Yes I Want You

Yes I Want You
Ancaman Karl


__ADS_3

Sudah 4 hari semenjak kembalinya Dara ke mansion dirinya masih tidak mau bicara dengan Karl.Begitu juga Karl sudah selama itu pula dia tidak pergi ke kantor,dia memilih untuk mengerjakan semua pekerjaannya dari rumah.Dan jika diperlukan Jhon akan menggantikannya datang.


Dia sampai memindahkan laptopnya dari ruang kerja ke kamar,agar dia bisa tetap mengawasi Dara meskipun sambil bekerja.


Pagi hari dikamar Karl.


*Hmmm kurasa dia tidak akan pergi ke kantor lagi hari ini.Kenapa kau harus menungguiku disini,pergi bekerja sana..... Dara


*Dia masih juga tidak mau berbicara padaku,padahal dia sudah mau berbicara dengan semua orang yang menemuinya disini,kecuali Jhon.Karl


Pintu kamar diketuk


Tokkk....tokkk...tokkkk


"Tuan ini saya jhon.Boleh saya masuk


"Masuk....


Jhon memasuki kamar,kemudian duduk disofa sambil mengeluarkan berkas-berkas yang membutuhkan tanda tangan Karl.


*Ah... ini kesempatanku.Akan ku buat Karl marah dan Jhon salah tingkah.Dara


"Selamat pagi Jhon...


"Selamat pagi nona.


*Kira-kira apa mereka sudah saling bicara ya?Kalau belum matilah aku gadis ini menyapaku duluan.Jhon


*Apaaaa dia bahkan menyapa Jhon juga.Karl


"Kau terlihat segar dan tampan hari ini.Aku suka setelan jas mu.


Jhon benar-benar jadi salah tingkah dengan ucapan Dara.


*Ya Tuhan aku masih ingin hidup,hei nona kenapa kau menempatkan ku pada situasi yang mengerikan seperti ini,lihatlah wajah tuan sudah sama menyeramkan seperti hantu di film horor.Jhon


"Sudah cukup.Jhon kita pindah ke ruang kerja.


Dara berhasil menyulut emosi Karl.


"Baik tuan...


Saat mereka sudah akan keluar kamar lalu Dara tiba-tiba berkata


"Jhonnnn kurasa aku mau jadi kekasihmu,lalu kita akan mati sama - sama.


Ucap Dara sambil tertawa terbahak-bahak.


Jhon hampir mati karena kaget Dara berani berbicara seperti itu didepan Karl.


*Kurasa gadis ini memang berencana membunuhku.Jhon


"Hei kelinci bodoh,tutup mulutmu itu.


Ucap Karl marah sambil membanting pintu menutupnya.


Dara masih saja tertawa sendiri didalam kamar.


"Hahahaha menyenangkan sekali membuatnya kesal seperti itu.Harusnya aku sering-sering melakukannya.


Diruang kerja.


"Jhon setelah urusan pekerjaan ini selesai kau bawa gadis itu kemari.Aku tidak bisa menunggu lagi,aku akan segera menikahinya.


*Iya tuan itu ide yang bagus,kendalikan wanita liar itu.Jhon


"Baik tuan.


Setelah semua urusan pekerjaan selesai Jhon pergi ke kamar menjemput Dara.Setelah mengetuk pintu 3 kali Jhon langsung membuka pintu kamar dan masuk.


"Wah... Jhon kau kembali,apa kau mau memberitahuku kalau kau menerimaku jadi kekasihmu?


Goda Dara bersemangat.Dara kira Karl juga ikut kembali ke kamar jadi dia pikir Karl akan mendengar ucapannya itu.


"Berhenti menggoda nona,tuan tidak ada disini.


Tuan memanggil anda ke ruang kerjanya,dia ingin berbicara dengan Anda.


*Bersikap tegas saja...gadis ini berbahaya.Jhon


Dengan malas Dara menanggapi


"Hmmm percuma saja,kau kan tau aku tidak mau berbicara dengannya.


