Yes I Want You

Yes I Want You
Hadiah untuk keluarga Dara


__ADS_3

Sudah tengah malam,Jhon dan Nathan sudah kembali ke rumah mereka masing-masing.Karl juga sudah merasa lelah kemudian dia kembali ke kamarnya.Dara belum tidur dia masih melihat siaran tv,acara komedi dia tertawa-tawa sendiri sampai mengeluarkan air mata.Baru setelah Karl memasuki kamar dan menaiki ranjang Dara mematikan tv nya.


"Hai.... aku menunggumu tadi,karena bosan jadi aku menonton tv.


"Iya tidak apa,kau suka acaranya?


"tidak juga sebenarnya,hanya saja dibagian yang tadi sangat lucu.


"Sayang aku ingin mengajakmu ke suatu tempat besok.


"Memang kita mau kemana?


"Besok kau juga tau.


Karl kemudian berbaring sambil memeluk Dara dari belakang.Sekarang itu adalah posisi tidur favorit mereka berdua.


"Sayang,memangnya dulu kenapa kau sampai memilih bekerja di Australia?


"Entahlah, sebenarnya sudah sejak lama aku bercita-cita ingin bekerja di luar negeri,lalu kesempatan yang kudapat ke Australia,semua proses berjalan lancar dan mudah.Dan pinjaman Bank yang kuambil itu,untuk biaya keberangkatan ku kesini.


"Tidakkah kau pikir,Tuhan yang mengirim mu kesini untukku.


"Ya mungkin saja, seperti itu.Memangnya kenapa kau tiba-tiba menanyakannya?


"Kadang aku merasa ini sangat menakjubkan,kau yang sebelumnya berada jauh dariku tiba-tiba datang kesini.Lalu pertama kali kau sampai disini kita pun sudah bertemu, diantara ribuan orang di bandara kenapa kau yang menarik perhatianku waktu itu.Dan kemudian kita bertemu lagi di kantorku.Seperti memang kita sudah ditakdirkan untuk bertemu.


"Ya...kurasa juga begitu.


"Tapi saat awal kau tinggal disini,memangnya kau tidak tau ya kalau aku menyukai mu?


"Sebenarnya aku tau,hanya saja aku selalu mengingatkan diriku sendiri untuk tau diri.Ku pikir tidak mungkin kalau kau akan menyukai pelayan sepertiku.


"Tapi sayang,ayolah beri tau aku,memangnya kita mau kemana besok?


"Yang pasti kau akan suka.Jadi bersabarlah sampai besok.

__ADS_1


*********************


Keesokan paginya.


Mereka sudah berada di jet pribadi milik Karl.Dara yang baru akan 2 kali naik pesawat sangat kagum dengan interior di dalam jet itu.


*Ya tuhan, berbeda sekali dengan pesawat yang aku tumpangi saat akan kesini dulu.


"Sayang,kau masih belum mau mengatakan kita akan kemana ini?


"Indonesia.


"Apa....... Indonesia?


Maksudmu ke rumahku?


"Iya...


"Kenapa tidak bilang dari kemarin.Aku kan ingin membawa oleh-oleh untuk keluargaku.


"Kau jangan khawatir, Jhon sudah menyiapkan hadiah untuk keluargamu.


"Ini terimalah,dan berikan pada orang tuamu saat sampai disana.


Dara menerima map itu membukanya kemudian dia terkejut dengan isi map berisi sertifikat rumah dan foto sebuah rumah besar.


"Ini sertifikat rumah atas namaku?Bukankah ini rumah besar dipinggir jalan dekat rumahku?


"Ya..dan rumah itu jadi milikmu sekarang.Biarkan keluargamu tinggal dirumah itu setelah ini.


"Tapi kenapa kau melakukan ini,memangnya kenapa dengan rumahku yang lama?


