USAI

USAI
Episode 44


__ADS_3

🚫 Bijak dalam membaca, bab ini mengandung unsur 21+


Usai menggelar acara respsi pernikahannya, Raditya mengajak istri dan anaknya beristirahat di kamar hottel, tangan kanannya menggendong Chelsee yang baru saja tertidur di bahunya sedangkan tangan kirinya menggandeng tangan Aira.


"Bu Aira, Pak Radit... " Asisten rumah tangga Aira berlari mengejar keduanya.


Aira dan Raditya pun menoleh ke arah asisten tumah tangganya yang memanggilnya.


"Ya ada apa bik?" tanya Aira.


"Non Chelsee biar tidur sama bibik saja"


"Chelsee akan tidur dengan kami, bibik istirahat saja" ucap Raditya kemudian ia kembali menggandeng Aira masuk kedalam lift.


"Bang Radit yakin malam ini Chelsee tidur bersama kita?" tanya Aira. Raditya hanya tersenyum menatap Aira dengan tatapan menggoda, kemudian ia mencium tangan istrinya.


Sesampainya dikamar Raditya dengan perlahan merebahkan tubuh Chelsee diatas tempat tidur "Good night sweety" Raditya mengecup kening Chelsee dan mengelus kepalanya.


Sementara itu Aira memilih membersihkan make up dan merapihkan rambutnya dikamar mandi 'lelah sekali badanku' Aira memutuskan berendam sebentar untuk mengembalikan kesegaran tubuhnya.


Ia membuka seluruh pakaiannya kemudian masuk kedalam bathtub yang telah berisi air hangat, tidak lupa ia menyalakan musik klasik agar terasa lebih rileks.


"Ah segarnya" Aira sangat menikmati moment berendamnya, namun tiba-tiba saja pintu kamar mandi terbuka.


Ceklek


Raditya masuk ke dalam kamar mandi, ia berjalan mendekat ke arah aira yang tengah berendam, tepat di hadapan Aira, Raditya membuka handuk yang terlilit di pinggangnya.

__ADS_1


Jantung Aira berdegub sangat hebat melihat tubuh polos suaminya masuk ke dalam bathtub dan duduk di belakangnya.


"I miss you baby" bisik Raditya, ia meraih pinggang Aira kemudian memeluknya erat.


Beberapa hari tak bertemu dengannya membuat sangat rindu, terlebih saat Winda mengirimkan foto Aira tengah menangis di acara pengajian di rumahnya, rasanya Raditya ingin sekali menghampiri Aira namun ia tak bisa melakukan hal itu karena dirumahnya tengah menggelar acara adat.


"Akhhh..." Aira menggeliat saat Raditya mencium dan memberinya gigitan kecil di tengkuk Aira sambil meraba paha mulus istrinya.


"Kita jamaah dulu yuk" Raditya beranjak keluar dari bathtub, kemudian membersihkan diri dan berwudhu "Sayang aku tunggu didepan ya" ucapnya sebelum keluar dari kamar mandi.


"Ia sebentar ya bang Raditya" Aira bergegas menyusul suaminya untuk beribadah bersamanya, ia masih tak percaya jika kini telah ada seseorang yang akan terus menjadi imamnya.


"Sudah?" tanya Raditya sambil menoleh ke belakang, Aira menganggukan kepalanya pertanda dirinya sudah siap.


Keduanya menjalani ibadah dengan khusyuk, hingga di akhir salam mata Aira mulai bekaca-kaca terlebih saat Raditya memegang keplanya dan membacakan doa-doa, buliran-buliran bening itu jatuh membasahi pipinya.


"Kenapa sayang?" Raditya menghapus air mata Aira.


"Kenapa?" Raditya membawa Aira kedalam pelukan hangatnya sambil mencium puncak kepala Aira "Apa ada hal yang membuatmu sedih?"


Lagi-lagi Aira menggelengkan kepalanya "I am happy to have you as my husband" ucap Aira terbata-bata. Raditya merangkum wajah Aira menatap matanya "Aku yang beruntung dicintai oleh dua bidadariku, kamu dan Chelsee" ia mencium kening Aira dan memeluknya kembali.


Aira menghapus sisa air matanya kemudian melepaskan pelukan Raditya "Aku kekamar mandi dulu ya sebentar" ucap Aira sambil melepas mukena yang ia kenakan, Raditya menganggukan kepalanya "Biar aku saja yang merapihkannya" ia mengambil mukena Aira dari tangannya.


