Yes I Want You

Yes I Want You
Malam pengantin


__ADS_3

Jam demi jam berganti sekarang sudah mulai memasuki malam,mereka makan malam bersama orang tua Karl.Nyonya Lila dan tuan Alexander pun sebelumnya tidak tau kalau mereka telah melaksanakan pernikahan.


"Ayah..ibu.. sebenarnya kami datang kesini karena aku ingin memberi tahu sesuatu.Aku yakin kalian tau kalau sebelumnya kami hanya berbohong bahwa kami telah menikah.Tapi hari ini kami benar-benar telah menikah.


"Benarkah itu?itu bagus sekali anakku.Aku sangat bahagia mendengarnya.


Tuan Alexander yang pertama menanggapi.


"Apakah kau tidak berencana membuat pesta untuk pernikahanmu sayang?


Tanya nyonya Lila


"Tidak sekarang ibu,aku yakin seharusnya kami mengunjungi orang tua Dara terlebih dahulu baru setelah itu memikirkan tentang pesta.


Dara yang mendengar bahwa Karl berencana untuk mengunjungi orang tuanya merasa senang,dia yang sedari tadi hanya diam dan menundukkan kepala tiba-tiba mendongak dan tersenyum lebar.


*Mungkin seharusnya aku sudah bisa menerima keadaan yang seperti ini,mungkin ini memang jalan hidupku.Tapi aku mau jual mahal sedikit lah...aku kan cewek.Dara


Makan malam sudah selesai,mereka pun sudah kembali ke mansion.Tapi Dara merasa sangat gugup.Dara merasa bingung harus bersikap bagaimana nanti.Bagaimanapun juga ini malam pengantin,dan dirinya tidak dalam pengaruh obat apapun.


*Hah....... seandainya nenek Sofia ada disini.mungkin akan jadi lebih mudah.Dara


Dara baru selesai membersihkan diri,namun dia ragu saat akan keluar dari kamar mandi,Karl yang menyadari kalau Dara berada dikamar mandi lebih lama dari biasanya menjadi khawatir takut kalau Dara melakukan sesuatu yang membahayakan dirinya seperti tempo hari.


Karl mengetuk pintu kamar mandi


"Dara...kenapa kau lama sekali didalam sana?


" I...iya sebentar..

__ADS_1


"Cepat keluar atau ku seret kau dari dalam situ.


Ceklek....saat itu juga Dara membuka pintu kamar mandi,lalu keluar dan melewati Karl yang ada didepannya.


Dara segera naik ke ranjang diposisi yang biasa dia tempati.Menarik selimut sampai menutupi seluruh badannya sampai leher.


Karl segera menghampirinya menarik selimut itu lalu melemparkannya.Karl tersenyum jahat,senyum antagonis yang sadis.


Karl naik ke atas ranjang memaksa Dara menggeser tubuhnya jadi lebih ketengah ranjang.


"Sudah kubilang aku akan mencabik mu, membelahmu dan membuatmu memohon ampun.


Karl membelai wajah Dara,kemudian tangannya turun menuju kancing piyama Dara,melepaskannya satu persatu


"Besok malam aku mau kau memakai baju tidur yang dulu pernah disiapkan Jhon.Kalau tidak aku akan membakar semua piyama mu jadi setiap malam kau harus memakai baju-baju tidur sexy itu.


Lalu malam itupun mereka lewati tanpa memperdulikan apapun.Bagi Dara itu adalah malam yang sangat panjang sementara bagi Karl itu adalah malam yang sangat luar biasa menyenangkan.


Sinar matahari memasuki kamar melalui celah-celah korden.Membangunkan Dara yang sedang tertidur dalam pelukan Karl.Dara melihat sekitar Karl sedang tertidur pulas,dengan keadaan ranjang yang luar biasa kacau.Dara ingin pergi ke kamar mandi tapi saat akan mengangkat tubuhnya dia merasa seluruh tubuhnya sakit,merasa sangat lelah.


*hmm monster ini benar-benar mencabik,membelah dan seperti melepaskan seluruh tulangku.Dara


Untuk beberapa saat Dara hanya tetap berada di posisinya,menikmati setiap kesakitan ditubuhnya,namun anehnya Dara merasa ada kenyamanan,seperti ada satu bagian tubuhnya yang merasakan kelegaan.


Saat Dara sudah mengumpulkan sedikit tenaganya sekedar ingin pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.Namun tangan kekar Karl tiba-tiba menariknya kembali berbaring.


"Hmm kau mau kemana?


Kata Karl tetap dengan mata tertutup.

__ADS_1


"Aku mau ke kamar mandi,aku mau membersihkan diriku.


" Tidak,aku belum selesai aku mau lagi.


"Apa..... kau sudah menghajar ku habis-habisan tadi malam.Kau sudah melakukan semua ancaman mu padaku.


"Aku memang sudah mencabik mu,membelahmu dan membuat pagi mu seperti tidak memiliki tulang.Tapi kau belum meminta ampun jadi aku belum selesai.


"Iyaaa....iyaaaaa ampun.


"Terlambat...


Kata Karl sambil tersenyum jahat.


Dan...mereka melakukannya lagi.Yaahh tidak ada yang lebih sibuk dari pengantin baru kan.


Sedangkan diluar kamar,Jhon sedang menunggu Karl keluar.Dia akan mendiskusikan proyek besar yang akan mereka tangani.


Sesaat sebelum Jhon mengetuk pintu kamar Antonio menegurnya.


"Kau mau apa?


"Ada hal penting yang akan ku bicarakan dengan tuan.


"Kau bodoh kalau kau mau menemui pengantin baru dipagi hari setelah malam pengantin mereka.


"Baiklah maka aku akan menunggu.


"Sebaiknya kau pergilah dulu,mereka tidak akan keluar secepat itu.

__ADS_1


Jhon menjadi canggung sekarang,menyadari kebodohannya sendiri setelah mendengar perkataan Antonio.


__ADS_2