Yang Terkuat Di SMA

Yang Terkuat Di SMA
Chapter 36 : Kesungguhan


__ADS_3

"Heh, Onii-chan memiliki adik yang imut rupanya? Namamu Karin bukan? Sepertinya aku harus minta maaf karena mengambil kakakmu."


Mendapatkan pernyataan yang menggoda dari Risa, membuat sosok gadis itu mengerutkan alisnya, dia memiliki rambut hitam panjang dengan setelah pakaian SMP yang menarik dengan tubuh kurus dan kecilnya.


Namun Risa salah akan satu hal.


"Aku tidak peduli, kakakku sudah meninggalkan rumah dia tidak lebih dari orang asing bagiku."


Itu penyataan yang cukup membuat Risa terkejut hingga balik melirik ke arah Nio, jika dia tak peduli sejak awal seharusnya dia mengabaikannya saja, akan tetapi ia repot-repot menyapa mereka.


"Apa kalian sedang bertengkar atau sesuatu? Aku tahu bahwa Nio itu sedikit Siscon jadi jelas ada yang salah di sini."


Nio hanya mengabaikan perkataan itu dan mencoba menutupinya.


Walau adiknya tampak memperlakukannya sedikit kejam fakta bahwa Karin menyayangi kakaknya adalah hal benar, ia hanya seorang yang tidak bisa menunjukan ekpresinya terlebih jika terlalu dekat, orang itu akan bertindak.


"Maaf Risa, aku malah melibatkanmu dalam keadaan ini."


"Aku tidak keberatan, aku anak tunggal sepertinya menyenangkan punya saudara," sementara Risa acuh tak acuh selagi menikmati minumannya, Karin melanjutkan.


"Kakak benar-benar sudah berubah, ada apa denganmu yang dulu?" perkataan itu disisipkan nada sarkasme tapi tidak berpengaruh pada Nio.


"Aku hanya tidak ingin melangkah di jalan yang ditunjukkan orang itu, kamu juga tahu bukan."


"Tapi apa yang kakak lakukan hanyalah membuang bakatmu untuk orang-orang bar-bar di sini."

__ADS_1


"Gadis kecil, perkataanmu sangat kasar loh."


"Jangan memanggilku gadis kecil, tante."


"Tante, apa aku terlihat seperti tante-tante bagimu?"


"Orang yang menggoda laki-laki lebih pantas disebut seperti itu."


"Ya ampun."


"Apa kau tahu senjata terkuat manusia?"


Risa mengangkat tangannya seolah itu memang jawaban mudah baginya.


"Tentu saja, kekerasan bukan, itulah kenapa bukti empat sekolah bertarung sampai sekarang."


"Karin?"


Hanya dengan memanggilnya. Karin segera menutup mulutnya.


"Aku akan pergi, semoga aku tidak bertemu denganmu lagi."


Dia berjalan pergi dan pengawal wanita yang menunggunya di luar mengikutinya dari belakang.


"Gadis yang imut, dia sengaja ke sini untuk bertemu denganmu."

__ADS_1


"Karin memang gadis seperti itu."


"Aku sedikit penasaran kenapa ia bilang monster padamu? Kau tidak punya alasan untuk menutupinya sekarang jadi."


"Kau sudah tahu dimana sekolahku berasal bukan," balas cepat Nio.


"Ah, sekolah elit itu."


"Walau terlihat biasa dari luar sebenarnya sekolah itu menerapkan sistem yang cukup mengerikan dimana satu sama lain tak terkecuali kelas atau kelas lainnya bersaing untuk mengeluarkan satu sama lain lewat sebuah poin tertentu."


"Heh."


"Alasan kenapa sekolah itu memiliki siswa paling sedikit sepanjang sejarah karena akulah yang melakukannya."


Risa dari awal sudah memiliki sedikit analisa ke arah sana, tapi mengingat Nio yang sekarang sedikit berbeda pasti ada sesuatu kejadian yang membuatnya seperti itu, itulah yang membuatnya penasaran namun Risa memiliki temponya sendiri, saat waktunya seorang mengetahuinya maka itu akan terjadi, terburu-buru hanya membuat seseorang menjadi ceroboh dan gagal.


"Pantas saja adikmu mengatakan hal itu, Risa rasa dia ada benarnya."


"Setelah mengetahuinya apa kau akan menjauh dariku?"


Nio sedikit mengharapkan itu namun Risa jelas memiliki pemikirannya sendiri.


"Tentu saja tidak, entah kau dan Risa, kita berdua tidak normal, ini berarti kita akan lebih dekat kedepannya.. dari awal Risa sudah tahu, pertarungan di atas atap itu sebenarnya kau tidak serius bukan? Bahkan Risa merasa aneh kenapa kau sekuat ini tapi hanya bermain-main dengan yoyo, bukannya itu menarik."


Risa mengatakannya dengan wajah memerah selagi meletakan jarinya di bawah bibirnya.

__ADS_1


Orang ini memang brutal, Nio bisa tahu di balik seragamnya dia pasti menyembuhkan dua sampai tiga senjata api di sana.


__ADS_2