Yes I Want You

Yes I Want You
Hari pertama sebagai istri


__ADS_3

Menjelang siang Dara sedang berada didapur bersama Ema.Meraka sedang menyiapkan makan siang,saat Stefie kemudian datang menghampiri mereka.


"Selamat siang nona...


"Hai Ema...


"Hmmm aku iri,kenapa kau harus se formal itu padaku,kau tidak perlu memanggilku nona cukup panggil saja aku Dara seperti Ema memanggilku.


Rengek Dara dengan nada manja.


"Tidak bisa nona,itu menyalahi aturan kerja saya.


"Dia benar dan kurasa aku juga harus mulai memanggilmu nona.


Timpal Ema.


"Hmmm lakukan saja,maka aku akan berhenti berbicara denganmu.


"Waahh setelah menjadi istri tuan muda kau pandai mengancam ya...


Goda Ema sambil tertawa.


"Oh ya Stefie apa kau sudah lama bekerja pada keluarga ini?


"Sudah nona,jauh sebelum saya menikah.Saya dan Nathan anggota pengawal pribadi tuan dulu.


"Ya dan ternyata tuan muda melihat potensi mereka berdua dibidang bisnis,lalu tuan mengirim mereka ke Spanyol untuk belajar lebih banyak tentang bisnis dan membantu diperusahaan nenek Sofia.Disana dia ini menjabat sebagai salah satu direktur.Sedangkan Nathan dia adalah kepala bidang pemasaran.


" Wah kau keren sekali,lalu apa kau melakukan sebuah kesalahan,sampai dia mengirim mu kembali kesini lalu menjadi pengawal ku?


"Maksudku kau punya jabatan yang keren disana,kau tidak seharusnya ada disini dan mengawal ku.


"Jangan salah nona ini jabatan terpenting yang pernah saya pegang.


"Ah... tidak mungkin seperti itu.Kau melebih-lebihkan Stefie.


"Dia benar Dara,tuan muda tidak akan memilih orang yang sembarangan untuk mengawal istrinya.


"Tetap saja,aku merasa kau lebih pantas bekerja diperusahaan dari pada mengawal ku.


"Sebenarnya ini kemauan saya nona, beberapa minggu yang lalu saya meminta pada tuan untuk kembali kesini.Ibu saya sudah tua dan sakit-sakitan.Ditambah setelah ayah saya meninggal dia harus tinggal sendiri.Saya anak tunggal.Awalnya tuan masih belum memberi jawaban,lalu tiba-tiba 2 hari yang lalu tuan memanggil saya kembali ke sini untuk menjadi pengawal anda.Tuan bilang tidak bisa lebih mempercayai orang lain untuk menjaga anda.Jadi saya langsung terbang kesini.


"Lalu suamimu?

__ADS_1


"Dia sedang menjalankan tugas yang sangat penting juga,di suatu negara yang tidak terlalu jauh dari sini.


Setelah percakapan itu Dara hendak mulai memasak lalu dia mengambil sebuah pisau pemotong berukuran cukup besar yang kemudian membuat Stefie bereaksi.


"Maaf nona sebaiknya anda tidak menyentuh benda ini.


Ucap Stefie sambil merebut pisau itu dari tangan Dara.


"Stefie aku hanya akan memasak bukan mau bunuh diri.


"Maaf nona,saya hanya lebih berhati-hati.Saya dengar anda pernah berusaha menyakiti diri anda sendiri saat dikamar mandi.


"Hah..lagi pula aku tidak se rajin itu untuk mencoba bunuh diri setiap Minggu.


"Sudah mana pisaunya aku mau masak untuk si monster.


"Monster?


Apa tuan muda sudah menghisap darahmu tadi malam? hahahaha


Ema tertawa terbahak-bahak setelah mengatakannya.


Stefie sebenarnya ingin tertawa juga tapi dia tahan.


Dara tidak bisa menyembunyikan wajah malunya.Pipi dan telinganya memerah.


************


Sedangkan Karl sedang berada diruang kerjanya bersama Jhon.


"Tuan,proyek besar yang akan kita tangani kali ini sebenarnya adalah milih tuan Arsen.Dia memakai nama perusahaan lain untuk bekerja sama dengan kita.


"Tuan Arsen?


Kenapa sepertinya orang ini terobsesi ingin masuk ke perusahaan kita.


"Saya juga belum Mengetahui apa motif tindakan ini tapi saya akan tetap terus berusaha mencari tau.


"Beri kesempatan dia masuk, sepertinya ada yang dia incar dari kita.Setelah mereka jadi lebih dekat aku yakin kita bisa mencari tau lebih banyak.Tapi tetaplah waspada.


"Baik tuan.


"Bagaimana dengan Nathan,sudah sejauh mana kerjanya?

__ADS_1


"Nathan sudah mendapatkan rumah yang pas untuk keluarga nona.Lokasinya cukup dekat dari rumah mereka yang sekarang.


"Katakan pada Nathan untuk segera menyelesaikan segala prosesnya.Aku ingin memberi kejutan pada istriku.


Tok....tokkkk...tokkkk...


Setelah mengetuk pintu, Antonio memasuki ruang kerja Karl membawakannya secangkir kopi.


"Silahkan kopi anda tuan?


"Terimakasih Antonio,dan tolong kau buang rokok ini aku sudah tidak membutuhkannya lagi.


"Syukurlah kalau begitu tuan,itu artinya anda sudah tidak suntuk lagi.


"Hahahaha kau benar aku sudah jauh lebih baik sekarang.Gadis nakal itu benar-benar membuatku frustasi beberapa hari kemarin.


Karl tertawa mengingat kelakuan nekat Dara beberapa hari ini.


"Dan aku hampir saja benar-benar menembak Jhon saat Dara mencoba menggoda Jhon untuk membuatku kesal.


"Saya tau anda sempat memikirkannya tuan.


Timpal Jhon.


Dan ketiga lelaki itu tertawa bersama.Mereka sama-sama mengingat kalau Dara sempat membuat mereka bertiga kebingungan.


"Saya senang akhirnya kalian berdua menikah.Anda memang cocok mendapatkan gadis yang sedikit pembangkang seperti itu.Karena kalau gadis lembut kemungkinan akan takut kepada anda.


Sambung Antonio.


"Ya dia membuatku bekerja keras untuk menaklukkannya.


"Jadi saya rasa sebutan kelinci kurang tepat untuk nona tuan.


Jhon menambahi.


Hahahaha mereka tertawa lagi.


"Hei.... yang kalian bicarakan ini istriku.


"Saya permisi tuan


Ucap Jhon menyudahi.

__ADS_1


*Kabuuurrrr.Jhon


__ADS_2