The Sun Warrior

The Sun Warrior
Mengepung Sosok Bercaping


__ADS_3

Saika mengulurkan tangan kanannya ke sisi samping. Seberkas aura kelam mulai terlihat dan membentuk sebuah pedang yang mengeluarkan aura kelam. Pedang itu adalah salah satu pedang andalannya, yaitu pedang pemotong jiwa.


Salah satu pedang andalan Saika yang bisa menyerap chakra dan mengeluarkan sihir dan ilusi yang kuat. Dengan pedang pemotong jiwa miliknya, Saika mulai menyerap energi spiritual milik Bakekujira dengan begitu mudahnya.


Siluman Bakekujira itu melolong hingga memekakkan telinga siapapun yang mendengarkannya. Dan lolongan itu akan sangat berdampak untuk orang yang memiliki tingkat teknik martial arts rendah.


Namun Saika yang sudah memiliki teknik bela diri dan mencapai tingkatan cukup tinggi tidak cukup terpengaruh akan hal tersebut. Ditambah lagi Saika sudah mengantisipasinya dengan salah satu teknik miliknya.


Namun satu hal yang tidak Saika ketahui, menyerang dan mendapatkan batu kristal serta energi spiritual milik siluman Bakekujira mungkin tidak akan terlalu sulit untuknya. Namun kutukan dari Bakekujira sangatlah mengerikan.


Bakekujira akan memberikan kutukan untuk seluruh makhluk yang menempati dunia fana ini. Sebuah kutukan yang dapat membawa kelaparan, wabah penyakit, kebakaran, dan berbagai jenis bencana dasyat lainnya.


Setelah beberapa saat akhirnya Saika berhasil mendapatkan energi spiritual dari siluman Bakekujira. Bahkan Saika bisa mendapatkan batu spiritual setelah mengalahkan siluman Bakekujira dengan pedang pemotong jiwa miliknya.


Saika tersenyum penuh kemenangan setelah mendapatkan apa yang dia inginkan. Dengam cepat dia memutuskan untuk segera meninggalkan Lautan Merah. Karena waktu yang tersisa untuk Lautan Merah yang terbelah kembali lagi adalah 15 menit.


Disaat Saika keluar dari goa di dasar Lautan Merah, terlihat beberapa prajurit dan ksatria yang sudah mengepungnya. Mereka adalah utusan dari kekaisaran Itsuki, kekaisaran Nobuhide, dan kekaisaran Fumio.


"Berhenti!!" tandas seorang jendral perang dengan pakaian zirah putihnya.


Dia adalah jendral perang dari kekaisaran Nobuhide-Nagamasa, yang ditugaskan untuk menangkap Saika.


Saika yang sudah memakai caping dan kain penutup wajah, kembali menurunkan capingnya dan bersiap dengan pedang pemotong jiwa miliknya dan mengacungkannya ke depan.


Fujin adalah salah satu yang mengepungnya saat ini. Dan tentu saja dia sangat mengenali pedang pemotong jiwa milik Saika, karena beberapa kali dia sudah pernah bertemu dengan Saika.

__ADS_1


Ternyata dia yang pernah mengincar Hokou bukanlah seorang pria. Melainkan seorang gadis. Dan dia adalah gadis yang pernah aku tolong dari siluman air saat itu. Dan seorang gadis yang terjebak bersama denganku di dimensi lain ketika kita berada di goa langit malam. Itu berarti dia adalah salah satu bagian dari sekte iblis. Tidak aku sangka, rupanya aku sudah berulang kali bertemu dengannya! Kini aku tak akan melepaskanmu lagi!


Batin Fujin masih menatap lekat sosok Saika yang lengkap dengan pakaian pria seprti biasanya.


"Menyerahlah! Sudah berulang kali kamu membuat masalah! Dan kini kamu telah mendatangkan kutukan besar dari siluman Bakekujira untuk kami semua! " tandas Nagamasa yang juga sudah bersiap dengan pedang andalannya.


Namun Saika tidak menyerah begitu saja. Dia malah menyerang dengan beberapa bayangan tangan kematian. Sebuah aura dan asap kehitaman pekat mulai mengitari semua orang yang sedang mengepung Saika.


Beberapa tangan dengan ukuran raksasa dengan aura kelam mulai keluar dari dalam pasir. Sedangkan Saika hanya mengontrol semua pergerakan sihirnya dari kejauhan dengan permainan tangann dan pedangnya yang sangat lincah.


