USAI

USAI
Episode 19


__ADS_3

Ikuti alurnya dengan sabar meskipun hati ingin ngegetok Aira dan ngarungin Reza.


Selamat membaca 😊


"Aira, will you marry me?" Ucap Reza, di bawah iringan lagu 'Thinking out loud' yang di bawakan oleh Ed sheeran dalam konsernya, dan riuh suara penonton yang ikut bernyanyi.


"Hah?" Aira memastikan apa yang di dengarnya tidaklah salah.


"Will you marry me?" Tanya Reza mengulanginya lagi, ia mengambil sebuah kotak cincin bludru dari dalam saku hoodie yang ia kenakan.


"Tapi keluargamu belum mengenalku dan Chelsee, byy. Bagaimana jika..."


"Aku sudah meminta izin pada mamah, dan mamah sudah merestui hubungan kita. Byy, di usiaku saat ini sudah bukan masanya lagi untuk main-main, aku betul-betul ingin mencari pendamping hidup yang bisa menemaniku di sisa usiaku dan aku sangat yakin kamulah orang yang tepat untukku." Reza menatap mata Aira dalam-dalam.


...So baby now...


...Take me into your loving arms...


...Kiss me under the light of a thousand stars...


...Oh darling, place your head on my beating heart...


...I'm thinking out loud...


...That maybe we found love right where we are...


...Oh baby, we found love right where we are (maybe)...


...And we found love right where we are....


Di bait terakhir lagu 'Thinking out loud' Aira menganggukan kepalanya sambil berkata "Yes, I will." Ia menerima Marriage Proposal kekasihnya.


Reza memasangkan cincin tersebut di jari manis Aira kemudian membawa Aira ke dalam pelukannya, ia menciumi kepala Aira secara bertubi-tubi "Thank you baby." Bisik Reza.


Di lagu selanjutnya Ed sheeran membawakan lagu 'Perfect', Reza berdiri di belakang Aira, kemudian melingkarkan tangannya di atas dada Aira.


Suasana kian intim saat Reza dan para penonton lainnya kompak menyalakan lampu sorot dari ponselnya, untuk menyinari arena stadion, ditambah dengan lantunan suara penonton mengikuti syair yang dinyanyikan Sheeran.


...I found a love for me...


...Oh darling, just dive right in and follow my lead...


...Well, I found a girl, beautiful and sweet...

__ADS_1


...Oh, I never knew you were the someone waiting for me...


...'Cause we were just kids when we fell in love...


...Not knowing what it was...


...I will not give you up this time...


...But darling, just kiss me slow, your heart is all I own...


...And in your eyes, you're holding mine....


Reza melepasakan pelukannya, ia memegang tangan Aira dan meminta Aira untuk berputar mengikuti alunan lagu.


...Baby, I'm dancing in the dark with you between my arms...


...Barefoot on the grass, listening to our favourite song...


...When you said you looked a mess, I whispered underneath my breath...


...But you heard it, darling, you look perfect tonight....


Reza menangkap tubuh Aira dan kembali memeluknya "You look perfect tonight." Bisiknya, ia mempererat pelukannya dan mencium pipi Aira.


Jeda beberapa menit, penyanyi berusia 30 tahun ini memenuhi permintaan penggemarnya. Secara mengejutkan ia kembali dengan mengenakan jersey tim nasional Indonesia berwarna putih dan kembali 'menggendong' gitar.


Sorak-sorai penonton kian riuh saat Sheeran dengan gitar akustiknya memainkan alunan musik dari lagu hit 'Shape of You'. Tak terkecuali dengan Aira dan Reza yang ikut bernyanyi sambil berjoged.


...I'm in love with the shape of you...


...We push and pull like a magnet do...


...Although my heart is falling too...


...I'm in love with your body...


...Last night you were in my room...


...And now my bedsheets smell like you...


...Every day discovering something brand new...


...I'm in love with your body...

__ADS_1


...Come on, be my baby, come on...


...Come on, be my baby, come on...


...I'm in love with your body...


...Come on, be my baby, come on...


...Come on, be my baby, come on...


...I'm in love with your body...


...Come on, be my baby, come on...


...Come on, be my baby, come on...


...I'm in love with your body...


...Every day discovering something brand new...


...I'm in love with the shape of you....


"Terima kasih Jakarta!" ucap Sheeran berpamitan dan menutupnya dengan lagu 'You Need Me, I Don't Need You'.


Pukul 02.30 dini hari Aira baru tiba di kediamannya, ada perasaan bersalah berkecamuk di benak Aira karena telah meninggalkan putrinya.


"Nanti kita akan ganti waktu untuk bermain bersamanya." Reza menggenggam tangan Aira, Aira menganggukan kepalanya.


"Sudah setengah tiga pagi, A'Reza mau menginap di sini?" aira menawari Reza untuk menginap di kediamannya.


Bukan tanpa alasan ia menawarinya menginap di kediamannya, pasalanya malam itu Reza terlihat sudah sangat lelah dan mengantuk sehingga ia tidak tega jika membiarkan Reza menyetir, sedangkan jarak antara kediamannya dengan kostan reza terbilang cukup jauh.


"Boleh deh byy, aku capek banget kayanya udah enggak kuat nyetir sampe kostan." Reza pu membuka sabuk pengamannya dan ikut masuk kedalam bersama Aira.


Karena malam itu kamar di rumah Aira sudah terisi penuh dengan beberapa karyawan wanita yang menjaga chelsee, terpaksa Reza tidur di ruang keluarga.


"Maaf ya byy kamu tidur di sini." Aira memberikan bantal dan selimut untuk Reza.


"It's okay byy, kamu masuklah, aku mau tidur." Reza mencium kening Aira kemudian ia merebahkan tubuhnya di atas sofa bed, hanya dalam hitungan menit, Reza tertidur dengan pulasnya.


Melihat Reza yang sudah tertidur lelap, Aira pun masuk ke dalam kamarnya untuk mengisyirahatkan tubuhnya, malam itu merasa puas bisa melihat secara langsung penyanyi favoritnya.


"Good night baby, maafin mamah ya tadi meninggalkanmu." Aira mengecup pipi chubby putrinya kemudian merebahkan tubuhnya di samping putrinya sambil memeluknya.

__ADS_1


__ADS_2