Yes I Want You

Yes I Want You
Keberangkatan Dara


__ADS_3

Akhirnya hari yang ditentukan pun telah tiba.Dara berangkat dengan diantar semua anggota keluarga.Ditambah dua orang sepupu,tiga orang pak lek.juga ada nenek yang tidak mau ketinggalan.Sedikit heboh memang untuk sekedar mengantar satu orang,tapi mau bagaimana lagi mereka semua sangat ingin mengantar Dara berangkat pagi ini.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh sampailah Dara di Australia.Dihisapnya kuat-kuat udara pertama yang dia hirup di negara itu.Ada tulisan besar terpampang disana "Canberra internasional airport".Perasaan Dara bercampur aduk sekarang,ada rasa bahagia karena Dara merasa apa yang dia impikan selama ini akhirnya terwujud,ada rasa takjub melihat keindahan tempatnya berdiri sekarang (saking senangnya suasana bandara pun terlihat sangat indah baginya sekarang),ada rasa sedih juga karena dia tau dia tidak akan bertemu dengan keluarganya dalam waktu yang cukup lama.Kemudian ada rasa pening dan sedikit mual juga,karena ini untuk pertama kalinya Dara naik pesawat terbang.


Dara terus saja melihat kesana kemari,sambil senyum-senyum sendiri. Membaca semua informasi di setiap layar elektronik yang terpasang, menghayatinya seperti sedang membaca puisi.Menikmati sekali dia pemandangan ini.Dara tau ini norak,tapi dia tidak perduli,dia hanya ingin menyenangkan hatinya sendiri sekarang.Namun tiba-tiba saja...


brukk


Dara menabrak sesuatu,lebih tepatnya lagi seseorang.Sedikit keras memang Dara sampai mundur dua langkah, tas yang dibawa orang itu terjatuh, Dara segera mengambil tas itu dan hendak memberikan pada pemiliknya,namun saat Dara menatap orang yang ditabraknya tadi Dara langsung terpesona,garis wajah yang jelas,alis tebal,mata biru yang teduh,setelan jas yang sangat pas,aroma parfum yang sangat nyaman.seketika Dara tenggelam dalam pikirannya sendiri


*sangat tampan dan elegan,beda sekali dengan Samsul anak Bu Atik si pemilik toko kasur busa itu,cowok yang selalu berusaha mendekati Dara namun sudah beberapa kali ditolak olehnya.pikiran Dara melayang kemana-mana.


nona..nona.. lelaki itu berusaha memanggil


*ahhh suaranya juga sangat maskulin


tunggu-tunggu pesawat yang aku tumpangi tadi tidak jatuh kan?... kalau aku masih hidup kenapa aku bertemu dewa??masih saja Dara berbicara dalam hati sambil tersenyum-senyum sendiri


Karena tidak mendapat respon dari Dara diapun berusaha memanggil lagi

__ADS_1


Nona...


Iya...


Dara menjawab tapi masih dalam mode melamun.


Perhatikan langkahmu saat berjalan.


Pria itu tiba-tiba saja membentak dan berkata dengan penuh penekanan


Bagaikan antena tv yang tersambar gledek.Angan-angan Dara tadi langsung terbakar habis.Akhirnya Darapun menjawab dengan datar dan ekspresi wajah yang tiba-tiba berubah menjadi datar juga


Pria itupun kebingungan dengan kata yang diucapkan Dara.Dia sama sekali tidak mengerti artinya karena Dara mengucapkannya dalam bahasa Indonesia. Akhirnya dia menyingkir dari tempat itu.Dengan sedikit ngomel,menggunakan bahasa yang Dara pikir itu mungkin bahasa Spanyol,namun dia juga tidak mengerti apa yang sebenarnya pria itu ucapkan.


Setelah pria itu pergi, Dara tiba-tiba merasa sedih interaksi pertamanya dengan orang di negara ini adalah dibentak orang yang tidak dikenal.Sungguh tragis..


Apakah semua orang di negara ini jahat seperti dia? kenapa aku jadi takut sekarang?


Dara berbicara dengan dirinya sendiri.

__ADS_1


Karl Arthur Covas.


Seorang pria tampan dan lajang.Diusianya yang ke 32 tahun,dia sekarang adalah seorang CEO diperusahaan properti, namun juga dia adalah seorang ketua mafia.


Sebenarnya yang terjadi bukan Dara yang menabraknya tadi,tapi justru Karl sendiri yang menabrak Dara.Dia sengaja melakukan itu,entah mengapa melihat seorang gadis yang terlihat norak dan sedikit bingung sedang berjalan sendiri,membuat Karl jadi ingin menjahilinya.Suatu hal yang tidak pernah dia lakukan sebelumnya,sesuatu yang untuk pertama kali untuk Karl melakukan sebuah tindakan konyol yang sama sekali tidak dia kontrol dan tidak pula dia pikirkan sedikitpun.Setelah menjahili Dara,diapun beranjak pergi sambil ngomel pada dirinya sendiri kenapa harus bertindak konyol seperti tadi,menggunakan bahasa yang sesuai dengan perkiraan Dara tadi,bahas Spanyol.Tapi merasa senang juga dia sebenarnya.Setelahnya karl pun tak lagi memikirkan hal itu.


Kembali ke Dara.


Dara yang hampir menangis karena tiba-tiba dibentak oleh orang yang tidak dikenal, sayup-sayup mendengar namanya dipanggil-panggil.Saat Dara menoleh ke sumber suara.Ada seorang pria paruh baya yang membawa papan dari kardus bertuliskan Dara from Indonesia.Dia berjalan menghampiri Dara,dan memperkenalkan dirinya,dia bernama Tom driver dari perusahaan milik Mr George.Ada beberapa orang yang sudah bersama Tom saat itu,rupanya bukan hanya Dara yang datang hari ini.


Visual Dara



Visual Karl



Visual Dara memang dibuat se-Indonesia banget karena dalam cerita ini Dara seorang asli Indonesia.Jadi biar kesan yang coba saya sampaikan bisa tergambar dengan jelas.

__ADS_1


__ADS_2