
Sinar matahari pagi mulai masuk dari celah-celah tirai,Karl terbangun karena mendengar pintu kamarnya dibuka.Tetap berbaring diatas tempat tidurnya Karl mendengar langkah kaki berjalan kearahnya,Karl memejamkan matanya lagi berpura-pura masih tertidur saat langkah kaki itu mendekat.Dia tau itu Dara,gadis ini seperti sedang memeriksa apakah dia masih tidur atau sudah bangun,Karl merasa seperti beberapa saat diperhatikan.Kemudian Dara melangkah lagi menjauh sambil seperti bergumam lirih tapi dengan bahasa yang Karl sama sekali tidak faham.
*Hehe jadi kau coba mengomeli ku menggunakan bahasa mu sendiri ya.okee kita lihat saja akan ku pelajari bahasamu.Karl
Dara pov
"Huh pekerjaan macam apa ini,kenapa semua arahan harus dibubuhi dengan penuh ancaman.Dan kau hei dewa petir,kenapa ada orang sepertimu yang belum bangun saat matahari sudah terbit tapi masih juga kaya raya.Haha aku bisa mengumpati kalian semua sesuka hatiku kan kalau aku pakai bahasa Indonesia,kalian kan juga tidak akan mengerti.Tertawa sendiri Dara setelah menemukan cara memuaskan hatinya sendiri.Melihat Karl yang berbaring anteng seperti bayi, Dara diam-diam memperhatikan wajah tampan Karl,namun saat Karl sedikit bergerak dan membuat selimut yang dipakainya melorot
"deg.....
Memperlihatkan dada bidang Karl yang polos tanpa dibalut baju.
* Sial...kenapa aku deg-degan melihat ini.Dara
"Ah tidak...tidak...tidak...aku pergi saja
kemudian Dara melangkah menjauh.
Dara pov end
Setelah menyiapkan segala keperluan mandi untuk Karl, Dara bersiap membangunkannya.
"Oke...sedikit digoyang,jangan sampai dia terkejut
tangan Dara menyentuh bahu Karl,sedikiiiit sekali mungkin hanya dua jari saja yang tertempel.
"Tuan.......tuan....
__ADS_1
Tidak ada respon.Karl masih berpura-pura tidur nyenyak
"Oke.... coba lagi Kaya beli lotre cabutan.
tuan.....tuan.....
tiba-tiba saja
Bruggg....
Tangan Dara ditarik,tubuh Dara terjerembab diatas tubuh Karl, Dara didekap dengan kuat,saat Dara coba berontak Karl berkata sambil matanya tetap terpejam.
"Sebentar saja biar seperti ini...kumohon.Kau dari mana saja kenapa pergi lama sekali.
Karl berpura-pura mengigau.
*Ehh...ehh apa ini kenapa tiba-tiba aku dipeluk,hah kenapa bicaranya seperti itu,ini dia mengigau atau bagaimana.Kalau memang mengigau kenapa terdengar sangat tidak realistis.Mana ada orang mengigau berbicara sejelas ini.Tapi kalau gak mengigau GR sekali aku berfikir tuan Karl sengaja melakukan ini ke aku.dara
*Kenapa jantungku berdetak lebih kencang,kenapa juga seperti ada kupu-kupu berterbangan diperutku.Aku ini sedang ketakutan atau apa ya? Dara
Tapi setelah beberapa saat Dara sudah tidak tahan,dia memberanikan diri memanggil Karl sekali lagi.kali ini dengan suara yang lebih keras.
"tuan..... tuan.....
Karl terperanjat,melepaskan pelukannya kemudian sedikit mendorong tubuh Dara sambil berteriak
"Haaaaaa kenapa kau ada diatas tubuhku,kau berusaha menggodaku ya.
__ADS_1
"Tidak tuan, sepertinya anda mengigau.Saat saya coba bangunkan, anda tiba-tiba menarik tangan saya jadi saya terjatuh seperti itu.Maafkan saya karena tidak bisa menahan tarikan anda.
Jawab Dara sambil terus menunduk.
"Sudah kau siapkan air mandi ku?
"Sudah tuan.
"Kalau begitu minggir...
Dara mundur beberapa langkah
Karl membuka selimut yang dia pakai,kemudian berdiri tepat didepan Dara.Hanya mengenakan celana boxer ketat berwarna hitam.Terlihat ada sesuatu yang menonjol didalamnya.Keadaan natural seorang pria dipagi hari.
Tanpa sadar pandangan Dara terpaku kearah situ, namun saat tersadar buru-buru dia paling kan pandangannya.Wajahnya memerah, Dara merasa udara menjadi sedikit gerah.
Karl yang menyadari hal itu malah ingin menggoda dara.karl maju melangkah mendekati Dara.Membuat Dara harus berjalan mundur untuk menghindari.Mundur beberapa langkah sampai tubuhnya menabrak tembok,saat Dara sudah terdesak,kedua tangan Karl ditempelkan ke tembok,kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah Dara seperti seolah-olah hendak mencium Dara.
Dara memejamkan mata erat sekali,wajahnya dipalingkan bingung dia harus bagaimana sekarang,tak pernah Dara menghadapi situasi seperti ini.Wajah Karl terus saja mendekat,dan saat bibir Karl berada sangat dekat dengan telinga Dara
"Kau lihat apa tadi?...
*Ah memalukan sekali jadi dia tau aku tadi melihat kemana?. Dara
*Apakah kau memang benar-benar gadis yang se polos ini?apakah ini bukan cuma sekedar akting?Karl
" Sudah sana,katakan pada Antonio aku ingin sarapan dikamar saja.
__ADS_1
saat Dara membuka matanya Karl sudah berjalan menuju kamar mandi.
"Hufft kenapa pekerjaan dengan gaji besar seperti ini sangat melelahkan hati.