
Keesokan harinya di kantor
Jhon yang sedari tadi melihat tuannya terlihat gusar dan tidak bisa berkonsentrasi.
"Kenapa anda harus menahannya tuan?
"Apa maksudmu Jhon memangnya aku seperti sedang menahan apa?
"Kenapa tidak anda katakan saja pada gadis itu kalau anda menyukainya.
"Hmmm kau juga sudah menyadari rupanya kalau aku menyukainya.
"Iya tuan saya tau.
*Bagaimana mungkin tidak tau kalau anda selalu bertingkah seperti remaja kegirangan saat ada didekat gadis itu.Jhon
"Kalau kau saja tau,lalu kenapa dia seperti tidak menyadarinya ya?
"Saya rasa nona Dara bukan tidak menyadarinya tuan,hanya saja sepertinya dia sedang berusaha tau diri tentang posisinya sekarang.Dia bukan tipe gadis tamak yang akan memanfaatkan keadaan untuk keuntungannya sendiri.
"Kau benar,dia memang gadis yang polos,berbeda dengan gadis-gadis lain yang mencoba mendekatiku, sebenarnya aku bukan hanya ingin dia menyadari perasaanku,tapi aku juga ingin dia punya rasa yang sama juga.Aku ingin terlihat berwibawa,menawan,dan keren didepan Dara.
"Saya rasa,tidak ada wanita yang tidak melihat anda sebagai orang yang berwibawa,menawan dan keren tuan.
"Aku akan mulai membawanya bekerja Jhon,biar dia bisa lihat betapa kerennya aku sebenarnya.Dengan ekspresi wajah yang sangat yakin Karl mengatakannya seperti baru saja mendapat ide yang sangat brilian,dia tersenyum puas.
*Terdengar seperti ide konyol yang ujung-ujungnya membuatku repot.Jhon
__ADS_1
"Jhon...siapkan baju yang sesuai untuk Dara, baju-baju yang terlihat elegan tapi tidak mencolok,aku tidak mau dia jadi pusat perhatian,hanya aku yang boleh memperhatikannya.
*Sudah kuduga aku juga yang harus mengurusnya.Jhon
"Memang apa yang akan dia lakukan saat ikut anda bekerja tuan?
"Tidak perlu melakukan apa-apa,hanya cukup melihatku saja.Aku akan membawanya besok saat bertemu klien,biar dia lihat betapa lihainya aku saat bernegosiasi.
*Dia pasti bosan setengah mati kalau hanya disuruh menunggu dan melihat anda bekerja.Yaahh tapi siapa yang perduli Selama anda merasa senang lakukan saja apa mau anda tuan.Jhon
Sore hari di mansion.
Seperti biasa Dara menyambut kedatangan Karl pulang kerja,namun yang berbeda kali ini bukan hanya dia menerima jas dan tas kerja Karl,tapi Jhon juga menyerahkan sebuah paper bag besar berisi baju-baju formal.
"Apa ini tuan?tanya Dara kepada Jhon.
Dara yang memang tidak pernah membantah apapun selama bekerja,hanya berfikir ini salah satu tugas tambahan untuk dirinya sekarang.
"Baiklah tuan,jadi jam berapa besok saya harus bersiap?
"Kau akan berangkat pagi besok bersama dengan kami.
Paginya..
mereka bertiga sudah bersiap pergi sekarang.
penampilan Dara yang berbeda hari ini membuat Karl sangat terkesan.
__ADS_1
Mengenakan celana kain berwarna navy,disertai blazer dengan lengan tiga per empat warna serupa.Dengan dalaman blouse berwarna hitam,dimasukkan kedalam celana serta ada sabuk kecil menghiasi.Sepasang sepatu high heels berwarna abu-abu tua,dan sebuah hand bag warna putih.Sangat pas dan terlihat elegan dikenakan oleh Dara,dengan rambut terurai dan make up natural membuat Dara terlihat sangat menawan.
"Nona Dara hari ini terlihat cantik ya tuan..
"Iya dia sangat menawan..
Sambil tersenyum Karl memperhatikan Dara dari jauh.
"Hei hanya aku yang boleh memperhatikan dia.
Karl sewot menanggapi ucapan Jhon.
"Maaf tuan,anda jadi menunggu saya bersiap.
"Tak apa,ayo kita berangkat.
Tidak seperti biasanya kali ini Karl berbicara dengan nada lembut kepada Dara.
Saat didalam perjalanan..
Karl membayangkan saat dirinya melakukan negosiasi Dara akan melihatnya dengan tatapan takjub,ya..dia bertekad akan membuat Dara terkesan hari ini.
Dara memikirkan apa yang kira-kira akan dia lakukan nanti,karena sebelumnya dia bekerja di restauran jadi dia pikir mungkin saja Karl akan menyuruhnya melayani klien untuk perjamuan makan.
*Tapi kenapa tuan tidak mengatakan apa-apa tentang apa yang harus aku lakukan nanti ya.
Dan Jhon dia membayangkan kalau nanti tuannya akan bertingkah sok keren,dan Dara yang akan terlihat sangat bosan karena tidak mengerti kalau tuan Karl sedang berusaha tebar pesona pada dia.
__ADS_1
Ketiga orang ini sedang membayangkan plot cerita tentang apa yang akan terjadi nanti dengan versi mereka masing-masing.