"Saya rasa kali ini tuan akan membuat anda mau berbicara dengannya.


Setelah Dara memasuki ruang kerja Karl,Jhon menutup pintu dan berjaga menunggu diluar ruangan.

__ADS_1


Dara masuk sambil melipat kedua tangannya di dada.


"Duduklah disini.


Ucap Karl sambil menunjuk kursi yang ada didepan meja Karl.


Dara duduk hanya menatap Karl tanpa mengatakan apapun.


"Mari menikah...


Dara tetap diam...


"Kau tidak menjawab,aku anggap kau setuju.


"Tidak...


"Tapi aku sudah mengambil kegadisan mu..


"Tidak masalah,diluar sana banyak gadis yang sudah tidak virgin walau belum menikah dan mereka baik-baik saja...


"Bagaimana kalau kau hamil..?


"Kita hanya melakukannya sekali,kurasa aku tidak akan hamil.


"Jadi kau meragukan kemampuanku sekarang.Atau kau mau aku membuktikannya?


"Tidakkkk.... terimakasih atas niat baikmu,tapi aku tetap tidak mau menikah denganmu.


Dara berkata dengan nada sombong.


"Kalau tidak ada lagi yang perlu kau katakan aku pergi


Ucap Dara kemudian berdiri dan berjalan hendak pergi.


"An..dthara..ayu.. nuw glahenny


Karl menyebutkan nama lengkap Dara,tapi dengan nada khas bule yang sedikit kesusahan membaca kata dalam bahasa Indonesia.


*Kenapa susah sekali membaca namanya.Karl


*Hah iya...itu nama lengkap ku,tapi kenapa terdengar lucu saat dia yang menyebutkan seperti tadi.


Tidakkk....tidakkk...tidakkk... aku tidak boleh tertawa sekarang.Dara


"Kau tau, aku punya semua informasi tentangmu dalam map ini.


"Lalu kenapa kalau kau punya informasi tentang diriku.Jangan coba-coba mengancam ku kalau menyebutkan nama lengkap ku saja kau masih kesulitan.


*Sial pasti cara baca ku tadi terdengar konyol ditelinganya.Karl


"Kau terdaftar memiliki pinjaman di bank ABC,cicilan selama 3 tahun dan baru berjalan selama 7 bulan.


*Ah...... kenapa informasi yang ini dia harus tau sihh.Memalukan sekali.Dara


"Dan kau menggunakan sertifikat rumahmu sebagai jaminan.


"Memangnya kenapa kalau kau tau aku punya hutang,dan menggunakan sertifikat rumahku sebagai jaminan.


Kau bahkan tidak tau dimana rumahku,dimana itu bank ABC.Itu tidak akan berpengaruh apapun.


"Karl kemudian mulai mendeskripsikan keadaan rumah Dara dari foto yang ada didalam map itu juga.


"Rumah bercat biru,dengan beberapa tanaman Bunga di depan,pintu berwarna coklat tua,ada sebuah ruangan disisi rumah dengan rolling door yang digunakan untuk menjual beberapa kebutuhan sehari-hari,dengan tulisan besar diatasnya - toko mawar dan laundry kiloan.


Apa maksudnya laundry kiloan ini?


Tanya Karl heran,karena ini pertama kalinya menemui hal seperti ini.


"Hah yang seperti itu saja kau tidak mengerti.Jadi laundry kiloan itu laundry dengan harga murah yang harganya tergantung seberapa berat baju yang akan kau laundry kan,jadi sebelumnya baju yang kau bawa akan ditimbang ada berapa kilo,hitungan harganya perkilo bukan per pcs baju.


"Jadi setalah tau berapa kilo baju yang kau bawa maka akan dikalikan dengan harga perkilo itu?


"Iya benar


*Hah...kenapa aku harus repot-repot menjelaskan tentang ini kepadanya.Harusnya kubiarkan saja dia mati penasaran tentang sistem laundry kiloan.Haahhh bodohnya aku..


