The Sun Warrior

The Sun Warrior
Pengorbanan Honshu


__ADS_3

Kerjasama antara Yona dan Honshu untuk mengalahkan para binatang spiritual tingkat tinggi itu cukup berhasil. Ditambah lagi kini kedua orang tua Honshu yang sudah kembali dan bergabung dalam pertarungan itu, tentu saja semakin membalik keadaan yang beberapa saat yang lalu sempat berada masa terdesak dan hampir mengalami kekalahan.


Ditambah lagi Fujin yang sudah datang bersama dengan pasukannya, tentu saja semakin membuat keadaan berbalik.


Namun di detik-detik terkakhir, seekor srigala yang juga sudah dipengaruhi oleh energi negatif berhasil melukai Yona yang sedang lengah hingga mengalami luka yang cukup parah.


Yona yang pada awalnya bertarung di atas atap menghadapi srigala itu, kini sudah terluka dan hampir saja terjatuh dari atas atap itu. Tubuhnya terhuyung karena sebuah serangan yang memberikan luka cukup serius itu.


"Yona!!" pekik Honshu menengadahkan wajahnya, karena saat ini Honshu juga sedang berperang melawan beberapa binatang spiritual di pelataran luar istanan.


Honshu segera melesat dengan sangat cepat untuk mendekati dan menangkap tubuhYona.


GREEPP ...


Setelah menangkap tubuh Yona, Honshu segera membaringkannya di atas pangkuannya dan berusaha untuk mengalirkan chakra miliknya pada luka di dada atas Yona. Tidak lupa Honshu juga membuat sebuah perisai untuk mereka berdua.


"Yona, bertahanlah!"


"Pa-ngeran Honshu ... ka-kamu ..." ucap Yona lirih menahan rasa sakit akibat cakar mematikan milik srigala itu, namun perlahan sepasang matanya mulai terpejam.


"Yona, kamu harus tetap bertahan! Kamu harus kuat dan melewati semua ini ..."


Beberapa saat Honshu berusaha untuk mengobati luka Yona, namun keadaan Yona malah semakin melemah. Karena begitu mencemaskan Yona akhirnya Honshu tidak lagi perpikir panjang. Dia segera mengeluarkan batu bola kristal jiwa miliknya dari dalam tubuhnya. Dan vatu kristal jiwa itu ibaratnya adalah separuh dari hidup Honshu.


Sebuah batu bola kristal berwarna keunguan bersinar keluar dari mulut Honshu. Honshu segera meraihnya dan memberikannya untuk Yona dan memasukkannya ke dalam mulut Yona. Dengan sedikit menggunakan dorongan chakra miliknya Honshu membuat Yona menelan batu bola kristal itu.

__ADS_1


Pertempuran masih terus berlanjut di pelataran luar ras binatang, namun Honshu malah membawa Yona untuk memasuki istana dan menuju ke sebuah tempat rahasia yang berada di belakang pavilliun perpustakaan.


"Yona, bertahanlah dan beristirahatlah disini dulu! Tempat ini akan aman untukmu. Aku akan kembali untuk membantu mereka ... aku akan segera kembali ..."


Honshu berkata dengan lirih dan berusaha untuk bangkit lagi. Vitalitas tubuhnya saat ini mulai menurun karena dia baru saja mengeluarkan batu bola kristal jiwa miliknya. Dan jika terlalu berlebihan menggunakan kekuatannya itu akan sangat membahayakan nyawanya. Karena separuh hidupnya kini sudah berpindah di tubuh Yona.


Namun baru saja kembali bergabung dan mengalahkan beberapa binatang spiritual, peperangan itu sudah berakhir. Dan para binatang spiritual itu sudah berhasil dikalahkan. Namun disaat itulah Honshu ambruk tak berdaya.


...⚜⚜⚜...


Seorang gadis masih terbaring di atas pembaringan di dalam sebuah kamar yang cukup mewah. Di sekeliling kamar itu ada sebuah perisai yang cukup kuat yang diciptakan untuk melindunginya.


Tak jauh darinya, ada seorang pemuda yang duduk bersilang di atas sebuah dipan dan terlihat sedang mengolah sebuah energi. Dia adalah Fujin yang sedang menjaga Yona yang masih belum sadarkan diri setelah 2 hari ini. Dan saat ini mereka masih berada di istana ras binatang.