"Kau pikir aku akan membiarkan keluargamu hidup dirumah yang sempit seperti itu sementara kita hidup nyaman dirumah mewah kita?Dan disitu juga ada sertifikat rumahmu yang lama,serahkan juga pada mereka.


Dara berkaca-kaca,dia sangat terharu.Tidak menyangka kalau Karl akan se perhatian itu kepada keluarganya.

__ADS_1


"Nathan juga telah menyiapkan sebuah mobil untuk ayahmu,serta toko yang lebih besar untuk ibu.Aku juga akan mengirimkan pada mereka sejumlah uang setiap bulannya,jadi meskipun mereka tidak bekerja sebenarnya tidak apa-apa,aku yakin jumlah uang itu akan cukup untuk biaya hidup mereka.Aku juga akan menanggung biaya sekolah adik-adikmu Sampai setinggi apapun jenjang yang mereka mau.


"Ya tuhan,aku tidak menyangka kalau kau akan memikirkan keluargaku sampai sejauh ini.


Tak kuasa lagi menahan,Dara menangis di bahu Karl.Dia sungguh bersyukur bahwa Karl bukan hanya perduli padanya tapi juga pada keluarganya.


"Terimakasih ya.....


"Kau tau kan kalau aku bisa melakukan apapun untukmu.Lagi pula sekarang keluargamu adalah keluargaku juga,jadi sudah sepantasnya aku perduli pada mereka.


Sesaat kemudian pesawat lepas landas,Dara merasa sedikit pusing dan mual.Dia memejamkan mata dengan sangat rapat dan memeluk lengan Karl dengan keras.


"Kau takut?Tenanglah ini tidak akan lama.


"Iya....ini baru kali ke 2 aku naik pesawat.aku gugup


"Lalu bagaimana saat pertama kali kau naik pesawat,kau sendirian kan waktu itu.


"Aku memejamkan mataku dan mengigit jaket ku sendiri.


Mereka sampai di Indonesia pada sore harinya.Tak langsung menemui keluarga Dara mereka terlebih dahulu menuju rumah yang baru saja dibeli itu.Rumah besar 2 tingkat,disisi kiri ada garasi mobil sekaligus mobilnya,mobil keluarga berwarna putih yang masih benar-benar baru,bahkan plastik pembungkus kursi didalam masih terpasang.Sebelum memasuki rumah,Nathan mengajak mereka ke sebuah bangunan disebelah rumah,setelah gerbangnya dibuka ternyata bangunan itu merupakan sebuah mini market yang isinya sudah lengkap.Bersebelahan dengan mini market itu ada sebuah laundry yang peralatannya juga sudah lengkap.Kedua bangunan tersebut terhubung disisi belakangnya.


"Ini toko dan laundry untuk ibu anda nona,hanya saja saya belum mencari karyawan untuk bekerja disini.Jadi untuk selanjutnya ibu anda hanya tinggal mengawasi saja.


Dara terheran - heran,bagaimana mungkin Nathan bisa menyelesaikan ini semua dalam waktu kurang lebih 1 Minggu.Terlebih Nathan adalah orang asing yang pastinya lebih sulit baginya mengatur segala sesuatu disini.Semua ini jauh dari nalar Dara.


"Kau suka sayang?


"Ya tuhan,aku tidak menyangka kalau kau berusaha menyiapkan ini semua.Ini jauh lebih baik dari apa yang bisa aku bayangkan untuk kuberi kepada mereka.


"Sebenarnya Nathan sudah menemui keluarga mu,untuk meyerahkan rumahnya


Tapi keluarga mu menolak,kata mereka tidak mungkin kalau kau sudah bisa membeli rumah besar itu padahal kau baru bekerja beberapa bulan diluar negeri.


"Kalau begitu bisakah kita menemui mereka sekarang.Aku sudah sangat kangen.

__ADS_1


"Apa kau tidak lelah sayang?


"Aku yakin lelahku pasti hilang saat bertemu mereka.


__ADS_2