Setelah menyadari kebodohannya Dara kemudian kembali ke setelan wajah sewot.


"Oh ya kalau mau ke rumahmu kita harus turun dari mobil terlebih dahulu,berjalan beberapa meter baru bisa sampai di rumahmu kan.Bahkan kalau kita menaiki motor lalu dari arah lain ada motor juga salah satu dari kita harus berhenti dan lewat bergantian,tapi tidak bisa terlalu menepi karena ada selokan kecil di dua sisi jalan sempit itu kan.


*Wah gilaaaa dia..kenapa dia tau detail sekali tentang lokasi rumahku.Apa dia pernah kesana?


" Abdul Manaf, Susiati Puji,Wildan Bagus Nugroho, dan Waldan Bagus Nugroho. Jadi mereka semua nama calon anggota keluargaku?


"Keluargaku...


Dara mulai merasa resah karena keluarganya mulai dibawa-bawa

__ADS_1


Lalu Karl mengeluarkan sebuah map lain dari laci meja kerjanya,membuka map itu lalu mengeluarkan isinya.


"Aku yakin kau mengenali surat ini sayang.


Selembar kertas berwarna biru muda dengan kop surat bertuliskan


Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia.


dengan lambang burung Garuda dibawahnya dan kemudian tulisan besar SERTIFIKAT


"Hah itu sertifikat rumahku yang ku jadikan jaminan.Bagaimana bisa ada padamu.Bagaimana mungkin pihak bank bisa menyerahkan itu padamu.


"Sekedar informasi untukmu sayangku,jangankan untuk mendapatkan selembar kertas ini,membeli bank itupun aku bisa.


"Apa mau mu?


Dara sangat kesal berbicara membentak namun air matanya mulai menetes.


"Sudah kubilang menikahlah denganku.


"Selain itu?


"Bagaimana ya?Aku rasa aku sudah punya semua yang aku butuhkan.Lagi pula selain tubuhmu itu kau punya apa yang bisa kau tawarkan padaku hah?


*Benar juga,aku kan memang tidak punya apa-apa yang bisa ku tawarkan padanya.Dara


Akhirnya Dara hanya bisa terdiam dan membuang muka.


"jadi nona cantik,teruslah menolak menikah denganku,dan akan ku buat keluargamu menjadi gelandangan.


Dara mulai takut,


*Tidakkk....aku tidak mungkin mengorbankan keluarga ku.


"jadi... bagaimana,kau masih menolak ku sekarang?


"Aku...akan memikirkannya dulu.


"Ku anggap kau menolak ku.


"Jhon...


Karl berteriak memanggil Jhon.


Jhon segera masuk kedalam ruangan.


"Iya tuan..


"Gadis ini menolak menikah denganku,kau tau kan apa yang harus kau lakukan pada keluarganya.


"Siap tuan.


"Tidakkkk.... tidakkkk


Jangan lakukan apapun pada keluarga ku.Iyaa...aku bersedia,aku akan menikah denganmu.


Karl berjalan mendekati Dara,setelah berhadapan tanpa jarak,Karl mengangkat dagu Dara.


"Jadi kau akan menikah denganku?


"Iya...


"Memohon lah sekarang


Ucap Karl dengan angkuh


"Menikahlah denganku


"Memohon lah dengan benar


Dara merosot kebawah,dia bersimpuh dibawah kaki Karl,kemudian memeluk kaki itu


"Kumohon menikahlah denganku,aku ingin segera menjadi istrimu.Kumohooonnn jangan sakiti keluarga ku.


Dara menangis,dia merasa sangat terhina harus memohon seperti ini.


"Baiklah... karena kau sudah memohon maka akan aku nikahi kau secepatnya.


Jhon...kapan paling cepat kami bisa menikah.


"Besok tuan


"Besok akhir pekan.Kurasa kantor pencatatan pernikahan libur besok.


"Maka mereka akan buka untuk melayani anda saja tuan.


*Apa....besok???

__ADS_1


Neraka duniaku akan dimulai besok.Dara


__ADS_2