Yes I Want You

Yes I Want You
Kupikir kau kabur


__ADS_3

Keesokan harinya Karl terbangun agak terlambat,tapi karena ini akhir pekan jadi Karl tidak harus tergesa-gesa.Dia bisa bersantai,Karl menatap sofa tempat Dara tidur tadi malam,tapi tidak ada siapa-siapa,bantal sofa sudah tertata rapi,selimut juga sudah tidak ada.Karl mendudukkan dirinya,menatap jam dinding menunjukkan pukul 7.30 pagi.


"Kemana kelinci kecil itu pergi pagi-pagi begini,beraninya dia meninggalkan kamar tanpa seijin ku.


Karl turun dari ranjang,mengenakan kembali bathrobe nya.Lalu keluar kamar,ingin mencari Dara.Karl takut kalau Dara saat ini sedang melakukan tugas-tugasnya seperti biasa dan membuat nenek curiga.


Tak jauh dari kamarnya Karl melihat Antonio,dia lalu menanyakan keberadaan Dara.


"Antonio,dimana Dara,dia tidak ada dikamar.


"Nona sedang berada di taman belakang bersama nyonya Sofia dan orang tua anda tuan.


"Hah apa yang mereka semua lakukan disana.


"Mereka sedang berbincang sambil menunggu anda untuk sarapan bersama.


Karl bergegas menuju taman belakang.Taman yang didominasi warna hijau,tak banyak bunga warna-warni yang ditanam namun banyaknya tanaman hijau disana mampu membawa suasana teduh dan nyaman.Diberanda yang menghadap langsung ke arah taman itu terdapat sofa,meja dan beberapa kursi santai.Disanalah semua orang berkumpul.


"Hai...selamat pagi,kau sudah bangun?


Sapa Dara


"Kenapa kau keluar kamar sebelum aku bangun?


"Ayolah cucuku kenapa kau jadi se posesif ini?Kami hanya meminjamnya sebentar.


"Kau mau aku ambilkan kopi?


"Tidak perlu,aku akan bersiap untuk sarapan,semua orang sudah menunggu kan.Ikutlah kembali ke kamar,dan kita akan keluar lagi untuk sarapan.


"Baiklah semuanya,tunggu kami di ruang makan saja.


Saat mereka berjalan beriringan menuju ke kamar


"Kenapa anda bersikap seperti tadi tuan?


"Bersikap bagaimana maksudmu?


"Kenapa seperti anda tidak suka saya bersama keluarga anda,kalau memang begitu lain kali saya akan menjaga jarak dari mereka.


Karl tidak menanggapi apa yang dikatakan Dara,dia terus berjalan memasuki kamarnya,saat Dara juga sudah berada didalam kamar Karl tiba-tiba menarik tangan Dara,mendorong Dara sampai dia terjatuh diatas ranjang.Karl menaiki ranjang juga,sekarang posisi Dara ada dibawah Karl.

__ADS_1


Karl terus mendekatkan wajahnya,memposisikan bibirnya agar sejajar dengan bibir Dara.


"Tuan.., apa yang akan anda lakukan..?


Saat bibir Karl sudah hampir menyentuh bibir Dara,hanya berjarak kurang dari 1 Senti,tapi Karl tak lantas menciumnya,dia malah membenamkan kelapanya diatas bahu Dara.Tubuhnya bertumpu pada tubuh Dara.Tak ada jarak sedikitpun,Karl benar-benar menindih Dara.Beberapa saat mereka terdiam pada posisi itu,sampai Dara mengatakan


"Tuan maaf tapi saya tidak bisa bernafas.


Lalu Karl sedikit mengangkat wajahnya,mendekatkan bibirnya pada telinga Dara,lalu berkata


"Kupikir kau kabur dariku tadi...


Dara sangat bingung dengan sikap Karl saat ini.Kata-kata ambigu,sikap posesif.


*Dia ini mencoba menyatakan perasaannya atau hanya ingin mempermainkan aku.Aku besar kepala tidak sih kalau mengira dia menyukaiku? Dara.


