.


Semakin jauh memasuki Jurang Lautan Arwah itu mereka tak juga bisa menemukan keberadaan dari para klan iblis. Hingga akhirnya Fujin memberikan perintah untuk segera meninggalkan tempat ini dan memeriksa wilayah lainnya.


Namun belum sempat mereka meninggalkan Jurang Lautan Arwah ini, seorang pengintai dari kekaisaran Fumio datang menghadap Fujin.


"Pangeran pertama Fujin, Yang Mulia Kaisar Zhou memerintahkan kepada pangeran untuk segera kembali ke istana." ucap salah satu pengintai kepercayaan Fujin.


"Apakah ada sesuatu yang terjadi di istana?" tanya Fujin menerka-nerka karena mereka sampai menyusul Fujin dan rombongannya hingga sampai ke wilayah barat daya.


"Beberapa hal terjadi di kekaisaran Fumio. Pangeran pertama, pangeran kedua dan pangeran ketiga harus segera kembali." sahut pengintai itu kembali.


"Baiklah! Mari kembali!" sahut Fujin memutuskan tanpa ragu.


"Jendral Nagamasa, Jendral Yu, sepertinya kami tidak bisa melanjutkan untuk pencarian klan Iblis. Karena kami harus segera kembali ke kekaisaran Fumio." ucap Fujin menjelaskan dan penuh rasa sesal karena tidak bisa melanjutkan pencarian bersama mereka.


"Tidak masalah, Pangeran pertama Fujin. Kami akan melakukan pencarain sebaik mungkin. Dan kami akan segera memberikan kabar jika menemukan sesuatu dan maupun menemukan sebuah petunjuk." sahut Nagamasa tanpa mengurangi rasa sopannya, meskipun Fujin jauh lebih muda jika dibandingkan dengannya.


"Terima kasih atas pengertiannya, Jendral Nagamasa!" sahut Fujin dengan ramah.

__ADS_1


Mereka mulai berpisah. Fujin dan rombongannya melakukan perjalanan ke kekaisaran Fumio. Sementara perwakilan kekaisaran Itsuki dan kekaisaran Nobuhide mulai melanjutkan pencarian di sekitar Barat Daya.


...⚜⚜⚜...


Jurang Lautan Arwah, Barat daya, Dunia fana.


Tawa Kenshin menggema di jurang yang memiliki aura kelam dan mencekam itu. Dia terlihat sangat puas setelah mempermainkan Fujin dan beberapa orang dengan ilusi tingkat tinggi miliknya serta perisai milik Nakai yang membuat mereka semua tidak bisa menemukan para klan iblis meskipun sebenarnya mereka sudah berada di tempat yang sama.


Hanya saja Nakai menciptakan sebuah perisai tingkat tinggi yang membuat kedua kelompok itu seakan berada di dua dimensi yang berbeda. Dan selama ini memang masih tidak ada yang bisa mematahkan dan menembus perisai milik Nakai. Bahkan mereka semua bisa bertahan selama 19 tahun di Goan Tengkorak Kematian.


"Dasar pada orang-orang bodoh itu memang sungguh bodoh dan merepotkan! Mereka mengejar kita sampai di tempat ini, padahal semua itu hanyalah akan sia-sia saja. Ahahaha ..."


Lagi-lagi Kenshin tertawa penuh kemenangan karena mengingat sekelompok orang yang dianggapnya bodoh itu.


"Tapi mereka berhasil mengalahkan siluman Gashadokuro yang telah tercipta dengan bantuanku. Mereka tidak bisa diremehkan begitu saja. Aura pemuda yang berpakaian lapis putih keemasan itu juga cukup kuat. Aku rasa dia memiliki tingkatan energi spiritual yang cukup tinggi."


Gumam Neji yang sempat memperhatikan kelompok itu.


Mendengar Neji yang malah memuji salah satu dari kelompok itu, seketika membuat darah Kenshin berdesir dan mendidih. Sepasang matanya mulai menyorot tajam, seakan dia sangat tidak menyukainya. Yeap! Kenshin paling tidak suka jika aka yang lebih kuat dari dirinya.


