Yes I Want You

Yes I Want You
Ciuman pertama


__ADS_3

Sambil berjalan mencari restoran cepat saji yang Dara maksud Jhon berusaha menjelaskan pada Dara


"Maaf nona tapi tuan tidak biasa makan direstoran cepat saji seperti ini.


"Ohh makanya biar pernah.


Santai saja Dara menjawab.


"Biarkan saja Jhon kita lihat seburuk apa makanan yang dia mau itu.


Sahut Karl.


Setelah sampai Dara memesan ayam goreng dan kentang.Jhon dan Karl mengunggu dimeja yang terpisah.Karl sama sekali tidak menyentuh meja di depannya.Dia merasa mungkin saja meja ini telah ditempati oleh jutaan orang jadi pasti sangat kotor.


Dara sampai dengan membawa nampan berisi penuh makanan untuk mereka bertiga Dara membaginya menjadi 3 sama banyak.


"Tuan jhon,duduklah disini bersama kami.Kenapa harus duduk terpisah seperti itu?


"Kemari lah Jhon.


Baru setelah Karl yang berbicara Jhon mau pindah.


"Cukup panggil saja nama saya nona.Tidak perlu sungkan.


"Yah..... terserah kau saja.


Tanpa memperdulikan kedua pria ini Dara mulai makan dengan lahap,sedangkan Karl hanya memperhatikan tanpa menyentuh makanannya sama sekali.


"Ah ayam ini enak sekali,seandainya ada nasi putih dan sambel bawang,pasti lebih nikmat.


Jhon yang merasa lapar akhirnya ikut makan juga.


"Apa itu sambal bawang nona?


Dara menjelaskan panjang lebar tentang sambal bawang yang dirindukannya itu.


"Kapan-kapan kalau kau mau aku bisa membuatkannya untukmu.


Kata Dara diakhir kalimat.


"Hei memangnya siapa yang memperbolehkan mu memasak untuk Jhon hah..


"Iyaaa....iyaaa aku masak untukmu juga nanti.Tapiii kenapa kau tidak menyentuh makananmu.Ini sudah lewat jam makan siang kan.Kau juga pasti lapar,sudah makan saja


"Tidak...


Jawab Karl dengan angkuh.


Dara lalu memotong ayam yang ada ditangannya.Mengolesinya dengan sedikit sauce lalu mengarahkannya pada karl,berusaha menyuapinya.


"Ayo buka mulutmu,aku suapi.Dasar manja


Dimarahi oleh Dara Karl bukan marah malah terlihat senang,hari ini Dara bersikap lebih natural.Karl menikmati ini,terlebih Dara menyuapinya,Karl merasa seperti seorang yang sedang diperhatikan oleh pacarnya.


Dara bergantian menyuapi dirinya sendiri lalu menyuapi Karl.Tapi pada akhirnya lebih banyak yang dimakan oleh Karl ketimbang yang dimakan oleh Dara.


"Sepertinya kau suka makan ayam goreng ini ya?

__ADS_1


"Tidak juga hanya karena kau menyuapiku saja makanya aku mau makan.


"Aku bisa membuat yang seperti ini.


"Memangnya kau bisa masak.


"Wah... kau meremehkan ku,aku bisa kok masak.


"Yah.... kita lihat saja se mengerikan apa rasa masakan mu nanti.


"Nanti malam kau yang masak.


"Baiklah..siap.


"Tapi ngomong-ngomong apa kau menikmati kencan kita hari ini?


"Tidak.


Jawab Dara singkat.


"Kenapa?


"Dulu waktu aku berkencan tidak begini,keadaannya lebih santai.Lihat saja direstoran ini tidak ada pengunjung Lain selain kita.Aku tau Jhon baru saja menyuruh manager restoran untuk mengosongkan tempat ini kan selagi kita makan.


Mendengar itu Karl langsung emosi


"Sudah berapa orang yang berkencan denganmu?


"Apa saja yang kau lakukan dengan mereka?


"Sudah jawab saja...!!!


"Iyaa aku pernah berpacaran waktu SMA,cuma 1 bulan,aku minta putus karena dia berani mencium pipiku.


"Lalu saat kuliah aku pernah menyukai seorang temanku,tapi sayangnya dia tidak menyukaiku.Dia sudah punya pacar.


"Kau yakin cuma itu?


"Iyaaa...


"Kau sejelek itu ya dulu sampai tidak ada yang menyukaimu.


"Bukan tidak ada yang suka,tapi saat ada orang yang menyukaiku aku yang tidak suka padanya.Makanya aku tidak punya pacar.


"Kau bilang tadi karena laki-laki itu mencium pipimu kau lalu memutuskannya?Kadi kau tidak pernah berciuman bibir?


"Iya... kenapa bertanya seperti itu?


Dara malu dengan pertanyaan Karl ini.


"Jadi saat aku mencium mu waktu itu,itu yang pertama buatmu?


"Iyaaaaa....bisa berhenti bertanya yang seperti itu tidak.Malu sekali ada Jhon disini.


"Jhon kau tidak dengar apapun kan?


"Tidak tuan.

__ADS_1


"Bagaimana tidak dengar,kau tepat berada di depanku.


Dara protes.


"Jadi.... kalau tidak ada Jhon,kau tidak malu ya.Aku bisa menyuruh Jhon pergi sekarang.


"Sudah....sudah...ayo kita pulang saja.


"Kenapa terburu-buru?


"Aku kan masih harus memasak makan malam.


Mereka segera menuju ke parkiran mobil.Kebetulan seluruh area parkir berada di outdoor.Saat mereka keluar dari mall ternyata diluar sedang gerimis,


Jhon kemudian meminta mereka untuk menunggu.


"Tunggulah disini sebentar saya akan ambilkan payung.


Tapi ternyata tak mengindahkan perkataan Jhon Dara segera berlari menuju mobil sambil berkata,


"Tidak terlalu deras tidak apa-apa aku lari saja.


Melihat itu Karl jadi menyusulnya berlari sambil berteriak


"Hei kau memangnya kau tidak dengar kalau Jhon akan mengambilkan kita payung.hah..


"Iya dengar, tapi ini tidak begitu deras jadi aku tidak perlu menunggu.


"Aku jadi ikut berlari.


"Kenapa tidak menunggu disitu tadi kalau memang tidak mau ikut berlari.


"Ya aku tidak mau terlihat kalah jantan denganmu.


Dan pada akhirnya mereka bertiga sampai di mobil bersamaan.Saat sudah didalam mobil,hujan jadi semakin deras namun saat mobil akan berjalan Dara tiba-tiba menyuruh Jhon untuk berhenti


"Berhenti....berhenti... berhenti...


"Jhon payung dimana?


"Ini nona...


"Hei kau mau kemana.


Tanya Karl


"Sebentar....


Dara keluar dari mobil sambil memakai payung.


Ternyata Dara menghampiri seorang pria tua yang berjalan sendirian.Kakek itu berjalan sangat lamban dan menggunakan tongkat.Dara memayungi kakek itu dan berjalan lambat mengimbangi langkah kaki si kakek.


Karl yang menyaksikan pemandangan itu merasa terkesan dengan kebaikan hati Dara.


"Kenapa dia perhatian sekali dengan orang yang tidak dia kenal?


"Bayangkan saja tuan,kalau dengan orang lain saja nona perhatian,pasti dia akan jauh lebih perhatian dengan keluarganya sendiri.Anda sangat beruntung jika bersamanya.

__ADS_1


__ADS_2