Yes I Want You

Yes I Want You
Pesta pernikahan


__ADS_3

Sudah hampir satu Minggu mereka berada di Indonesia,molor jauh dari jadwal sebelumnya yang hanya 4 hari.Dara mengajak Karl ke berbagai tempat,mulai dari tempat wisata sampai bertemu dengan keluarga besar Dara.Semua keluarga merasa takjub melihat ketampanan Karl dan para asistennya.Bahkan ada salah satu sepupu wanita yang minta dijodohkan dengan Jhon,terlebih Karl lalu membagi-bagikan banyak hadiah dan uang kepada keluarga Dara,membuat mereka semua semakin suka pada suami Dara ini.


Keluarga Dara sudah mulai menempati rumah baru mereka.Toko dan laundry ibu sudah mendapatkan karyawan dan mulai beroperasi,bapak sekarang juga pergi bekerja menggunakan mobil,sudah tidak berpanas-panas lagi dengan motor matiknya.Dan kedua adik kembar Dara mereka dijanjikan bisa kuliah dimana saja,bahkan kalau mereka mau kuliah di luar negeri Karl akan membiayai asalkan mereka bisa mendapatkan nilai yang bagus.


Saatnya kembali ke Australia,Dara merasa sangat senang,kepulangannya kali ini membuat bahagia seluruh keluarganya.


Mereka sedang berbaring di ranjang kamar mereka,sedang beristirahat setelah dari perjalanan.


"Sayang terimakasih ya untuk semuanya,tidak ada hal yang membuatku lebih senang selain melihat mereka semua bahagia.Tapi aku tidak tau bagaimana membalasnya padamu.


"Cukup jadi istriku yang baik,mendapatkan cintamu merupakan hal yang paling berharga bagiku.


I love you.


"I love you too sayang.


****************


Diam-diam nyonya Lila dan tuan Alexander menyiapkan pesta pernikahan untuk mereka,karena Karl adalah anak semata wayang mereka,tentunya kedua pasangan paruh baya ini tidak ingin melewatkan momen pernikahan anaknya begitu saja.Terlebih nyonya Lila yang ngotot pesta ini harus berlangsung dengan sangat meriah.


Mengetahui Karl dan Dara sudah kembali dari Indonesia nyonya Lila dan tuan Alexander datang menemui mereka.


"Hai sayang,apa kabar kalian?

__ADS_1


Tanya nyonya Lila


"Kami baik bu....


Jawab Karl sambil memeluk ibunya


"Begini sebenarnya kami sedang menyiapkan pesta pernikahan untuk kalian,ya....kalian tidak perlu menyiapkan apapun cukup datang kami yang akan menyiapkan semuanya.Tapi sayang kami akan memakai Esme hall milikmu.


"Ibu,kalau aku tidak masalah,Sebenarnya aku belum memikirkan masalah pesta,tapi kalau ibu sudah mempersiapkannya aku tidak keberatan.Tapi tentunya kita harus bertanya pada Dara,apakah dia setuju.


"Bagaimana sayang,apakah kau mau?


"Kalau aku terserah saja, sejujurnya aku juga tidak memikirkan masalah pesta.


"Tidak bu,aku yakin ibu akan memilihkan yang terbaik untuk kami.


"Baiklah kalau begitu, pestanya akan berlangsung 2 Minggu lagi.Kami hanya perlu kalian datang untuk fitting baju pengantin kalian.


Nyonya Lila sangat antusias, akhirnya putra kesayangannya menikah setelah beberapa tahun seperti terjebak pada cinta lamanya, akhirnya Karl bisa mencintai orang lain lagi.


*************


2 Minggu kemudian

__ADS_1


Malam pesta pernikahan mereka akhirnya datang,Dara mengenakan gaun pesta dengan model yang sangat sederhana namun terlihat sangat elegan,gaun panjang brokat putih tanpa ornamen apapun,dengan lengan sepanjang siku.Rambut Dara hanya dikuncir setengah kemudian ada mahkota kecil menghiasi rambutnya.Riasan yang soft membuat penampilannya terlihat sangat anggun dan teduh sementara Karl mengenakan setelan jas berwarna hitam dalaman hem putih dan dasi berwarna hitam juga,dan tersemat sepucuk bunga mawar disaku atas jasnya.Begitu saja penampilan Karl sudah terlihat sangat menawan.


Saat akan memasuki gedung hall,di lobby terdapat sebuah lukisan besar siluet sepasang kekasih,posisi mereka dilukis dari belakang sedang bergandengan tangan berdiri dibawah pohon yang rindang diatas bukit,suasana lukisan dibuat seperti angin sedang bertiup.Dara menatap lukisan itu,dia merasa takjub lukisan itu terlihat sangat cantik.Karena ini memang hall jadi Dara pikir ini memang ornamen yang pas dipasang ditempat yang biasa digunakan untuk pesta pernikahan seperti ini.Sedangkan Karl hanya menatap lukisan itu sekilas lalu membuang muka.Riyak wajahnya terlihat seperti ada emosi yang tertahan,tapi Dara tidak menyadari perubahan ekspresi pada Karl.


"Sayang jadi hall ini milikmu?


"Iya....kenapa


"tidak apa-apa,tempat ini mewah dan besar sekali.


"Iya...aku memang sengaja membuatnya menjadi yang terbesar dan termegah dikota ini.Gedung ini belum 3 tahun beroperasi.


Mereka memasuki hall tempat berlangsungnya pesta,didalam ternyata orang tau Karl menyiapkan kejutan untuk Dara,keluarga Dara sudah ada didalam gedung mereka berempat menyambut Dara yang terkejut seperti tidak percaya kalau mereka akan hadir.Dara hampir menangis karena terharu sampai Karl mengingatkannya


"Jangan menangis,nanti riasannu rusak.


"Ha..... iya benar juga kalau aku menangis aku akan dirias ulang.


Dara kemudian mendongak dan mengipas-kipasi matanya mencegah agar air matanya tidak jatuh.


setelah cukup tenang Dara menghampiri keluarganya mereka berpelukan bahagia.


Pesta berlangsung dengan sangat meriah,semua orang berbahagia.Namun disudut ruangan,menjauh dari keramaian pesta ada satu orang yang menatap pasangan pengantin itu dengan tatapan penuh benci,tatapan dendam.Nicholas Arsen....

__ADS_1


Jhon yang sedari tadi sudah menyadari kehadiran pria paruh baya itu terus mengawasinya.Jhon masih belum mendapatkan informasi tentang apa yang sebenarnya diincar oleh tuan Arsen.Dirinya memerintahkan kepada anak buahnya untuk memperketat keamanan.Syukurlah sampai pesta berakhir tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan


__ADS_2