Seketika sebuah aura kelam dan pekat mulai menyelimuti tubuh Kenshin lalu bergerak sesuai pikiran Kenshin, yaitu melesat ke arah Neji dan tiba-tiba melilit tubuh Neji hingga terangkat beberapa senti ke atas. Hal itu cukup membuat Neji merasa sesak. Karena sekuat-kuatnya Neji, sebenarnya kekuatan Kenshin jauh berada di atasnya.


"Maksudmu si sampah Fujin itu lebih hebat dariku?!" geram Kenshin menatap tajam Neji dari kejauhan sembari memperkuat lilitan tersebut.


"Bu-bukan seperti itu maksudku, Pangeran Kenshin. Pangeran Kenshin lah yang paling kuat dan hebat! Hanya saja kita tidak boleh lengah sedikitpun, agar mereka tidak memiliki celah untuk menyerang klan iblis."

__ADS_1


Jawab Neji dengan cepat, karena cengkeraman dari aura milik Kenshin sungguh sangat menyiksanya dan kini sudah membuat tubuhnya yang terkena lilitan mulai memerah.


"Ayah si sampah itu telah membunuh ayahku! Aku akan membalas semua itu! Aku akan mencabik-cabik tubuhnya dan membuatnya berakhir!! Bukan hanya dia saja! Tapi seluruh keluarga Fumio, Itsuki, dan Nobuhide juga akan berakhir di tanganku!! Biar bagaimanapun mereka telah berkontribusi saat itu dalam pembunuhan terhadap ayahku!"


Geram Kenshin dengan mata yang sudah memerah dipenuhi dengan amarah tingkat dewa.


"Ba-baik, Pangeran Kenshin. A-aku mengerti. To-tolong lepaskan semua ini. Aku kesulitan untuk bernafas ..." ucap Neji memohon belas kasihan dari Kenshin.


"Pangeran Kenshin, tolong lepaskan dia ..." kali ini Saika yang memohon.


Meskipun rasa kesal dan amarah di dalam dirinya sama sekali belum mereda, namun akhirnya Kenshin melepaskan cengjeraman aura tersebut hingga membuat tubuh Neji terjatuh begitu saja.


BRUGGHHH ...


"Kali ini aku memaafkanmu!! Jangan sampai hal seperti ini terulang kembali! Atau aku tidak akan bisa menahan diriku lagi kelak!!" tandas Kenshin segera berbalik dan menghempas jubah lapisnya sebelum dia meninggalkan mereka semua.


Nakai juga segera mengikuti Kenshin, sementara Saika mendekati Neji dan membantunya untuk berdiri kembali. Karena bukan hanya tubuh Neji yang terluka akibat terkena serangan dari Kenshin, melainkan cukup banyak chakra milik Neji yang diserap oleh Kenshin.


"Bukankah sebelumnya kamu yang mengatakan untuk berhati-hati terhadap pangeran Kenshin. Lalu mengapa kamh bertindak ceroboh kali ini?" ucap Saika lirih dan membantu memapah Neji untuk duduk di sebuah bangku batu.


"Ughhh ... mulutku ini terkadang sering lepas kendali. Namun ... sebenarnya apa yang aku katakan itu adalah jujur. Dan aku sungguh tidak menyangka jika rupanya dia adalah pangeran pertama Fujin dari kekaisaran Fumio. Bukankah pemuda itu yang saat itu bersama denganmu saat malam dan saat di goa itu? Apakah ..."


Ucap Neji mulaj mengingat jika Fujin adalah orang yang pernah ditemui oleh Saika sebelumnya. Mereka bahkan pernah bersama di dalam sebuah goa selama 1 pekan. Dan hal ini sungguh membuat Neji terkejut dan membulatkan sepasang matanya.


Belum sempat Neji melanjutkan ucapannya, Saika segera membungkam mulutnya dan menatap sekelilingnya dengan ekor matanya.

__ADS_1


__ADS_2