
Hari demi hari berlalu begitu cepat. Namun hingga sampai saat ini tidak ada satupun yang bisa menemukan persembunyian klan iblis. Bahkan Fujin juga tidak bisa menemukannya.
Padahal dia pernah merasakan aura keberadaan mereka yang sudah sangat dekat dan kuat ketika dia berada di wilayah Jurang Lautan Arwah. Namun tetap saja Fujin tidak bisa menemukannya.
Tidak ada hal lain yang Fujin lakukan kecuali memantaskan diri dan fokus untuk berlatih mempersiapkan hari dimana ramalan itu terjadi. Jika dihitung dan diperhatikan kembali, maka ramalan itu akan segera terjadi dalam waktu dekat ini.
Musim panas dengan terik matahari kali ini cukup menyiksa semua makhluk dunia fana. Semua lahan kering dan tumbuhan juga mulai langka. Bahkan air laut mulai surut.
Langit yang begitu gelap gulita menyelimuti seluruh dunia fana ini. Angin yang bertiup terasa dingin dan menusuk hingga ke tulang. Kabut asap berwarna pekat juga menyelimuti dunia fana. Sungguh fenomena alam yang cukup aneh yang pernah terjadi selama ini.
Masing-masing kekaisaran mulai siaga untuk pertahanan di tempat masing-masing. Namun mereka membagi pasukan menjadi 2. Satu untuk tetap berada di istana masing-masing untuk menjaga wilayah istana. Dan kelompok pasukan lainnya dikirimkan oleh kaisar masing-masing untuk mendatangi wllayah Heiankyo. Dimana tempat yang ada di dalam ramalan kehancuran 3 dunia.
Fujin dengan gagahnya datang memimpin para ksatria dan ratusan prajurit Fumio. Pakaian zirah putihnya membalut tubuh tinggi dan gagahnya. Sebuah pedang kebanggaan-Pedang Pengumpul Awan Surga miliknya juga sudah berada dalam gengamannya.
Ratusan prajurit dan ksatria pemberani dari kekaisaran Nobuhide, Itsuki dan juga ras binatang juga membersamai Fujin saat ini. Mereka adalah para ksatria tangguh yang akan berperang bersama untuk mengalahkan klan iblis.
Sementara di seberang, sebuah kabut asap pekat berwarna hitam mulai terlihat. Beberapa menit berlalu hingga akhirnya mulai terlihat sekelompok orang dengan jumlah yang cukup banyak dan memakai pakaian serba hitam mulai terlihat.
Aura mereka begitu kelam dan menyesakkan. Terlihat seorang pemuda dengan pakaian perang kebanggaan hitamnya sudah bersiap dengan pedang miliknya dengan aura yang serupa.
Di sisi sampingnya ada seorang gadis berpakaian perang hitam yang sudah membawa naginata bilah ganda miliknya yang juga memancarkan aura kegelapan.
Di sisi lainnya ada seorang pemuda berpakaian perang hitam kemerahan yang sudah bersiap dengan katana di tangan kanannya, sementara tangan kirinya terlihat memiliki kuku-kuku yang tajam serta memiliki struktur tulang yang lebih tegas.
__ADS_1
Di sisi lainnya lagi ada seorang pria paruh baya dengan pedang besarnya yang sudah bersiap untuk sebuah peperangan.
Bisa dipastikan siapa mereka, mereka adalah Kenshin, Nakai, Saika, Neji dan seluruh klan iblis yang selama 20 tahun ini bersembunyi dengan sangat baik tanpa bisa ditemukan.
Kenshin mengangkat kedua tangannya ke udara dan tertawa mengerikan menatap ribuan pasukan musuh di hadapannya. Dia sungguh tidak menyangka jika kini dirinya dan para klan iblis akan mendapatkan sambutan seperti ini dari ketiga dunia. Yeap, bahkan dari ras Dewa Langit kini juga sudah menyusul Amaterasu yang membawa kedua cucu dari saudaranya serta pasukan dari langit.
Hal ini sungguh seperti dejavu bagi kaisar Zhou yang menyaksikan apa yang terlihat di Heiankyo melalui bola kristal di istananya. Rasanya seperti akan menyaksikan sebuah peperangan dasyat yang pernah terjadi 20 tahun yang lalu, dimana dirinya harus mengalahkan Zeus saudara tirinya sendiri yang berniat untuk menguasai dunia ini dengan kekuatan gelapnya, tubuh abadi serta sebuah pusaka kirasodo.