Sepasang mata Yona mulai terbuka setelah beberapa saat, dia mulai menatap sekelilingnya setelah terduduk dan melihat sang kakak yang berada tak jauh darinya.


"Kakak pertama, dimana kita? Dan bagaimana dengan para binatang spiritual yang menyerang itu?"


Tanya Yona mulai mengingat penyerangan itu. Dia bahkan juga segera memeriksa dada atasnya yang seingatnya terluka karena serangan dari salah satu binatang spiritual itu. Namun betapa terkejutnya Yona ketika melihat jika dia tidak terluka.


"Kita masih berada di dunia ras binatang. Para binatang spiritual itu juga sudah berhasil dikalahkan." jawab Fujin.


Namun ingatan Yona kini mulai mengingat sesuatu. Dan sebenarnya hal itu antara sadar dan tidak sadar, dimana saat Yona sekarat Honshu malah memberikan batu kristal bola jiwa milknya untuk Yona. Dan tentu saja hal itu cukup membuat Yona merasa bersalah.


"Kakak pertama, dimana pangeran Honshu? Apakah dia baik-baik saja?" tanya Yona mengkhawatirkan Honshu.

__ADS_1


"Pangeran Honshu sedang beristirahat di kamarnya. Dia baik-baik saja."


"Bolehkah aku melihatnya, Kakak pertama? Maukah kak Fujin mengantarkan aku untuk melihatnya?" tanya Yona penuh harap.


"Yona, maaf. Tapi untuk saat ini tidak bisa. Pangeran Honshu benar-benar sedang tidak bisa untuk ditemui. Dan lagi ... kakak ingin berpamitan denganmu karena kakak harus segera kembali ke kekaisaran Fumio."


"Kakak pertama akan meninggalkan aku disini?" tanya Yona menyimpulkan ucapan Fujin.


"Benar. Kamu masih harus menjalani pengobatan dan pemulihan dalam satu pekan ini di dunia ras binatang. Luka pada dada atasmu memang sudah tidak terlihat, namun pada bagian dalam tubuhmu masih belum pulih sepenuhnya. Sedangkan untuk pengobatan yang disebabkan oleh serangan binatang spiritual yang menyerangmu saat itu, hanya bisa dilakukan oleh ras binatang." ucap Fujin menjelaskan.


"Kakak juga tidak bisa berlama-lama disini. Jadi, kakak akan kembali lebih dulu. Kakak juga memerintahkan Xiao Yu dan beberapa prajurit untuk menjagamu. Mereka akan menjagamu selama kakak tidak bersamamu."imbuh Fujin.


"Jaga sikapmu saat berada di tempat ini, karena ini bukanlah rumahmu. Apa kamu mengerti, Yona?" imbuh Fujin menatap lekat Yona.


Yona mengangguk dengan patuh, "Kakak pertama jangan khawatir. Aku akan menjaga sikap dan perilakuku. Kak Fujin berhati-hatilah ..."


Fujin mengangguk dan menatap hangat Yona, adik ketiganya yang saat ini berusia 17 tahun. Sangat tidak disangka kini gadis kecil yang terlihat paling ceria dan selalu membanggakan dirinya, kini sudah menjadi seorang gadis remaja yang begitu cantik.


Setelah cukup lama menatap Yona, Fujin segera meninggalkan kamar ini dan berniat untuk segera berpamitan dengan keluarga istana ras binatang.


...⚜⚜⚜...


Dua hari berlalu, namun Yona masih saja belum meninggalkan kamarnya. Bahkan dia juga masih belum bisa bertemu dengan Honshu. Disaat Yona menanyakan keadaan Honshu kepada tabib istana ataupun pelayan yang selalu mengantarkan makanan dan obat-obatan untuknya, mereka menjawab jika Honshu baik-baik saja dan hanya sedang diberikan beberapa tugas oleh ayahnya.


Namun karena merasa ada hal yang aneh, akhirnya Yona nekat untuk meninggalkan kamarnya dan berniat untu menncari tau sendiri dan mengunjungi Honshu.

__ADS_1


Jika memang dia baik-baik saja dan sedang mendapatkan tugas dari ayahnya itu akan lebih baik. Tapi saat itu aku melihat dia mengeluarkan dan memberikan batu bola ktistal jiwa miliknya untukku. Aku ... harus memastikan jika dia memang baik-baik saja.


Batin Yona menyentuh dada kiri atasnya, karena pada bagian tersebut terasa begitu berenergi dan sedikit berbeda dari biasanya.


__ADS_2