Yes I Want You

Yes I Want You
Serangan tiba-tiba


__ADS_3

Mobil berjalan dengan kecepatan sedang,tempat yang mereka tuju memang agak jauh,tapi mereka masih punya banyak waktu jadi mereka tidak harus terburu-buru.


Saat melewati jalanan yg sepi tiba-tiba dari arah belakang muncul beberapa mobil berkecepatan tinggi menyalip mereka,kemudian mengepung mobil yang mereka tumpangi.Orang-orang berbaju rapi, serba hitam serta senjata api ditangan mereka,keluar dari mobil-mobil itu.Bersiap menyerang mereka.


Jhon segera menekan sebuah tombol yang tersembunyi dibalik kemudi,dan atap mobil terbuka dari dalam,ternyata ada ruang untuk menyimpan senjata api disana,Karl dan Jhon mengambil masing-masing satu senjata.Menekan tombol itu juga secara otomatis mengirim kode darurat kepada anak buah Karl,sekaligus titik koordinat dimana mereka berada.


Kemudian Karl berpesan pada Dara,


"Jangan khawatir semua akan baik-baik saja.Kau tunggulah didalam sini.


Mereka berdua pun keluar dari mobil meninggalkan Dara didalam mobil sendirian.Kemudian Jhon menekan satu tombol lagi di kunci mobil yang dia bawa.Mobil secara otomatis terkunci,tidak akan bisa dibuka oleh orang lain baik dari dalam ataupun dari luar mobil.


Dara yang tidak tau sedang ada apa ini mendadak panik,dia meringkuk diatas kursi, Dara menangis ketakutan tidak pernah dia merasa se takut ini sebelumnya,suara tembakan terdengar nyaring dan bertubi-tubi, Dara menutup telinga,dan matanya dengan sangat rapat,air matanya tidak bisa berhenti mengalir.Tubuhnya bergetar hebat,tapi dia juga ingin tahu bagaimana keadaan diluar.


Beberapa saat dia berdiam diri dalam posisi itu,namun karena dia sangat ingin tahu bagaimana keadaan Karl dan Jhon dia pun memberanikan diri melihat keluar,namun saat pandangannya mengarah keluar seseorang sedang mengarahkan tembakannya ke arah jendela dimana Dara sedang melihat.Orang itu benar-benar menembak, Dara merasakan mobil bergetar hebat,untungnya mobil ini anti peluru,tapi Dara yang ketakutan berteriak dengan kencang.

__ADS_1


Karl mendengar suara tembakan dan dibarengi dengan suara teriakan Dara,menoleh kearah mobil dan melihat seseorang berusaha menyerang Dara,dia pun segera berlari ke arah mobil.Namun saat Karl lengah seseorang berhasil menembaknya,Karl terkena tembakan tepat di bahu sebelah kiri.Jhon yang menyaksikan hal itu berlari dan berusaha melindungi tuannya.


Disaat yang bersamaan,rombongan anak buah Karl tiba, bergerak dengan cepat mereka menyerang balik dan melindungi Karl dan Jhon sampai mereka memasuki mobil mereka tadi.Sebelum pergi Jhon berkata pada salah satu anak buah mereka.


"Cari tau dari kelompok mafia mana mereka.


Jhon segera pergi,memacu mobil mereka dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit.


Melihat Karl tertembak membuat Dara semakin panik dan histeris,darah terus mengalir dari lengan Karl, Dara memegangi luka Karl,berusaha menahan agar darah tidak terus keluar,sambil menangis tersedu-sedu, Dara tidak berhenti berbicara,terus saja bertanya apa yang terjadi,apakah ini sakit,siapa mereka,kenapa kalian punya senjata di mobil,dan lain-lain.


Tanpa Dara duga tiba-tiba hummpp....


Jhon yang tiba-tiba tidak mendengar ocehan Dara merasa ada yang aneh.Apa yang membuat gadis ini tiba-tiba terdiam.Jhon pun melihat dari spion tengah mobil.


*Hah.. tuan bisa-bisanya di saat seperti ini mengambil kesempatan seperti itu.Jhon

__ADS_1


Melihat Dara yang hanya terdiam syok,Karl pun menghentikan ciumannya.Kembali ke posisi duduk menyandar kekursi.Dengan santai Karl berkata


"Kau berisik sekali tadi,tapi aku jadi tau seperti itu rupanya cara membuatmu diam.


Dara tidak berani melihat kearah Karl,pandangannya lurus ke depan,tangan yang tadinya memegang luka Karl perlahan menurun,tak ada lagi kata yang terucap dari bibir Dara.Dan sampai mereka di rumah sakit,tidak ada yang berbicara sepatah kata pun.


Sampai dirumah sakit,Karl segera ditangani.Dara yang penampilannya sudah acak-acakan duduk diam dikursi yang terdapat di lorong tempat Karl ditangani.Jhon datang membawakannya sebotol minuman.


"Minumlah agar kau merasa lebih tenang.


Dara menerima minuman itu,dia menatap Jhon agak lama, kemudian Dara mulai menangis lagi.Kali ini hanya linangan air mata,tidak lagi histeris seperti tadi.


"Tuan Jhon,tolong katakan padaku yang tadi itu apa? kenapa orang-orang menyerang kalian?kenapa kalian punya senjata? sebenarnya apa pekerjaan kalian?


Tak sanggup melanjutkan kata-katanya Dara menangis tersedu-sedu.Disaat seperti ini Dara mengingat keluarganya.Dara merindukan mereka.

__ADS_1


"Kita bicarakan ini nanti,kita tunggu sampai tuan selesai dirawat.


Sebenarnya Jhon ragu harus memberitahu tentang kebenarannya atau tidak pada Dara.Jhon takut kalau Dara tau Karl adalah seorang mafia, Dara akan takut kepada karl.jhon tidak mau Dara menjauhi Karl karena itu.


__ADS_2