Yes I Want You

Yes I Want You
Nicholas Arsen


__ADS_3

5 bulan kemudian.


Karl dan Dara menjalani hari-harinya dengan bahagia,Dara menjalankan tugasnya sebagai seorang istri yang telaten.Meskipun memiliki banyak pelayan tapi Dara memilih untuk menyiapkan sendiri semua keperluan Karl.Karl merasa bahwa saat inilah masa-masa paling bahagia selama dia hidup.


Mereka sedang bersantai di beranda taman belakang, membicarakan tentang hal-hal sepele sambil tertawa-tawa,bagi Karl kegiatan seperti ini adalah penghilang penat setelah mengurusi masalah pekerjaan yang rumit dan menguras pikiran.


Tiba-tiba Antonio datang menghampiri mereka dengan berlari mengabarkan bahwa sedang terjadi penyerangan di mansion mereka.Tanpa banyak bertanya Karl segera menggandeng Dara menuju ruang kerjanya,setelah masuk Karl segera memencet tombol rahasia yang terletak dibelakang sebuah lukisan.Seketika tembok yang berada dibelakang kursi kerja Karl terbuka,rupanya itu adalah pintu rahasia dimana tersimpan banyak sekali senjata api,serta ada tangga menuju kebawah,Karl kemudian mengambil sebuah senapan dan diberikan pada Dara.Sambil menuntun Dara menuju banker rahasia.


"Ambil ini,untuk berjaga-jaga kalau sampai ada yang menemukanmu disini tembak saja.cara menggunakannya mudah tinggal arahkan pada targetmu lalu tarik pelatuknya.


"Kau mau kemana?


"Tentu aku akan melawan mereka.


"Aku mau ikut dengan mu.


"Jangan,aku tidak tau siapa yang menyerang,aku juga tidak tau seberapa bahaya mereka,akan lebih aman untukmu kalau kau tetap disini.


"Bagaimana kalau kau terluka?


Karl kemudian mencium kening Dara lalu berkata.


"Tenanglah aku akan baik-baik saja.


Karl kemudian pergi meninggalkan Dara sambil membawa senjata laras panjang,Karl kemudian menutup lagi pintu banker tersebut.


*Ya tuhan,aku hampir lupa kalau suamiku seorang mafia,karena kehidupan tenang kami beberapa bulan ini.Tapi ternyata beginilah kehidupan dirinya yang sesungguhnya.lindungi suamiku ya tuhan,kumohon.Aku mencintainya.


Karl berlari menuju depan mansion nya dimana penyerangan itu terjadi.Ternyata para pengawal Karl bukanlah tandingan penyerang itu,dengan mudah mereka melumpuhkan semua penyerang itu.Dan menangkap bos mereka yang memang ikut dalam aksi penyerangan tersebut.


Ternyata bos mereka adalah tuan Arsen,dia tertangkap lalu Jhon membawa tuan Arsen ke gudang belakang mansion dan menyekapnya disana.

__ADS_1


Tuan Arsen yang awalnya ingin menghancurkan Karl dengan berbagai cara mulai menyerang dijalan,mencoba merampok pabrik senjata Karl,kemudian berusaha memasukkan anak buahnya ke perusahaan milik Karl.Apapun caranya yang penting bisa menyakiti Karl.Tapi semua usahanya sia-sia,Karl tidak tersentuh sama sekali.Sangat sulit menemukan celah baik melukai Karl secara langsung atau membuat perusahaannya merugi,tak satupun caranya berhasil.Tuan Arsen yang putus asa lalu secara nekat memutuskan untuk menyerang mansion Karl,meskipun dia tau kalau kekuatan anak buahnya tidak sebanding dengan kekuatan para anak buah Karl.


Karl yang sudah habis kesabaran menghadapi orang ini berjalan mendekat, Kemudian memukul pipi tuan Arsen dengan tangan kosong,namun berhasil menimbulkan luka yang cukup besar di pelipis tuan Arsen.


"Kenapa kau berusaha menyerang ku?


"Hahahaha,kau bertanya kenapa aku menyerang mu?itu karena kau seharusnya kau yang mati 3 tahun yang lalu,bukan Kiara.


Karl terkejut dengan apa yang baru saja dikatakan tuan Arsen.Terlebih ternyata dia mengenal Kiara.


"Apa maksudmu?


Tanya Karl tidak sabar sambil menjambak rambut tuan Arsen.


"Yah.... seharusnya kau yang mati 3 tahun yang lalu bersama motor terkutukmu itu.Aku telah memerintahkan seseorang untuk merusak rem motormu,tapi kenapa malah kau gunakan motor itu untuk membawa sayangku Kiara.Kenapa kau membawa cintaku mati....


Teriak tuan Arsen pada Karl sambil menangis pilu mengenang Kiara.


"Tuan kendalikan diri anda,Kita masih harus mencari informasi tentang semua ini.


Kata Jhon sambil menahan tubuh Karl yang masih saja ingin menyerang.


Sekarang ganti Jhon yang menanyai tuan Arsen.


"Katakan siapa kau sebenarnya..!!!!


"Aku adalah Nicholas Arsen..... Nick


"Nick....????


"Uncle Nick....????

__ADS_1


Karl mengingat nama itu,nama yang dikenal sebagai keluarga dari Kiara.Dia tidak lain adalah paman dari Kiara.


"Bukankah kau sudah meninggal?


"Seperti yang kau lihat aku masih disini,dan aku akan membalaskan dendam ku padamu.


************************


Setelah sekitar 2 jam pergi Karl kembali ke banker tempat dirinya meninggalkan Dara tadi.


"Keluarlah semua sudah aman.


Dara kemudian bangkit dari duduknya melemparkan senapan yang sedari tadi dia pegang, lalu memeluk Karl dengan erat sambil menangis


"Ya tuhan aku sangat khawatir padamu,kau tidak terluka kan?


Namun Karl bersikap dingin,dia tidak membalas pelukan Dara,juga tidak menjawab kata-kata Dara.


Dara yang menyadari ada yang aneh dengan suaminya kemudian bertanya.


"Sayang kau kenapa begini,apa terjadi sesuatu?


"Aku tidak apa-apa,ayo pergi dari sini.


Jawab Karl dingin kemudian beranjak pergi.


Dara pikir mungkin Karl hanya syok atau sejenisnya,jadi dia memutuskan untuk tidak bertanya lagi,memberi kesempatan pada Karl untuk menenangkan diri.


Saat malam tiba,Karl masih tetap saja berdiam diri di ruang kerjanya.Hatinya sangat sakit mengetahui bahwa kecelakaan yang dia alami 3 tahun lalu sampai Kiara tewas adalah sebuah sabotase.Karl sekaligus merasa sangat bersalah karena sebenarnya dirinyalah yang menjadi target tapi malah Kiara yang harus meninggal dunia.


Tak kuat menahan kegelisahannya sendiri Karl akhirnya memutuskan untuk pergi ke apartemen Kiara,awalnya dia hanya ingin mengenang masa-masa saat dirinya masih bersama Kiara,dia tidak menyangka kalau setelah ini dia akan menemukan fakta lama yang akan membuat dirinya merasa lebih sakit.

__ADS_1


__ADS_2