USAI

USAI
Episode 10


__ADS_3

^^^Reza: ^^^


^^^Hai Ai, kamu kemana aja sih? Akhir-akhir ini sulit sekali dihubungi.^^^


Aira:


Maaf A'Reza, akhir-akhir ini aku sedang sibuk.


Aira terpaksa sedikit berbohong kepada Reza, padahal dirinya agak sedikit trauma dengan perkenalan di aplikasi kencan.


^^^Reza: ^^^


^^^Bagaimana, sekarang sudah senggang?^^^


Aira:


Sudah lumayan.


^^^Reza: ^^^


^^^Weekend ini kita jalan yuk.^^^


Aira:


Hah!? Jalan?


^^^Reza:^^^


^^^Iya jalan, kita jalan ke Bintaro Xchange.Tidak jauh kan dari rumah kamu, ajak Chelsee sekalian kita main ice skating.^^^


Aira nampak terkesan pada Reza karena Reza mengajak serta putrinya dalam pertemuan mereka yang pertama kalinya, tanpa pikir panjang Aira pun mengiakan ajakan Reza.


Aira:


Boleh, hari sabtu ya A'Reza.


^^^Reza: ^^^


^^^Oke, Jam 14.00 aku jemput ya, kamu jangan lupa share location.^^^


Aira:


Oke, aku share location sekarang saja ya.


Aira pun langsung mengirimkan alamat rumah tempatnya tinggal.


^^^Reza: ^^^


^^^Thank you Ai, see you this weekend.^^^

__ADS_1


Aira:


See you.


Sambil tersenyum aira menaruh kembali handphonenya kedalam tasnya, ia melihat jam di tangannya sudah waktunya ia menjemput putri semata wayangnya di sekolah.


"Ren, win, zam. Aku keluar sebentar jemput Chelsee, kalian teruskan pekerjaannya ya."


"Baik, Bu Aira." Ucap mereka bertiga secara kompak.


Lima menit sebelum Chelsee keluar dari kelasnya, Aira sudah tiba di depan sekolah putrinya, saat tengah menunggu putrinya keluar, salah seorang wali murid teman kelas chelsee menghampi Aira.


"Mom, saya dengar Chelsee mengalami speech delay. Tetangga di kampung saya ada juga loh yang seperti itu, sering-sering di ajakin ngobrol mom, agar lancar bicaranya." Ucapnya.


"Aku tidak sedang musuhan dengan putriku sendiri, tentu setiap saat aku berinteraksi dengannya." Gumam Aira dalam hati.


"Terima kasih atas perhatian dan masukannya, tapi perlu mommy ketahui putri saya selain terapi dasar di rumah bersama saya, ia juga rutin mengikuti terapi wicara dan terapi sensori integrasi bersama terapis profesional. Sekali lagi terima kasih, permisi." Aira pergi meninggalkan wanita tersebut, ia berjongkok menyambut putrinya yang berlari menghampirinya.


"Bagaimana tadi di sekolah?" Tanya aira sambil memeluk dan mencium pipi chubby putrinya, chelsee menganggukan kepalanya dengan riang.


"Kita pulang yuk." Aira menggandeng putrinya menuju parkiran sekolah.



Sesuai janjinya sabtu siang Reza menjemput Aira dan Chelsee di kediaman Aira.


"Ai, aku sudah berada di depan C&A Florist, ini kan toko bungamu?" Tanya Reza melalui sambungan telephone.


Dari pintu kaca tokonya ia melihat Reza keluar dari mobilnya, Aira dan Chelsee pun bergegas menghampirinya.


"Aku Reza." Reza mengulurkan tangannya.


"Aira." Aira menerima jabatan tangan Reza, Reza berjongkok mensejajarkan tubuhnya dengan Chelsee.


"Ini pasti princess Chelsee, benarkan?" Sapa Reza kepada Chelsee, Chelsee tersenyum sambil menganggukan kepalanya.


"Hari ini main sama Om Reza ya, kita jalan-jalan ke mall." Ucap Reza, kemudian ia kembali berdiri.


"Orang tuamu mana Ai? Aku boleh bertemu untuk pamit? Enggak enak dong ngajak main kedua bidadarinya tapi tidak izin." Ucap Reza kepada Aira.


