Yes I Want You

Yes I Want You
Jhon dan Ema 2


__ADS_3

Ema memasukkan kedalam file rahasianya beberapa foto yang dia ambil saat bersama Jhon di pasar raya,sesaat kemudian handphone Ema berdering,ternyata Dara yang menghubunginya.


"Halo Dara.....


"Halo Ema...,maaf ya aku meninggalkanmu tadi siang.


"Tidak apa-apa Dara,Jhon menemaniku hari ini.


"Ah.... kalian pergi kemana setelah makan?


Tanya Dara dengan nada menggoda.


"Kami pergi ke pasar raya.


"Lalu bagaimana,kau senang?


"Iya aku senang tempat itu menyenangkan.


"Bukan pasar rayanya,tapi seharian bersama Jhon.apa kau senang?


"Hmmm.....iya.....


Ema malu-malu menjawab pertanyaan Dara.

__ADS_1


Tiba-tiba terdengar suara Karl protes karena Dara menelepon orang lain saat Dara sedang bersama dirinya.


"Sayang...matikan sambungan telepon itu atau ku buang handphonemu ke toilet.Rupanya kau lupa peraturan kalau kau tidak boleh mengacuhkan ku untuk orang lain.


Buru-buru Dara mematikan sambungan teleponnya.


"Baiklah Ema kau harus menceritakan semuanya padaku saat aku kembali besok.bye Ema...


"Bye Dara.


***************************


Dipagi harinya dua orang yang sedang berbunga-bunga itu kembali bertemu di dapur mansion.Jhon dengan setelan standartnya mengenakan celana kain warna navy dan kemeja putih rapi,wangi,elegan.Sedangkan Ema terlihat jauh lebih segar dari biasanya,memakai kaos hitam lengan pendek yang pas dengan tubuhnya,celana jeans serta celemek bermotif garis-garis hitam putih,rambut di kuncir tinggi dan rapi serta senyum lebar yang dia tunjukkan pagi ini Ema bak pegawai coffee shop yang selalu terlihat segar,ceria dan siap menyambut pelanggan.


*wah...ini pandanganku yang sedang jatuh cinta,atau dia memang terlihat lebih cantik hari ini ?.


"Pagi Jhon.


sapa Ema dengan senyum cerah cerianya.


*Hah kenapa dia terlihat menggemaskan dan kenapa suaranya terdengar merdu.


"Pagi Ema.

__ADS_1


Jhon kemudian duduk dimeja dapur sambil menikmati secangkir kopi yang telah disiapkan Ema untuknya,sambil membuka notebook yang dibawanya memeriksa kembali pekerjaan-pekerjaan yang akan dia bawa ke kantor nanti.Ema diam-diam memperhatikan semua gerak-gerik Jhon.


*Eh... apa ini kurang ajar sekali dia,tanpa usaha apa-apa,hanya duduk dan meminum kopi saja kenapa dia bisa terlihat sangat tampan.Ema


Ema kemudian mendekati Jhon sambil membawa dua piring makanan untuk sarapan mereka berdua.


Mereka mulai makan sambil berbincang-bincang kecil membahas acara jalan-jalan mereka kemarin.Ema juga menunjukkan sebuah boneka berbentuk Chef yang dia pajang diujung meja dapur,boneka itu mereka dapat setelah Jhon dengan tepat mengenai boneka itu saat permainan lempar gelang.Mereka kemudian tertawa bersama mengingat betapa kesalnya ekspresi pemilik stand saat Jhon dengan mudah mendapatkan banyak hadiah disana.Dan Jhon ingat betul itu adalah orang yang sama yang hadiahnya diborong oleh Karl saat bermain tembak kaleng dulu,rupanya sudah ganti permainan jadi lempar gelang pun masih saja ada orang yang bisa memborong semua hadiahnya.Namun berbeda dengan Karl dan Dara yang membawa pulang semua hadiah mereka,Jhon dan Ema lebih memilih membagikan hadiahnya pada anak-anak yang mereka temui disana, hanya menyisakan satu boneka chef yang akhirnya dipajang itu.


Saat sedang asyik-asyiknya ngobrol tiba-tiba handphone Jhon berbunyi.Jhon segera mengangkatnya berdiri agak menjauh dari Ema.Beberapa saat setelah selesai dengan sambungan teleponnya Jhon kembali ke tempat duduknya.


Ema sedang memainkan handphonenya,dia tidak menyadari kalau Jhon sudah kembali.Saat tiba-tiba Jhon mencium ada sesuatu yang hangus.


"Hmmm.... Ema kenapa aku seperti mencium sesuatu yang berbau hangus?


"Hmmm.... sepertinya iya,apa ya?... Ya ampun aku lupa aku sedang membuat brownies kukus.


Ema melemparkan handphone yang dia bawa ke atas meja,lalu segera berlari menuju kompor yang tadi dia nyalakan.


Tanpa sengaja Jhon menatap pada layar handphone Ema,dan betapa terkejutnya Jhon karena ternyata Ema sedang membuat kolase foto dirinya dengan dibubuhi tanda hati diujung bawah foto-foto itu.Jhon akhirnya yakin kalau Ema juga memiliki rasa yang sama pada dirinya.Jhon segera mendekati Ema,sambil membawa handphone itu ditangannya.Setelah dekat Jhon segera membalikkan tubuh Ema agar menghadap kearahnya,dan tanpa aba-aba


"Hmmmppttt


Jhon langsung saja mendaratkan ciuman dibibir Ema.Ema yang awalnya kaget namun beberapa detik kemudian mulai membalas ciuman dari Jhon.Beberapa saat mereka masih tetap dengan posisi itu dan tanpa mereka sadari seseorang sedang memperhatikan dari kejauhan sambil tersenyum lega.

__ADS_1


*Akhirnya setelah sekian lama kau dapatkan juga cinta lelaki dingin itu adikku.Nathan


__ADS_2