
Setibanya Dara di rumah sakit..
"Selamat siang tuan,anda sudah siuman?Bagaimana keadaan anda?
"Kemari lah..aku sudah lebih baik sekarang.Mereka merawat ku dengan baik.Bagaimana denganmu?
"Saya baik-baik saja tuan.Tidak perlu menghawatirkan saya.
Beberapa saat mereka saling diam tak mengatakan apa pun,lalu..
"Jadi...apa kau masih ingin tau tentang kejadian kemarin?
"Apakah anda mau menjelaskan pada saya tuan?
"Tentu saja aku mau,aku..hanya bingung mau menjelaskannya dari mana.
"Siapa mereka,kenapa mereka menyerang anda?
"Aku masih belum tau siapa mereka, kemungkinan mereka saingan bisnisku.
"Apakah persaingan bisnis disini berjalan sekejam itu?
"Kurasa ini tentang bisnisku yang lain,bisnis senjata ilegal.
"Ya..aku seorang mafia.Aku memiliki bisnis pabrik senjata yang aku jalankan secara diam-diam.
Setelah mengatakan itu Karl memperhatikan wajah Dara,Karl ingin tau bagaimana tanggapan Dara tentang ini.Tapi Karl tidak melihat ada ekspresi takut di wajah Dara.
"Saya pikir anda seorang CEO perusahaan properti.
"Sebenarnya itu perusahaan milih ayahku.Tapi untuk pabrik senjatanya,itu milikku sendiri.
__ADS_1
"Sudah saya duga ini pasti ada hubungannya dengan sesuatu yang tidak baik.
"Bagaimana kau menduganya?
"Ya...sekelompok orang bersenjata berusaha menyerang anda,kemudian anda menyimpan senjata laras panjang di atap mobil,dan mobil anda juga anti peluru.Saya rasa seorang pengusaha biasa tidak butuh itu.
"Heh..kau pandai menganalisa rupanya.
"Tidak juga, sebenarnya saya tidak pernah menduga hal ini sebelum kejadian kemarin tuan.Sebelumnya saya pikir anda adalah seorang CEO perusahaan properti,yang kebetulan kaya raya jadi anda bersikap sedikit arogan karena anda merasa bisa membayar semua orang dengan uang.Bahkan saya sempat berpikir kalau kalian berdua ini gay,karena kemana-mana selalu sama-sama.
Sambil menunjuk pada Karl dan Jhon yang sedari tadi hanya diam mendengarkan percakapan mereka.
"Hei..jangan berani-berani berfikir aku gay ya.Aku bisa saja menghamili mu.
"Maaf tuan.
Ucap Dara,sambil menggeser kursi yang dia duduki sedikit mundur kebelakang.
*Kurasa dia adalah gadis yang tepat untuk anda tuan,gadis yang kuat hati dan pemberani.Hihihi berani-beraninya dia bilang kita gay 😂. Jhon
"Hei..tadi saat aku bilang aku seorang mafia kau biasa-biasa saja,kenapa sekarang aku bilang aku bisa menghamili mu kau langsung memundurkan kursimu.Apa itu terdengar lebih menyeramkan bagimu hah...???
"Ya...semacam itu lah..
"Tapi tuan kalau memang anda ingin punya usaha sendiri kenapa harus memilih bidang yang ini.Maksud saya anda tidak harus jadi mafia kan.Anda bisa buka restauran atau buka hotel mungkin?Jadi tidak perlu melakukan sesuatu yang ilegal.
"Sebenarnya ini bukan masalah perusahaan pada awalnya.Hmm..kurasa aku akan menceritakan padamu dari awal Dara.
"Baiklah tuan ceritakan semua, buat saya mengerti.
"Kami sekeluarga berasal dari Spanyol,dulu kami semua tinggal disana.
__ADS_1
"Ah...pantas saja anda sering mengomel dalam bahasa seperti bahasa Latin.Rupanya itu bahasa Spanyol.
"Kami semua tinggal dalam satu rumah,keluargaku,kakek,nenek,serta pamanku.
