Ultimate Internet Power

Ultimate Internet Power
Pengumumumumumuman


__ADS_3

Selamat pagi, Rakyat Noveltoon yang budiman dan budiwati.


Hari ini karena ada sedikit kesibukan buat persiapan Pilkada 2020 (Author jadi panitia di tps), Author update sore&malam.


Dan UIP sudah episode 50! Yay! Itu semua berkat dukungan kalian semua yang telah membaca, menekan tombol like, Favorit, komen, dan Vote sehingga Author selalu bersemangat untuk update. Author ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.


Jika ada pertanyaan mengenai UIP atau yang lainnya, silahkan komen di chapter pengumuman ini, Author akan menjawab setiap pertanyaan di bagian pengumuman ini. (edit, upload)


Terima kasih. Dan silahkan menikmati.


JUST INTERMEZZO


"Daru," ucap Frey yang tengah duduk di lantai dua atas bersama Daru.


"Hm?" balas Daru dengan santai.


"Menurutmu, apakah Dewa itu ada?" tanya Frey.


Daru diam sejenak dan menjawab, "Ada, yaitu Author."

__ADS_1


"Dewa author?" tanya Frey yang kebingungan karena baru mendengar mengenai keberadaan penulis mereka.


"Ya, dia yang menciptakan dunia ini, mengatur siapa saja yang ada di dunia ini, bahkan dia juga mengatur kegiatan kita, percakapan kita, apa yang kita pikirkan, dan dia juga yang menjadi alasan kita gagal melakukannya berkali-kali saat itu," jawab Daru merujuk pada kejadian 7 bulan yang lalu ketika mereka selalu gagal melakukannya karena berbagai sebab.


"Berarti, kita memang tidak memiliki kebebasan karena setiap tindakan kita diatur oleh si author?" tanya Frey lagi.


"Ya, bahkan 'apa maksudmu' yang akan kau katakan selanjutnya sudah diatur oleh author."


"Apa maksudmu?" Frey langsung menutup mulutnya dengan kedua tangan setelah sadar bahwa apa yang dikatakan Daru memang benar.


"Kan? Sebenarnya, keberadaan lima belas dunia yang aku ceritakan padamu dulu hanya dibuat oleh author kita. Masih banyak dunia yang diciptakan oleh author-author lain. Dunia-dunia tersebut terkumpul menjadi satu, dan itu disebut Noveltoon."


"Aku masih belum percaya, ayo kita melakukan itu sekarang sebagai bentuk kebebasan," ucap Frey sembari berusaha melepaskan pakaiannya.


Tiba-tiba, seekor jerapah muncul di lantai dua atas. Corak di tubuh jerapah itu tidak menunjukkan totol-totol hitam seperti jerapah pada umumnya, melainkan rangkaian huruf yang berbunyi, "Gangguan untuk kalian berdua."


Frey dan Daru memandangi jerapah itu dengan ekspresi sedatar-datarnya.


"Kan? Gangguan pun datang," ucap Daru.

__ADS_1


"Ini gangguan yang tidak masuk akal," balas Frey sembari memakai pakaiannya kembali.


"Walaupun tidak masuk akal, tetapi author tetap mengganggu kita. Lebih baik kita menikmati apa yang diberi oleh Author."


Mereka pun terdiam, menunggu Author untuk mengatur mereka berdua supaya bisa melakukannya.


Hanya candaan, tidak masuk dalam cerita.


Pertanyaan pembaca.


Apakah Daru akan pergi ke dunia yang lain atau hanya ada di dunia itu saja?


Jawab: Fokus cerita ini, dia tetap berada di dunia itu. Untuk dunia-dunia lain, akan muncul di judul yang berbeda. '-')



Kapan Author tidak jomblo lagi?


__ADS_1


Jawab: Saya akan balik bertanya kepada Anda. Kapan Anda siap untuk disantet? '-')


*siap-siap kembang tujuh rupa & kemenyan.


__ADS_2