Beberapa tangan raksasa kehitaman itu berhasil mencengkeram beberapa prajurit dan meremassnya hingga mereka kesulitan untuk bergerak dan bernafas.


Bukan hanya itu saja. Tangan-tangan sihir raksasa itu juga bisa menyerap chakra milik korban dan membuat Saika semakin kuat.


Fujin juga menggunakan pedang langit pengumpul awan surga miliknya untuk melawan serta menyerap energi sihir dan ilusi milik Saika, lalu menetralkannya kembali.


Disaat mereka semua disibukkan untuk melawan bayangan tangan-tangan sihir raksasa itu, sebenarnya Saika berusaha untuk menjauh meninggalkan Lautan Merah. Karena hanya dalam 5 menit lagi Lautan Merah akan kembali menyatu seperti sedia kala.


Fujin berusaha untuk mengejar Saika, namun bayangan tangan-tangan dengan elemen kegelapan milik Saika selalu saja menghalanginya. Sehingga semua itu sedikit menghambatnya.


Meskipun begitu Fujin tak menyerah dan masih terus untuk mengejar Saika. Bahkan kini Jendral Nobuhide Nagamasa juga sudah menyusulnya.


Sedikit cerita, Nagamasa adalah salah satu pemuda yang begitu mengidolakan Kaisar Zhou disaat Kaisar Zhou menjadi seorang panglima perang di kekaisaran Nobuhide ( dan disaat itu Zhou mengalami amnesia setelah diracuni dan dibuang oleh Zeus ). Nagamasa sangat berharap untuk menjadi murid Zhou sang Dewa Perang di periode tersebut ( untuk lebih detailnya bisa baca The God Of War ya ).


Kini Fujin sudah sangat dekat dengan Saika dan sudah hampir mencapainya ketika Saika melompat tinggi di udara dan menggunakan sebuah ilmu sihir untuk terbang.

__ADS_1


Namun disaat inilah Fujin mulai menyadari sesuatu. Dimana bagian ujung Lautan Merah yang terbelah ini mulai menyatu kembali. Dia sungguh merasa sangat terkejut bukan main. Karena masih ada beberapa prajurit dan ksatria yang berada di antara belahan Laut Merah tersebut.


Jika secara logika, mereka semua tak akan bisa mencapai daratan hanya dalam beberapa detik. Dan mereka tak akan selamat. Hingga akhirnya Fujin mulai bersiul dan berharap Hokou bisa segera sampai.


"Jendral Nagamasa, perintahkan para prajurit dan ksatria untuk segera pergi ke daratan dan meninggalkan tempat ini! Lautan Merah akan kembali menyatu. Aku akan berusaha untuk sedikit menahannya dan mengulur untuk menyatukannya kembali Lautan Merah ini!" ucap Fujin menatap Nagamasa dengan serius.


"Apa?! Tapi bagaimana mungkin kami meninggalkan pangeran pertama Fujin?" sahut Jendral Nagamasa keberatan.


"Percayalah padaku, Jendral Nagamasa! Aku akan segera menyusul kalian. Sebentar lagi Hokou akan segera tiba, selamatkan mereka bersama dengan Hokou." ucap Fujin penuh dengan penekanan.


Meskipun dengan berat hati, namun akhirnya Nagamasa hanya bisa mematuhi perintah dari Fujin. Dia juga sangat percaya dan Yakin kepada Fujin, karenq Fujin adalah putra dari seseorang yang selalu dikaguminya selama ini.


"Baik, Pangeran pertama Fujin. Jaga dirimu baik-baik dan segeralah menyusul kita!" ucap Nagamasa mempercayai Fujin.


Fujin hanya mengangguk samar dan segera bersiap dengan pedang langit pengumpul awan surga miliknya.


"Semuanya!! Segera pergi ke daratan!! Laut Merah akan segera kembali menyatu!! Segera tinggalkan tempat ini!!" seru Nagamasa kepada para prajurit dan ksatria.


Bersambung ...


...⚜⚜⚜...


Ilistrasi kekuatan tangan bayangan kematian yang penuh sihir milik Saika. Bisa menyerap chakra dan seluruh energi jika sudah terjerat olehnya. Bisa mengakibatkan kematian jika tidak bisa segera terlepas darinya.


__ADS_1


__ADS_2