Yes I Want You

Yes I Want You
Awas kalau kau selingkuh


__ADS_3

Tuuutttt......tuuuuttttt


"Halo...Dara,apa kabar nak?


"Halo ibu,aku sehat ibu bagaimana sehat kan?


Dara melakukan sambungan telepon ke ibunya.Sebelumnya Dara tidak pernah sekalipun menceritakan apa yang terjadi pada keluarganya.Sejak dulu Dara memang tidak pernah menceritakan apapun hal buruk yang terjadi pada dirinya.Dara tidak ingin orangtuanya menjadi risau.Tapi kali ini Dara benar-benar ingin curhat pada ibunya,Dara akhirnya menceritakan semua,mulai dari Karl yang mengacuhkannya sampai dia yang harus kehilangan bayi yang dikandungnya.Tapi Dara masih menutup rapat informasi kalau suaminya itu adalah seorang mafia.Dara tidak ingin kalau orangtuanya akan khawatir mengetahui bahwa putrinya sedang hidup bersama seorang mafia.


Diluar perkiraan Dara ibu yang biasanya tidak terlalu serius sekarang menjadi sangat bijak.


"Nak.... sehebat apapun suamimu itu,dia tetaplah seorang manusia.Dan setiap manusia pasti melakukan kesalahan.Dan sebagai seorang istri tugasmu bukan hanya mencintai dan mengabdi pada suami,tapi juga memaafkan kesalahannya dan membimbingnya kembali membentuk sebuah keluarga yang harmonis.Apalagi kalau dia sudah bersungguh-sungguh meminta maaf dan menyadari kesalahannya.Kalau kau merasa masih ada cinta diantara kalian,serta kau bisa memastikan bahwa dia tidak akan melakukan kesalahan yang sama,maka saran ibu maafkanlah.Terkadang kita memang harus menekan ego kita untuk membuat keluarga tetap utuh.


Dara menangis tersedu-sedu,dia menyadari bahwa sikapnya selama ini bukan karena dia belum memaafkan Karl,tapi karena egonya semata.


"Baiklah bu,akan aku berusaha membuat keadaan menjadi lebih baik.Aku sadar aku juga salah telah bersikap seperti ini.


Sesaat setelah Dara selesai menelepon,Karl masuk ke kamar menatap Dara sebentar lalu menyapa.


"Hai...


sapa Karl sambil tersenyum.


Dara sebenarnya ingin membalas sapaan Karl, tapi lidahnya seakan kelu.Dan pada akhirnya Dara hanya diam, menatap sebentar lalu menunduk.


Kalau biasanya Karl akan duduk di samping Dara lalu mencoba merayu,tapi kali ini Karl langsung masuk ke kamar mandi.Setelah keluar pun Karl juga tidak mengatakan apa-apa.Karl kemudian duduk disofa dan memainkan handphonenya.

__ADS_1


*Kenapa dia tidak merayuku seperti biasanya?Dara


*Kenapa dia tidak bereaksi,apa kira-kira rencana ayah ini akan berhasil ya, kalau dia makin marah bagaimana?Karl


Tok....tok ..tok....


Tuan... makan malam sudah siap.


Antonio mengabarkan dari luar kamar.


Karl kemudian berdiri lalu sambil tersenyum berkata


" Ayo kita keluar dan makan.


Tanpa menunggu Dara menjawab Karl kemudian beranjak dari kamar.Dara merasa ada yang aneh dengan Karl.


"Kenapa dia tidak seperti biasanya, tertawa-tawa dengan handphonenya,apa dia sedang berkirim pesan dengan perempuan lain ya.Awas saja kalau memang seperti itu.Dara


"Sepertinya dia sudah mulai penasaran.Hehe dia mencoba mengintip handphone ku.Hah... ternyata ayah memang pakarnya wanita.Karl


Sampai keesokan harinya Karl tetap bersikap sama.Karl yang biasanya selalu mengirim pesan pada Dara saat dia bekerja tapi hari ini tidak,Dara menunggu sampai sore tapi kenapa tidak ada pesan yang masuk sampai tiba-tiba handphone Dara berbunyi tanda ada pesan masuk,Dara terburu-buru membuka pesan itu dia pikir itu pasti dari Karl.Tapi ternyata itu hanya broadcast iklan pelangsing.Dara menjadi berfikiran yang tidak-tidak,dia pikir mungkin saja Karl sedang berselingkuh sekarang,ini semua efek drama yang dia tonton yang menceritakan tentang seorang istri yang sakit yang tidak lagi bisa melayani suaminya dan pada akhirnya sang suami berselingkuh karena tidak bisa menahan hasratnya.Kebetulan sekali dia dan Karl juga sudah lama tidak melakukan hubungan suami istri,Dara jadi khawatir kalau Karl mencari pelampiasan bersama orang lain.Dara kesal setengah mati akhirnya dia memutuskan untuk menunggu Karl di teras depan,kebetulan ini memang sudah jam pulang Karl dari kantor.


"Awas saja kalau dia ternyata sedang bersama wanita lain.Akan ku panah mereka berdua sampai menempel di pohon.


Dara mengomel sendiri sambil mondar-mandir.Antonio yang hendak berdiri disitu menyambut Karl datang memilih untuk menunggu agak jauh agar Dara tidak merasa terganggu.

__ADS_1


Akhirnya yang ditunggu pun tiba,saat Karl turun dari mobil dia melihat Dara sedang menatap tajam kearahnya sambil berkacak pinggang.Kemudian Dara mendekatinya dengan gaya arogan.


"Karl Arthur Covas....


"iya.....


Jawab Karl dengan bingung.


"Dari mana saja kau seharian ini hah...


"Tentu saja aku pergi bekerja.


"Sesibuk apa kau sampai lupa tidak mengirim pesan apapun kepadaku.


"Ha...????


"Kau tidak sedang bermain dengan wanita lain kan?


Kata Dara sambil menekan-nekan bahu Karl menggunakan telunjuknya.


"Awas saja kalau kau macam-macam,jangan harap besok pagi saat kau bangun,milikmu yang sangat berharga itu masih menempel di tubuhmu.


"Maaf nona tapi kau sedang mengancam seorang bos mafia.


"Tapi sekedar mengingatkanmu tuan muda,aku istri seorang bos mafia.Kau juga harus berhati-hati padaku.

__ADS_1


Tak menjawab apapun lagi Karl segera menyeret Dara menuju ke kamar,meninggalkan Jhon dan Antonio.Dan mereka tak keluar kamar lagi sampai besok paginya.Mereka sampai melewatkan makan malam,asik sendiri dengan ritual mereka yang telah tertunda beberapa lama.


__ADS_2