USAI

USAI
Episode 68


__ADS_3

Sudah lima belas menit lamanya Raditya dan anak-anak menunggu di dalam mobil, namun Aira belum juga menunjukan tanda-tanda kedatangannya.


"Pah, mama mana?" tanya Chelsee yang sudah mulai bosan menunggu Mamahnya yang tak kunjung datang, ia sudah tidak sabar mengunjungi pusara Alm.Reza.


Melihat putri yang sudah mulai bosan dan ia sendiri pun sudah mulai sedikit cemas terhadap Aira, akhirnya memutuskan untuk menyusul Aira "Papah, panggil mamah dulu ya. Kak Nath, tolong jagain Chelsee ssbentar ya" ucap Raditya kepada Nathalie.


"Ia Om" jawab Nathalie sambil menganggukan kepalanya, ia mengajak Chelsee untuk menonton film kesukaannya yaitu Disney zootopia, sementra Raditya turun dari mobil menyusul Aira.


Ia berjalan menghampiri istrinya, kejauhan Raditya melihat Aira masih nampak serius berbincang dengan Kartika.


"Mau bagaimana pun, Gilang adalah Ayah kandung Chelsee, kamu tidak bisa egois memisahkannya begitu saja, hanya karena Gilang dan Ambu pernah berbuat salah padamu. Ingat ya Ra, suatu saat Chelsee akan membutuhkan ayah kandungnya sebagai wali nikah di pernikahannya kelak, bukan ayah sambungnya yang sekarang!" ucap Kartika dengan tegas, ia nampak sangat kesal dengan Aira yang menolak untuk mempertemukan Chelsee dengan Putranya.


"Bu-bukan begitu maksudku Ambu..."


Sebenarnya Aira sama sekali tak bermaksud menolak ajakan mantan ibu mertuanya untuk datang menemui Gilang, hanya saja ia butuh waktu unntuk menjelaskan kepada Chelsee dan juga meminta izin kepada suaminya, ia tidak bisa serta merta begitu saja mempertemukan Chelsee dengan ayah kandungnya tanpa persiapan apa-apa.


Aira sangat memikirkan psikologis putrinya dan juga memikirkan perasaan suaminya.


"Aku setuju untuk mempertemukan Chlesee dengan ayah kandungnya" Raditya berjalan lebih mendekat ke arah istrinya.


Seketika Aira menoleh ke arah suminya dengan raut wajah cemas, dalam benaknya bertanya-tanya sejak kapan Raditya berada dibelakangnya, apa saja yang sudah di dengar olehnya, dan apakah Raditya merasa tersinggung dengan apa yang dikatakan oleh mantan ibu mertuanya.


"Tidak perlu cemas, sayang" bisik Raditya, ia merangkul dan mengelus bahu Aira.

__ADS_1


"Dimana Rumah Ambu? Aku akan ajak Chelsee menemui ayah kandungnya" tanya Raditya kepada Kartika.


"Disana" Kartika menunjukan rumahnya yang tak jauh dari kediaman Dara, rumah tersebut hanya berselang tiga rumah dari rumah Dara.


"Kalau begitu tolong tunggu sebentar, aku akan panggil Chlesee dan Nathalie" Raditya bergegas kembali ke mobilnya mengajak putrinya dan Nathalie keluar dari mobil, Chelsee sempat merengek enggan turun dari mobil karena tengah asik menonton.


"Hanya sebentar sayang, tuh kak Nathalie saja mau keluar" bujuk Raditya.


Melihat Nathalie yang telah turun dari mobil akhirnya Chlesee mau ikut turun dari mobil, namun ia meminta papanya untuk menggendongnya.


"Ayo senyum dong, nanti hilang loh cantiknya" dengan sedkit rayuan, Raditya mampu mengembalikan mood Chelsee. "Ayo kak" Raditya mengulurkan tangan kanannya menggandeng Nathalie, ia tak ingin Nathalie merasa di nomor sekiankan olehnya, karena bagi Raditya baik Ray, Chlesee dan Nathalie ketiganya merupakan amanah yang harus ia jaga tanpa membedakannya.


Ketiganya menghampiri Aira dan Kartika yang telah menunggunya, kemudian mereka bersama-sama berjalan menuju kediaman Kartika.