"Orang tuaku sudah tidak ada, aku hanya tinggal berdua dengan Chelsee dan asisten rumah tanggaku."


"Oh sorry, aku benar-benar tidak tahu. Kalo begitu kita langsung berangkat yuk." Reza membukakan pintu mobil untuk Aira dan putrinya, barulah ia masuk ke dalam mobilnya.


Dalam perjalanan, Reza sempat bertanya mengenai kondisi yang di alami Chelsee sehingga mengalami speech delay.


"Chelsee mengidap mikrosefali, dimana ukuran lingkar kepala lebih kecil dari pada anak seusianya, sehingga menyebabkan perkembangan otak terganggu, saat ini ia mengalami keterlambatan bicara, serta keterlambatan motorik lainnya. Sehingga saat ini Chelsee haru rutin menjalani beberapa terapi untuk mengejar keterlambatan dan proses belajarnya. " Terang Aira.


"She's just different, not less. There is always hope as long as you never give up." Reza tersenyum sambil mengelus lengan Aira dengan lembut, memberikannya support.

__ADS_1


"Terima kasih ya."


Tiba di Bintaro Xchang, ketiganya langsung menuju tempat permainan ice skating.


"Ai, maaf dompetku tertinggal di mobil. Boleh aku pakai uangmu dulu? nanti aku akan ganti." Ucap Reza saat hendak membeli tiket masuk.


"Oh kalau begitu biar aku saja yang beli tiketnya." Aira pun membeli tiket masuk dan membayar sewa locker serta sarung tangan.


Reza mendudukan Chelsee di atas Skipper the Penguin, kemudian Reza mendorongnya secara perlahan.


"Want me to help?"  Reza mengulurkan tangan kirinya menawarkannya bantuan untuk Aira.


"No, thanks." Aira tersenyum sambil meluncur meninggalkan Reza dan Chelsee.


Reza tersenyum ternyata dugaan salah, Aira justru lebih jago dari perkiraannya, sambil mendorong Skipper the Penguin Reza menyusul Aira yang berada di depannya.


"Ai, kita lomba yuk." Ajak Reza.


"Lomba? Lalu Chelsee?" Tanya Aira.


"Pakai stopwatch, kita gantian. Bolak balik dari sini sampai ujung sana siapa yang paling cepat dia yang menang, setuju?"


"Hadiahnya apa?"


"Kalau aku menang, minggu depan kita jalan lagi. Kalau kamu yang menang, bebas deh kamu boleh minta apa saja. Deal?" Reza mengulurkan tangannya.


"Deal." Aira menerima tantangan dari Reza.


"Aku duluan ya, ni stopwatchnya." Reza memberikannya kepada Aira kemudian ia bersedia untuk meluncur.


"1, 2, Go." Setelah Aira memberikan aba-aba, Reza pun langsung meluncur.


"Wow, dia cepat sekali." Ucap Aira.


00.03.05 Aira menekan tombol stop saat Reza berada di hadapannya.


"Okay, sekarang giliranmu." Ucap Reza.


Aira pun bersiap, setelah Reza memberikan aba-aba ia langsung meluncur, Aira sudah berusaha semampunya namun ia tidak bisa mengalahkan Reza.


"00.05.39. Jadi minggu depan kita jalan lagi ya." Ucap Reza sambil tersenyum penuh kemenangan.


Puas bermain ice skating, ketiganya menikmati makan malam di mall tersebut, sebelum akhirnya Reza kembali mengantar Aira dan Chelsee pulang.


"Thanks ya Ai, Aku seneng banget bisa jalan sama kalian berdua." Reza menepikan mobilnya di depan kediaman Aira.


"Sama-sama A'Reza, kita juga seneng bisa jalan sama A'Reza."


"See you next week, princess." Ucap Reza kepada Chelsee.

__ADS_1


"See you Om Reza." Aira membantu Chelsee untuk menjawab.


"Hati-hati ya A'Reza, bye." Aira dan Chelsee masuk keluar dari mobil Reza, setelah mobil Reza sudah tidak terlihat barulah Aira mengajak putrinya untuk masuk ke dalam rumah.


__ADS_2