"Terima kasih ya" ucap Aira sambil mengecup pipi Raditya, ia berlalu pergi masuk ke dalam kamar mandi. Didalam kamar mandi Aira mulai mengganti pakaiannya dengan lingerie berbahan satin, berwarna nude yang memiliki aksen renda membuat Aira nampak anggun dan juga sexy.


Tidak lupa Aira juga memoles wajahnya dengan make up tipis agar telihat lebih fresh, terakir ia mengenakan lotion di seluruh tubuhnya dan meyemprotkan minyak wangi Dior Homme 2020 by Christian Dior untuk memberikan kesan menggoda.

__ADS_1


Aira berjalan perlahan menghampiri Raditya yang tengah menonton film di netflix, ia menutup rapat pintu penyekat area tempat tidur dengan area tempat menonton agar putrinya tak terganggu dengan aktivitasnya bersama suaminya. Ia mengambil remote televisi di atas meja kemudian mengganti film yang di tonton oleh Raditya dengan musik romantis milik Harry Styles yang berjudul She.


Sambil tesenyum dengan tatapan menggoda, Aira melepar remote tersebut ke sofa sambil mendekat ke arah Raditya dan duduk di pangkuannya menghadap Raditya, ia membelai wajah raditya dengan lembut.


"Baby, can you kiss me more?" Aira mencium bibir Raditya dan meluma*nya dengan penuh gairah.


Raditya sangat terkejut dengan perubahan sikap Aira yang selama ini terkesan cuek dan enggan untuk di sentuh, bahkan hampir tak pernah membalas pelukannya, namun malam itu Aira terlihat sangat menggoda dirinya.


Raditya merasa tertantang dengan permainan Aira, ia membalas ciuman istrinya lebih dalam, menyesapi bibir lembut milik istrinya dan memainkan lidahnya. Tak berhenti sampai disitu Raditya merobek lingerie tipis yang membalut tubuh indah istrinya, ia turun kebawah memberikan kecupan dan gigitan kecil dileher Aira sambil meremas dengan lembut dada Aira.


"Akkkhhh..." Aira mendesah ketika Raditya ******* kedua puncak dadanya secara bergantian sambil memainkan kedua puti*g Aira, Raditya semakin turun kebawah melepas G-stri*g yang dikenakan istrinya.


Wajah Aira memerah ketika Raditya memandangi bagian sensitifnya sambil memainkannya dengan jarinya.


"Kenapa ditutup? Aku mau" Raditya menyingkirkan tangan Aira kemudian langsung meluma*nya dengan rakus "Aaakkkkkhhh.... baby..." Aira menggeliat hingga beberapa kali ia mengeluarkan pelepasannya.


Seolah tak ingin kalah dari suaminya, Aira merubah posisinya ia melepaskan seluruh pakaian yang dikenakan oleh Raditya, ia sempat menarik nafasnya ketika ia melihat asset milik suaminya berdiri kokoh, tanpa ragu Aira meluma*nya dan memainkannya dengan lidahnya.


"Akkkhhh... deepest, baby" dengan perlahan Raditya mendorong kepala Aira agar ******* lebih dalam lagi.


Bukan hanya memperdalam Aira juga mempercepat ritmenya, hal ini membuat Raditya semakin mende*ah dengan hebatnya namun Aira tak membiarkan suaminya melakukan pelepasan, ia kembali merubah posisinya dengan duduk di pangkuan Raditya.


"Aku pakai pengaman dulu ya" ucap Raditya.


"Tidak usah sayang, aku sudah siap"


"Benarkah?" dengan scepat kilat Raditya menidurkan tubuh Aira agar istrinya berada di posisi bawah dan ia langsung memasukan bagian sensitifnya ditubuh Aira.

__ADS_1


Dengan dua kali hentakan tubuh Raditya masuk dengan sempurna, ia memacu tubuhnya semakin cepat membuat Aira kembali mengeluarkan pelepasnya dan ia pun mengeluarkan pelepasannya menyemburkan lahar hangat di rahim Aira.


"Thank you baby" Raditya mencium perut dan kening Aira, ia membawa Aira kedalam dekapan hangatnya.


__ADS_2