Yes I Want You

Yes I Want You
Aksi nenek Sofia


__ADS_3

Saat dikamar


Setelah memasuki kamar dan menutup pintu,Karl segera menurunkan Dara.


"Huh.......


Desah Karl sambil memijat - pijat bahunya.


"Aduh..... maaf tuan,saya berat ya...???


"Iya,kau berat sekali.


Goda karl


Seketika wajah Dara langsung murung.


"Iya sepertinya berat badan saya memang naik,saya makan banyak akhir-akhir ini.Memangnya berat sekali ya tuan.Maaf ya, sepertinya saya harus berdiet.


Dara seperti menyesali sekali berat badannya naik seperti itu.


"Hei jangan bersedih seperti itu,tidak seberat itu kok.Bentuk tubuhmu masih sangat bagus,bahkan lebih bagus dari sebelumnya.Jangan khawatir tidak apa-apa.


*Sial aku lupa kalau masalah berat badan sensitif sekali bagi wanita.Karl


"Aku hanya melebih-lebihkan,tadi tidak berat sama sekali.Buktinya aku bisa menggendong mu dengan mudah kan.


Sementara itu nenek sedang menjalankan aksinya.


Nenek memasukkan sebotol kecil cairan bening kedalam sebuah cangkir kemudian memasukkan teh panas kedalamnya.Lalu menyiapkan satu cangkir lagi diisi dengan kopi.


"Sudah siap,sekarang panggil mereka katakan nenek ingin berbicara.


Seorang pelayan yang selama satu bulan ini bertugas melayani nenek bergegas pergi menuju kamar karl.Saat hampir sampai dia bertemu dengan Antonio


"Hei mau kemana kau?


"Saya akan pergi ke kamar tuan Karl.


"Tadi kan sudah ku sampaikan kalau tidak ada yang boleh menganggu tuan malam ini.


"Tapi nyonya Sofia yang menyuruh saya,dia bilang ingin berbicara dengan tuan dan nona.

__ADS_1


"Ya sudah biar aku yang berbicara pada tuan.


Dimana nyonya menunggu mereka?


"Diruang tengah.


Dikamar..


Dara yang sedang sibuk dengan handphonenya membuka artikel tentang profil CEO perusahaan COVAS,yang itu artinya adalah Karl sendiri.


Sementara Karl tersenyum-senyum sendiri melihat apa yang dibaca oleh Dara.


*Oh..... jadi diam-diam kau mencari tau tentang diriku ya.Gadis bodoh aku ada di depanmu kenapa kau tidak tanya langsung padaku kalau kau ingin tau sesuatu.Kenapa malah membuka google.


Secara praktis handphone Karl saat ini hanya berfungsi untuk urusan pekerjaan dan menyadap handphone Dara.Karl tidak merasa ada hal lain yang lebih penting dilakukan dengan handphonenya selain dua hal itu.


Sesaat kemudian.


Tokk....tok...tok...


Mereka berdua langsung menoleh ke sumber suara.


Biar aku yang membuka pintu


"Iya tuan.


"Saat Karl membuka pintu ternyata Antonio dan seorang pelayan yang ada di luar kamar.


"Ada apa,bukankah aku sudah bilang jangan ada yang menganggu ku malam ini.


"Nyonya Sofia sedang menunggu anda berdua di ruang tengah tuan,nyonya ingin bicara.


"Baiklah,kau pergilah dulu aku akan kesana sebentar lagi.


Mereka berdua keluar kamar,menuju ruang tengah tempat nenek Sofia sedang menunggu.


Nenek sedang duduk sambil meminum teh hangat.


*Aku merasa nenek sedang merencanakan sesuatu tapi apa ya?Karl


"Hai kalian sudah datang,duduklah aku sudah menyiapkan minuman untuk kalian.

__ADS_1


Aku punya teh hijau untukmu Dara sayang,ini bisa merilekskan pikiran.


Dan untukmu karl aku tau kau lebih suka minum kopi dari pada teh.


*Aku yakin ada sesuatu di minuman ini.Tapi minuman kami dibedakan,kurasa targetnya hanya salah satu dari kami.


"Ada apa nek kenapa memanggil kami kemari.


Tanya Karl sambil duduk disofa.Karl kemudian mengambil cangkir kopi miliknya menghisap aromanya dulu mencoba menganalisa baru kemudian mencecap nya sedikit.


*Tidak beraroma yang aneh,rasanya juga tidak ada yang berubah.


*Anak ini sudah mencurigai kalau aku menaruh sesuatu diminumannya.Yaa sebagai seorang mafia dia memang harus memiliki intuisi tinggi seperti ini.Sayang sekali targetku bukan kamu sayang.Nenek


"Begini melihat kalian bertengkar tadi aku jadi tak enak hati,aku yang mengajak kalian pergi kesana.Tapi aku juga tidak menyangka kalau Karl akan bertemu dengan teman lamanya dan sepertinya itu mengganggumu Dara sayang.


"Ohh tidak apa nek,itu hanya salah paham tadi.


"Apa kau cemburu tadi melihat mereka akrab?


"Ya...begitulah nek,tapi aku sudah tidak apa-apa sekarang.


"Baguslah kalau kau cemburu.


"Apa kau tidak suka teh hijau?Kenapa kau tidak meminumnya?


"Ohhh aku Suka nek,iya biar aku meminumnya sekarang.


*Hmm aku jadi tak enak hati,nenek merasa bersalah tentang tadi.Dara


*Nenek seperti menargetkan kalau Dara harus meminum tehnya.Sebenarnya apa yang dimasukkan nenek pada minumannya.Tidak mungkin racun kan?Karl


"Baiklah aku jadi merasa lega kalau memang kalian sudah baik-baik saja.Kalau begitu aku mau beristirahat dulu.Kuharap kalian menikmati malam ini.


Nenek kemudian mengedipkan sebelah matanya pada Karl.Dia tau ini isyarat untuk sesuatu,tapi sampai sejauh ini Karl masih belum bisa menebak apa yang sebenarnya terjadi.


"Kau mau kembali ke kamar sekarang?


"iya tuan.


*Belum terjadi apa-apa,dia masih terlihat biasa saja.Karl

__ADS_1


__ADS_2