Yes I Want You

Yes I Want You
Makam Kiara.


__ADS_3

Mobil terus melaju ke pinggiran kota,melewati sebuah tempat yang sepi banyak pohon-pohon besar dan rindang sepanjang jalan,kemudian mereka memasuki area pemakaman mewah.


Karena suasana pemakaman di Indonesia sangat berbeda dengan ditempat ini, Dara sempat tidak menyadari mereka sedang berada di area makam.


Dara pikir mereka berada disebuah taman.Sampai saat mereka telah menaiki anak tangga yang agak tinggi,setelah sampai diatas barulah terlihat makam-makam yang tertata rapi.Dengan batu nisan yang bagus-bagus.Terlihat sekali kalau ini areal pemakaman orang-orang kaya.


*Oh jadi ini pemakaman,hampir saja kukira ini taman.Dara


Mereka bertiga berjalan dalam diam, Dara sama sekali tidak tau mau ke makam siapa mereka sekarang.Sampai tiba didepan sebuah makam.Dara membaca nama pada nisan itu."Kiara Morgan.


Masih tidak tau siapa itu,tapi Dara tak berani bertanya.


Karl bergerak lebih mendekat ke makam Kiara, saat Dara akan mendekat juga,Jhon menahan tangannya.


"Kita tunggu sedikit jauh,kita tunggu disebelah sana.


Jhon menuntun Dara sedikit menjauh dari makam.


Melihat Jhon menggandeng tangan Dara Karl memperingati


"Jhooooonnnn....


Jhon seketika tersadar dan melepaskan tangan Dara.


"Maaf tuan.


Jhon dan Dara duduk menunggu di bangku yang berjarak beberapa meter dari tempat Karl berdiri.


Karl duduk disebelah pusara kiara.Meletakkan bunga yang tadi dia bawa diatas nisannya.


"Hai Kiara....ku datang lebih awal,aku ingin mengenalkan mu seseorang ,hari ini aku membawa seorang gadis,entah menariknya dimana


tapi dari pertama kami bertemu aku sungguh tertarik padanya, aku belum menyatakan perasaanku padanya,aku masih ragu,aku takut kehilangan lagi.Lagi pula aku juga tidak yakin kalau dia juga menyukaiku.


dia bekerja di mansion ku sekarang,jadi pelayan pribadiku.

__ADS_1


Dia berasal dari Indonesia,kurasa aku akan belajar bahasanya juga,aku tau dia sering menggerutu dibelakang ku pakai bahasanya sendiri.Aku jadi tidak tau harus marah atau tertawa saat dia melakukannya.


Dan kurasa dia gadis yang polos dan tulus,kadang aku berfikir dia sedikit bodoh,tapi itu sangat menggemaskan.Ya...kadang juga itu membuatku jengkel.Hehehe


Karl berbicara sambil tertawa getir.


Sedetik kemudian wajah Karl berubah menjadi serius.


"Maafkan aku sayang,aku tidak bermaksud menghianati cinta kita.Seandainya kau masih ada bersamaku,kau tau kalau ini tidak mungkin terjadi.


Baiklah aku harus pergi sekarang,kelinci bodohku sudah menunggu.


Karl mencium jari-jarinya sendiri kemudian dibelai kan pada nisan Kiara.


Saat Karl mulai berdiri Jhon langsung bangkit dari tempatnya duduk lalu menghampirinya.Dan dara mengikutinya.


"Baiklah kita pergi sekarang,aku sudah selesai.


Jhon tidak menjawab hanya menunduk tanda siap.


"Hei kau ingin tau kan dimana gadis yang fotonya tadi ada di handphoneku?Dia sedang berbaring disitu.


Sambil mengarahkan kepalanya ke makam Kiara.


Kemudian beranjak pergi.


Dara terkejut,dia jadi deg-degan,dia tidak menyangka kalau gadis cantik itu sudah meninggal.


"Hmmm sebentar tuan...


kemudian tanpa menunggu persetujuan Karl,Dara mendekat dan berlutut didepan makan Kiara.


"Nona cantik....,maaf aku tadi sempat sebal padamu dan tuan Karl,aku sungguh tidak tau kalau kau sudah tenang berada disini.


Dara kemudian mengambil handphonenya dari dalam tas,kemudian melepaskan gantungan yang dia pasang disitu.Gantungan boneka akrilik berbentuk kaktus yang tersenyum.

__ADS_1


"Maaf juga aku tidak membawakan mu bunga.Sebagai gantinya kuberikan ini padamu.Kurasa ini akan jadi lebih awet dari ada bunga yang dibawa tuan Karl.


dara meletakkan gantungan itu disebelah bunga yang dibawa Karl tadi.


Nanti kalau tuan Karl mengajakku kesini lagi aku berjanji aku akan bawa bunga yang bagus,dan berdoa yang benar untukmu.


"Semoga kau sekarang dalam keadaan tenang didalam dekapan tuhan,amin.


Karl yang berdiri tak jauh dari situ meskipun samar-samar tapi masih bisa mendengar apa yang dikatakan Dara.Dia merasa hatinya menghangat melihat dan mendengar apa yang Dara lakukan.


Dara berdiri kemudian menyusul Karl dan Jhon yang sudah terlebih dulu mulai berjalan.Saat Dara sudah berjalan mensejajari mereka,lalu Karl berkata


"Jadi kau sempat kesal padaku tadi pagi?


"Ehh maaf tuan...


"Baiklah nanti malam aku akan menghukum mu.


"Hah apa yang mau tuan lakukan?


Dara berbicara dengan intonasi agak tinggi sambil menyilang kan tangannya menutupi dada.


"Kenapa kau menutupi dada mu seperti itu Memangnya kau pikir apa yang mau aku lakukan hah...???


"Tidak tau tuan.


"Kau pasti sudah memikirkan yang tidak-tidak ya,dasar gadis mesum.


Goda Karl sambil tersenyum nakal,dan kemudian meraih pinggang Dara menariknya mendekat ke tubuh Karl.


"Ah..... tidak-tidak tuan.....


Dara berteriak kecil lalu berlari mendahului Karl.


Karl tertawa kecil melihatnya.Kemudian dia menoleh lagi kebelakang melihat ke arah makam Kiara.Meskipun makam Kiara sudah tidak terlihat dari tempatnya berdiri sekarang.

__ADS_1


"Kiara sayang,bantu aku untuk yakin.


__ADS_2