Aira nampak ragu, beberapa kali ia menoleh ke arah suaminya untuk meminta persetujuan darinya. Dan berkali-kali itu juga Raditya tersenyum sambil menganggukan kepalanya, ia mengizinkan Aira untuk menemui mantan suaminya.


Masih sambil menggendong Chelsee dan menggandeng Nathalie, Raditya mengikuti Aira dari belakang.


"Gilang... Ambu sudah pulang" Kartika mendekat ke arah putranya yang duduk di kursi roda memandangi langit dengan tatapan kosong.


Sudah hampir satu tahun Gilang menghabiskan sebagian besar waktunya hanya dengan duduk di atas kursi roda menadangi langit, ia nyaris tak memiliki semangat hidup pasca kecelakaan yang menimpa dirinya, di tambah beberapa bulan sejak kecelakaan tersebut istrinya pergi meninggalkannya karena tak bisa menerima kondisi Gilang.


"Ambu pulang bersama Aira" ucap Kartika.

__ADS_1


"Aira?" seketika Gilang menoleh kearah ibundanya, Kartika tersenyum sambil menganggukan kepalanya, kemudian ia meminta Aira untuk mendekat menemui Gilang.


"Temuilah" bisik Raditya sambil mengelus lengan Aira, ia mengizinkan istrinya untuk menghampiri mantan suaminya.


Perlahan Aira pun mendekat ke arah Gilang, ia mencoba tersenyum pada pria yang telah mencampakan dirinya dan putrinya yang kala itu masih dalam kandungannya.


Sesaat Gilang menatap lekat-lekat wajah Aira, ada pancaran kerinduan yang teramat dalam kepada Aira, ingin sekali rasanya ia memeluk Aira kembali.


"Aira... Ra, maafin aku" Gilang meraih tangan Aira, ia hendak bersimpuh di depan Aira, namun dengan sigap Aira menahannya, ia tak ingin putrinya berfikir jika dirinya memiliki masalah dengan orang lain.


"Sudahlah, semuanya sudah usai dan berlalu. Kini aku dan suami berserta anak-anakku datang untuk menjenguk A'Gilang" Aira menoleh ke arah Raditya, memintanya untuk mendekat "Kami doakan semoga A'Gilang lekas sembuh" Aira meminta Nathalie dan Chlesee untuk menyalami Gilang secara bergantian.


Mata Gilang tertuju pada Chelsee yang turun dari gendongan Raditya, wajah cantik yang sekilas sangat mirip dengan dirinya itu meraih tangannya "I wish I was a magician so I could make you fit and healthy with the wave of a wand, uncle!" ucap Chelsee.


"Uncle?" tanya Gilang, ia menatap Aira seolah bertanya apakah bocah yang berada di hadapannya ini adalah putrinya.


"Maaf kami tidak bisa berlama-lama, karena kami sedang ada acara keluarga. Mungkin lain kali kami akan berkunjung lagi kemari, sekali lagi kami doakan semoga A'Gilang lekas sembuh" Aira tak ingin membahas mengenai putrinya secara langsung di hadapan putrinya.


"Ayo salam dulu sama Ambu" Aira meminta Chelsee dan Nathalie menyalami, kemudian ia beralih ke Raditya "Bolehkah aku bicara dengan A'Gilang?" tanya Aira.


Raditya terdiam sesaat, ingin rasanya mengatakan 'Tidak' ia tak bisa membohongi perasaanya jika ia sedang cemburu "Aku dan anak-anak akan menunggumu di luar" Raditya mengecup kepala Aira kemudian ia pamit kepada Gilang dan Kartika barulah ia membawa Chelsee dan Nathalie keluar.


"Maaf, aku belum bisa mengatakan jika A'Gilang adalah ayah kandung Chelsee karena pasti ia akan syok, tapi suatu saat jika Chelsee sudah siap, aku pasti akan mengatakannya. A'Gilang bisa datang atau menghubungi kami kapan pun A'Gilang mau, buatlah bonding dengannya agar ia bisa mudah menerima A'Gilang" Aira memberikan selembar kartu nama kepada Gilang, kemudian ia pamit pergi dari kediaman mantan suaminya.

__ADS_1


__ADS_2