Yes I Want You

Yes I Want You
Pasar raya


__ADS_3

Dara memang sangat senang dengan hiburan yang seperti ini.Saat di Indonesia pun,kalau ada yang seperti ini pasti dia akan sempatkan datang bersama adik-adiknya.


Hal pertama yang mereka coba adalah bianglala,karena bianglala adalah salah satu mainan favorit jadi banyak juga yang mengantri untuk menaikinya.Di loket penjualan tiket mereka mengantri bersama,mereka ada diurutan cukup jauh.


"Ku beli saja semua tiketnya ya.Biar kita tidak perlu mengantri.


"Jangan,mana boleh seperti itu,yang lain kan juga ingin naik,biarkan orang lain juga merasa senang.Bersabarlah.


Saat sudah ada diatas bianglala.


Karl yang sudah tidak diragukan lagi kejantanannya merasa ini mainan yang membosankan.Tapi saat dia melihat Dara


"Kau kenapa tegang sekali seperti itu?


"Aku takut.


"Kalau takut kenapa minta naik ini?


"Aku tadi penasaran,ternyata tinggi sekali.


"Kau tidak pernah naik ini sebelumnya.


"Pernah tapi tidak setinggi ini.


"Biar aku pindah kesitu, ke sampingmu.


"Ah..... jangan...jangan...jangan...


Tempat duduk kita akan tidak imbang kalau kau pindah kesini.


Dara gugup sekali,kedua tangannya memegang erat kursi yang dia duduki,wajahnya pucat dan dia berkeringat meskipun udara sedang tidak panas.


"Begini saja biar tetap seimbang kita duduk ditengah-tengah.


"Iyaaa boleh,ya tuhan kenapa aku bisa se takut ini.


merekapun pindah dengan perlahan duduk ditengah kubus bianglala yang mereka naiki.Dara meringkuk di pelukan Karl,ditambah lagi saat kubus bianglala mereka berada diposisi puncak angin bertiup agak kencang karena mereka berada diketinggian,kubus itu bergoyang-goyang


Membuat Dara semakin mempererat pelukannya,


tapi Karl malah menikmati suasana.


"Nah... kalau begini baru seru.


*Apa seru katamu,aku sudah hampir mati ketakutan begini kau bilang seru.


Huhuhuhuhu,aku mau terlalu mengeluh tapi malu,aku sendiri yang minta kesini,aku juga yang ngotot mau naik ini.Dara


Bianglala bergerak turun, Dara sudah lebih tenang sambil berharap mereka segera sampai kebawah.


Saat sudah waktunya mereka turun,Karl sengaja menggerakkan kakinya kuat-kuat agar kubus mereka bergoyang.Dara kaget pijakannya jadi tidak seimbang,diapun hampir jatuh lalu Karl menangkapnya,

__ADS_1


"Senang sekali kau kupeluk Sampai pura-pura jatuh begini.


"Kau yang buat kubus ini goyang.Makanya aku jatuh.


Permainan selanjutnya yang mereka coba adalah tembak kaleng.Kali ini Karl yang semangat


"Sini biar aku yang menembak.


"Dor..dor...dor...


Kesepuluh set kaleng yang ditata berhasil ditembak Karl dengan sangat mudah.Dara senang sekali,karena akan dapat banyak hadiah.Pria pemilik stand hanya bisa pasrah tapi tidak memperbolehkan mereka main lagi.


"Tapi bagaimana kita membawa hadiah sebanyak ini,kita kan masih mau main lagi.


"Biar Jhon yang membawanya.


"Oh iya aku sampai lupa kalau Jhon ikut bersama kita.


"Dia kan sudah bilang kalau kau tidak akan menyadari kalau dia ikut.


Karl hanya menoleh sedikit,seperti sudah mengirim telepati Jhon pun mendekat.


"Iya tuan..


"Kau urus semua hadiah ini.Kami masih mau main lagi.


"Baik tuan.


Dara duduk di tempat berbentuk unicorn putih dengan poni pink biru dan bisa bergerak naik turun.Sedangkan Karl duduk di cangkir yang bisa berputar perlahan berbalik arah dengan komedi putarnya.


Dua orang pengawal Karl yang berjaga membicarakan mereka.


"Lihatlah,melihat mereka seperti melihat dua orang bocah yang sedang kasmaran.


"Kau benar,kalau saja aku tidak mengenal mereka aku tidak akan menyangka kalau dia seorang bos mafia.


"Iya...sejenak aku sampai lupa kalau dia bos kita yang kejam.Berputar-putar didalam cangkir.


Lalu mereka tertawa meskipun ditahan-tahan agar suaranya tidak terlalu kencang.


Tanpa mereka sadari Jhon sudah ada dibelakang mereka,kemudian berkata


"Kuharap kalian juga tidak lupa,kalau pria itu menyimpan senapan dibalik bajunya dan bisa menembak kalian dengan tepat dari tempatnya berputar-putar itu.


Deg...


Tawa mereka pudar...end


"Masukkan semua hadiah ini di mobil,dan jangan coba-coba berani membicarakan mereka lagi.


Jhon menyerahkan semua hadiah yang didapat Karl tadi kepada dua orang pengawal itu.

__ADS_1


Selain para pengawal yang ikut naik bus tadi.


Jhon juga memerintahkan pada pengawal lain untuk membawa mobil ketempat ini.Berjaga-jaga kalau mereka butuh sesuatu.


"Yah.. setidaknya ada gunanya aku menyuruh mereka membawa mobil sekarang.


Jhon kemudian memperhatikan mereka berdua yang sedang tertawa-tawa diatas komedi putar.


"Jangan-jangan tuan sekarang mulai lupa kalau dia seorang mafia.Hah...mana orang yang tempo hari bilang ingin terlihat keren dan berwibawa?


Aku ragu sekarang apa dia masih tau bedanya strawberry dan mangga.


Karl dan Dara menuruni komedi putar sambil tetap tertawa,entah apa yang mereka tertawa kan sampai seceria itu mereka sekarang.


"Aku lapar kita cari makanan ya.


"Tapi aku tidak melihat ada restoran didekat sini.


"Aku memang tidak ingin makan direstoran


"Lalu..?


Dara menunjuk deretan stand penjual makanan disana.


"Sepertinya makanan disana enak


"Itu penjual makanan terbuka,pasti banyak debu yang menempel di makanannya.


"Hah...aku yakin dulu kau tidak ikut Pramuka.


Tidak apa-apa debu itu menambah rasa gurih di makanan.


Kau tunggu disini saja biar aku yang beli makanan.


Jhon datang mendekat,kemudian berkata pada Karl


"Rupanya gadis itu benar-benar tidak tau caranya menikmati uang anda tuan.


"Kau benar,lihat dia jauh lebih girang pergi ketempat seperti ini dari pada ketempat mewah seperti kemarin.Tidak kah kau pikir dia unik dan menarik?


Jhon tidak berani menjawab,karena apapun jawabannya pasti salah.Menjawab tidak menarik pasti dia marah,menjawab menarik pasti marah juga karena hanya dia seorang yang boleh tertarik pada Dara.


Hari sudah beranjak sore, mereka sudah puas bermain,saatnya pulang.


Dara berjalan menuju halte bus,tapi Karl lalu menariknya ke arah lain,berada diparkiran lalu mereka menaiki mobil.Dengan Jhon yang sudah ada dibalik kemudi.


"Lhoo kenapa tiba-tiba ada mobil.Kita kan tadi berangkat naik bus?


"Sudah selesai main miskin - miskinannya,sekarang aku mau jadi raja lagi.


Jawab Karl singkat.

__ADS_1


__ADS_2