"Cepat sekarang bantu aku bersiap.Yang lain sudah menunggu kita.


Karl menuruni tubuh Dara,kemudian Dara bergegas ke kamar mandi.


Karl yang terduduk di ranjangnya sendiri sedikit menyesali apa yang baru saja terjadi.


"Apa aku nyatakan saja perasaanku padanya ya,tapi seharusnya diperlakukan seperti itu sudah cukup jelas baginya untuk memahami perasaanku.


"Aaa...hhhhh...


Karl mendesah frustasi sambil mengusap kasar rambutnya sendiri.


Kemudian dia meraih handphonenya lalu menyalakannya.Wallpaper layar utama adalah foto kiara.Karl berbicara pada foto itu.


"Kiara sayang maafkan aku,tapi aku lelaki dewasa yang normal.Aku... rindu disentuh.


Tanpa diduga Dara sudah berdiri di belakangnya


"Tuan air mandi anda sudah siap.


Dara pov


Dikamar mandi.


Dara bersandar lemas dibalik pintu,dadanya berdetak tak karuan.

__ADS_1


"Huh.... untung jantung ini buatan tuhan kalau buatan pabrik pasti sudah pecah jadi 17 ini.


Tapi.. kenapa tuan bersikap seperti tadi ya.Apa aku berlebihan kalau sekarang aku GR.


Dara menutup wajahnya malu,sambil tersenyum-senyum sendiri.


Lalu menyentuh bibirnya sendiri.Sambil mengingat saat Karl menciumnya di mobil setelah Karl tertembak waktu itu.


"Hei... dewa petir,kau tidak tau apa kalau itu ciuman pertamaku.


Dara kembali tersenyum


"Apa aku membuka hatiku saja ya.Mungkin mulai sekarang.


Lalu Dara mulai mengerjakan tugasnya untuk membantu Karl bersiap.Saat membuka pintu kamar mandi terlihat Karl sedang memandang layar handphonenya sambil berbicara,tak banyak yang dia dengar tapi sialnya Dara mendengar satu kalimat terakhir.


"Aku rindu disentuh....


Dara pov end.


Karl segera melempar handphonenya ke ranjang dan masuk ke kamar mandi.


Tapi layar handphone masih menyala dan Dara melihat foto seorang wanita cantik dengan kesan elegan yang kuat meskipun hanya memakai baju santai.


"Huh...rindu disentuh...jadi kau hanya ingin disentuh,memangnya wanita cantik ini kemana sampai-sampai aku yang harus kau sentuh.Pantas saja kau sewot saat aku pakai baby doll ku kemarin,rupanya selera mu sebagus ini.Lalu kenapa harus aku yang ada disini.


Dara sangat kesal dan berbicara sendiri...


"jantung dan hatiku maaf ya,hari ini kalian harus bekerja keras.Tapi tenang saja setelah ini aku gak akan baper lagi.Fix kami majikan dan pelayan.


Setelah beberapa saat Karl sudah siap,mengenakan pakaian santai tapi tetap terlihat tampan.


"Hmm tuan boleh kita bicara sebentar.


"Iya...ada apa..


"Saya minta setelah ini tidak ada kontak fisik seperti tadi.Saya akan tetap berpura-pura jadi istri anda selama yang anda butuhkan.Tapi saya rasa kita tidak perlu ada kontak fisik seperti itu kan.Lagi pula ini bukan sesuatu hal yang baik dilakukan oleh orang yang bukan suami istri.


Ego Karl diusik.Karl tidak suka mendengarnya,merasa seperti mendapat penolakan membuat Karl malah ingin melakukan hal sebaliknya dengan apa yang Dara minta.


Karl berjalan mendekat menyentuh ujung rambut Dara dan menghisap aromanya.

__ADS_1


"Jadi ini tentang kejadian yang tadi?


"Dengarkan aku kelinci kecil,jika aku menginginkan sesuatu itu artinya aku harus mendapatkannya.


__ADS_2