"Kakekku adalah seorang mafia,dia lebih garang dan kejam dari aku,kelompok mafia yang dia pimpin juga jauh lebih besar dari milikku sekarang,dia punya banyak sekali koneksi,tapi juga punya banyak sekali musuh.
"Suatu hari saat kami semua sedang berkumpul,usiaku masih 10 tahun saat itu.Tiba-tiba rumah kami diserang, orang-orang bersenjata seperti yang kau lihat kemarin.Tapi jumlahnya jauh lebih banyak.sebenarnya ada banyak pengawal dirumah kami,tapi karena tidak dalam keadaan siap dan jumlah mereka yang kalah banyak,jadi penyerang tadi berhasil masuk.Kakek,ayah dan paman terlibat baku tembak dengan mereka,nenek dan ibuku berusaha melindungi aku dan Louise adikku,yang waktu itu baru berusia 3 tahun.
"Pemimpin mereka ikut dalam penyerangan itu,seorang pemimpin mafia pengecut yang memilih menyerang wanita dan anak-anak.Dia mengejar kami,ibu membawa kami berlari namun sayangnya Louise yang ada dalam gendongan ibu,tertembak.
Ibuku berteriak histeris,kakek yang mendengar itu lalu lari kearah kami.Melihat Louise tertembak kakek murka,lalu menembak. Mafia pengecut itu tertembak di dada, sayangnya kakek kehabisan peluru.Satu tembakan itu tidak cukup untuk membunuhnya,dia masih bisa berlari.
Melihat bos mereka tertembak,mereka segera mundur.Dan buru-buru membawa bos mereka pergi.
Louise meninggal saat itu juga,dalam pelukan ibu dan tepat didepan mataku.Sebagai anak kecil menyaksikan hal mengerikan seperti itu membuatku sangat syok.Setelah kejadian itu aku tidak bisa berbicara selama satu bulan.Tapi dalam hati aku menyimpan dendam,wajah setan orang itu sangat jelas teringat dikepalaku.Pada akhirnya aku ingin menjadi mafia juga agar aku bisa membalaskan dendam keluargaku.
Kakek berusaha mencari orang itu,tapi setelah penyerangan itu,dia menghilang dan tidak bisa ditemukan.Ayahku sangat patah hati kehilangan anaknya,dia memutuskan tidak mau lagi menjadi mafia seperti kakek,akhirnya dia membawa aku dan ibu pindah kesini.Dengan modal yang kakek berikan ayah mendirikan perusahaan properti ini,dengan kelihaian ayah dibidang marketing perusahaan itu berkembang pesat,menjadi salah satu perusaan terbesar di Australia.
Saat aku sudah dewasa,aku masih tetap menyimpan dendam itu.Aku berusaha memasuki dunia bisnis hitam,dan saat aku sudah menjadi seorang mafia aku berusaha mencari keberadaan pembunuh adikku, akhirnya aku menemukannya,ternyata dia lari ke Mexico.tapi saat aku datang ke Mexico untuk membunuhnya,aku terlambat,seseorang sudah terlebih dulu membunuhnya.Ada yang menaruh bom dirumahnya.Dia mati tertimpa reruntuhan rumahnya.
"Hei.. kenapa kau menangis?
"Saya juga punya adik tuan,dua orang adik laki-laki,mereka kembar.Saya sangat menyayangi mereka,saya tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya kehilangan saudara kita dengan cara yang begitu kejam.Pasti sangat sakit... ucap Dara sambil menyeka air matanya.
"Tenanglah setidaknya keluargamu tidak memiliki banyak musuh seperti keluargaku kan?
"Hmm.... Dara apa kau tidak takut setelah aku bilang kalau aku seorang mafia?
"Tidak tuan,saya rasa jatah takut saya sudah saya habiskan kemarin.Hihihi
"Hehe iya...kau sangat ketakutan ya kemarin.Maaf kau harus mengalami hal seperti itu.
__ADS_1