"Putraku Fujin, semoga kali ini kamu bisa membawa sebuah kemenangan dan menyelamatkan kehancuran dari ketiga dunia ini. Kamulah anak yang ada di dalam ramalan itu. Kami semua hanya bisa memberikan dukungan dan bantuan dalam peperangan ini, namun kamulah yang menentukan semua ini. Kami semua bergantung kepadamu, Putraku Fujin ..."
Gumam kaisar Zhou yang masih menyaksikan apa yang terjadi di Heiankyo melalui bola ajaib itu.
.
.
.
"Neji, bersenang-senanglah sepuasmu! Kali ini kamu bebas melalukan apapun sesuai keinginanmu! Dan aku tidak akan membatasimu!" imbuhnya dengan seringai kelam.
Neji yang merasa diberikan sebuah kesempatan untuk bersenang-senang tanpa batas kini mulai melenggang beberapa langkah ke depan. Pandangannya menakutkan dengan sepasang mata yang sudah berubah menjadi kemerahan.
Sementara tangan kirinya terlihat lebih besar dari ukuran tangan pada umumnya. Karena tangan itu adalah tangan pembunuh yang paling kejam di dunia ini. Dia memiliki cakar beracun yang akan melumpuhkan siapapun yang terkena oleh serangannya. Target akan seketika kehilangan fungsi tubuhnya dan membusuk.
__ADS_1
Neji melompat tinggi dan mendarat di antara jarak pasukan klan iblis dan pasukan dari ketiga dunia yang telah bersatu.
Beberapa pemimpin dari ketiga dunia menatap waspada Neji dan memperingatkan para prajurit untuk berhati-hati saat berhadapan dengan Neji. Karena Neji bukanlah lawan yang mudah untuk dihadapi. Dia bahkan seperti monster yang tidak berhati dan kejam.
"Hiaathhh ..." Neji kembali melompat dan melesat cepat hingga kini berada diantara para prajurit kekaisaran Nobuhide.
Para prajurit Nobuhide yang kali ini datang dengan dipimpin oleh Nagamasa dan panglima perang Luoyi segera menghadapi serangan brutal dari Neji.
Gerakan lincah Neji dengan serangan yang mematikan ini sungguh sangat berbahaya dan ancaman yang tak bisa diremehkan. Bahkan para prajurit kekaisaran Nobuhide yang sudah cukup terlatih sebelumnya, masih ada beberapa dari mereka yang terkena serangan cakar beracun Neji.
SREETT ...
SRATTT ...
Satu persatu prajurit Nobuhide terjatuh tak berdaya dan meregang nyawa hanya dalam beberapa detik. Neji semakin brutal menyerang, bahkan belum sampai 10 menit, puluhan prajurit sudah tewas di tangannya.
"Hindari pertarungan jarak dekat dengannya! Kerahkan panah dan senjata api untuk menyerangnya! SERANG!!!" panglima perang Luoyi menginstruksi dan mengangangkat tangannya untuk memulai penyerangan para petarung jarak jauh.
Ratusan prajurit pemanah dan pembawa senjata api segera meluncurkan serangannya untuk Neji. Namun pergerakan Neji sungguh terlalu cepat dan lincah. Bahkan pergerakannya tidak bisa terlihat sama sekali.
Bukannya berhasil menyerangnya, namun lagi-lagi Neji malah kembali menyerang beberapa prajurit Nobuhide hingga membuat beberapa dari mereka meregang nyawa setelah terkena cakar beracunnya.
Sementara para prajurit Fumio, Itsuki dan ras binatang mulai berhadapan dengan lawan lainnya. Fujin sendiri juga sudah mulai berperang untuk melawan para prajurit klan iblis.
__ADS_1
"Xiao Yu, bantu prajurit kekaisaran Nobuhide! Karena pria berkekuatan cakar beracun itu bukanlah lawan yang mudah untuk dihadapi! Gunakan panah dan sihirmu untuk menghadapinya!" titah Fujin memerintahkan di sela-sela dia menghadapi para prajurit klan iblis.