
"Apapun yang kakak ku katakan abaikan!!! aku titip dia untukumu!" Mas Adi datang dengan kursi rodanya.
"Adi! Sudah kakak bilang! Istirahat!" Ujar Hilda menatap galak.
"Bukan seperti ini caramu kak, aku tau Cici mencintainya. Apapun yang dipaksakan tak akan pernah berakhir dengan baik! Apalagi ini soal perasaan! Dan kau memaksa dua orang yang saling mencintai untuk berpisah! Kau jahat kak!"
"Adi tapi kau..."
"Cinta bukan berarti harus bersama kan?" Ujar Mas Adi bertanya. "Aku melihat kau lah orang yang tepat untuknya dan dia juga memcintaimu berbahagialah!" Ujar Mas Adi tersenyum pada Louis.
"Terimakasih, aku akan mendoakan mu selalu!" Ujar Louis tersenyum, sebelum melangkah pulang pelukan kecil di berikan Louis untuk Mas Adi secara tulus.
"Adi...."
__ADS_1
"Aku sudah melakukan yang terbaik bukan kak?" Ujarnya bertanya kepada sang kakak.
"Ya...." Lirihnya kagum.
"Aku akan berjuang sembuh untuk menemani kakak dan melihat Rafi menikah. Aku mau melakukan pengobatan di luar negeri jika di perlukan! Kakak tak udah khawatir!"
...****************...
Sebulan berjalan dengan begitu singkat, Mas Adi memutuskan untuk pergi berobat ke rumah sakit yang di rekomendasikan sang kakak. Manjalani serangkaian pengobatan yang sangat memuakkan dan sakit pastinya. Bagaiamana pun ia harus sembuh kan? Ada sang kakak yang sangat tulus menyayangi dan menjaganya. Tak kan pernah Adi kecewakan sosok perempuan itu.
Cantik, gaun putih dengan juntaian panjang membalut tubuh Cici, ada Hilda dan Nana yang mendampingi di sisi kanan kiri.
Tak lupa dua anak tampan yang membawa sebuket bunga cantik berjalan lebih dahulu dari sang mempelai wanita.
__ADS_1
Bahagia, adalah akhir yang tak bisa di jelaskan hingga kapan akan menyelimuti kehidupan ketiga keluarga itu. Krikil kecil pasti akan ada di setiap bumbu rumah tangga. Tapi Cinta ada untuk saling menguatkan satu sama lainnya.
...~ END ~...
Tak semuanya akan berakhir memiliki pasangannya masing masing bukan? Setiap tokoh ada untuk saling mengisi dan melengkapi satu sama lain.
Yang pasti, Tuhan tak akan pernah tidur untuk sosok baik seperti Mas Adi yang masih berjuang. Kesembuhan pasti akan menghampirinya dan ia akan menemukan cinta kasih yang lebih besar yang di berikan oleh sang kakak, Hilda. Hingga tuturnya tak bisa mengucap syukur atas beribu nikmat yang Tuhan berikan nantinya.
Secarik kata :
Ucapan maaf author sampaikan dengan rasa hormat dan terimakasih yang tak bisa di ungkap oleh kata kepada semua pihak pembaca yang mau membersamai hingga detik ini.
Saya hanya seorang penulis kecil yang mengisi waktu luang di tengah kesibukan yang ada. Sangat jelas setiap novel yang saya berikan jauh dari kata sempurna bahkan memuaskan untuk setiap masing-masing individu. Terimakasih dan semoga kedepannya saya bisa menghasilkan karya yang memang di sukai di hati setiap orang yang membaca❤
__ADS_1
Jaga kesehatan dan berbahagialah selalu kalian semua... Aamiin...😊