Yes I Want You

Yes I Want You
Karl meninggalkan rumah


__ADS_3

Karl menutup laptop Kiara,pikirannya sangat kacau.


"Jadi selama hidupnya Kiara memendam sendiri beban hidupnya.Seandainya aku tau cerita ini dari awal maka aku akan menghabisi lelaki itu saat itu juga.Maka ini tidak akan terjadi,maka aku tidak akan kehilangan Kiara.


Aaaaaaaaa........


Karl berteriak,dia merasa sangat marah.Kemudian dia menelepon Jhon dan berkata


"Jhon bawa laki-laki sialan itu ke markas kita,siksa dia sedemikian rupa,tapi jangan biarkan dia mati.Bahkan jika dia berusaha bunuh diri kau harus menyelamatkannya lalu siksa dia lagi.


"Apakah anda menemukan sesuatu tuan?


"iya.....


Karl lalu mengirimkan file tadi kepada Jhon,setelah membacanya Jhon jadi mengerti kenapa tuannya jadi se marah itu.


Lalu dengan tangannya sendiri Jhon menghajar tuan Arsen tanpa ampun,Jhon selalu berubah menjadi iblis jahat saat menghukum seseorang seperti ini.Terlebih jika itu berhubungan langsung dengan tuannya,maka Jhon akan memastikan bahwa orang itu akan menyesal pernah hidup.


Kembali pada Karl


Karl pergi meninggalkan apartemen Kiara,dia kembali ke mansion dengan amarah yang menggebu-gebu.Saat sudah sampai Karl kembali ke kamarnya namun melihat Dara sedang tertidur di ranjangnya membuat Karl kembali menyesali sesuatu.


"Seharusnya Kiara yang sedang tertidur disitu sekarang,bukan dirimu...


Karl yang pikirannya sedang kalut kemudian pergi menuju bar pribadinya di mansion.Karl minum banyak sekali alkohol,sampai dia mabuk dan tertidur disana.


Dara yang terbangun kemudian melihat bahwa Karl belum kembali ke kamar,padahal ini sudah hampir pagi.Dara kemudian keluar kamar untuk mencari keberadaan Karl.Setelah mencari dibeberapa ruangan akhirnya Dara melihat Karl di ruangan bar.Dia sedang tertidur sambil duduk di sofa,ada banyak bekas minuman dan puntung rokok.Dara yang merasa Khawatir berusaha membawa Karl kembali ke kamar dibantu 2 orang pengawal yang sedang berjaga malam.Saat Dara bertanya sebenarnya apa yang terjadi Kedua pengawal itu hanya berkata tidak tau.


Setelah sampai dikamar Dara berusaha merawat Karl,membersihkan tubuh Karl,menggantikannya baju,tapi kemudian Dara tidak lagi bisa tidur,dia tetap menjaga Karl khawatir kalau terjadi sesuatu.


Keesokan harinya Karl terbangun agak siang,dia merasa pusing,Dara yang memang ada disampingnya lalu menyapa.


"Hai sayang kau sudah bangun? ini minumlah air lemon ini agar tubuhmu jadi lebih segar.

__ADS_1


"Aku mau kopi.


"Tapi setelah minum alkohol tidak baik kalau kau minum kopi sayang.


"Apa kau tidak mendengar ku? Aku mau kopi.


Kata Karl dengan nada menekan,dan ekspresi wajah yang terlihat sangat tidak suka.


"Baiklah,aku akan mengambilkan mu kopi.


Kata Dara sambil beranjak pergi,entahlah hatinya terasa sangat sakit Karl memperlakukannya dengan sangat dingin seperti ini.Terlebih dia tidak tau masalah apa yang sebenarnya terjadi.


Setelah kembali dan membawa kopi,Dara duduk disisi ranjang ,tapi Karl tetap tidak memperdulikan dirinya.Dara yang kemudian sudah tidak tahan bertanya kepada Karl


"Sayang sebenarnya apa yang terjadi,kenapa kau mengacuhkan ku.Apakah aku melakukan kesalahan?


Karl tetap diam tidak menjawab bahkan tidak memandangnya sama sekali.


Karl kemudian memandang Dara dengan tatapan tajam


"Kau tidak perlu melakukan apapun,kau hanya perlu tetap diam.


Karl sengaja menekan kata 'diam' yang dia ucapkan tadi.Karl kemudian turun dari ranjang menuju ke kamar mandi.Setelah selesai Karl seperti bersiap akan pergi,tapi dari pakaian yang dia kenakan sepertinya bukan akan ke kantor.


Bahkan saat Karl mengambil handphonenya yang terletak di atas laci disisi ranjang yang berdekatan dengan posisi Dara duduk sekarang,Karl juga tidak mengatakan apapun,juga tidak melihat ke arah Dara.Karl pergi begitu saja.


******************


Sudah 3 hari sejak Karl pergi,tapi Karl juga belum kembali.Berulang kali Dara memeriksa handphonenya kalau-kalau dia melewatkan panggilan atau mungkin pesan yang dikirim Karl.Tapi nyatanya Karl memang tidak menghubunginya sama sekali.Dara juga mencoba menghubungi Karl,tapi sama sekali tidak ditanggapi.


"Dara,ini sudah lewat dari jam makan malam.Kurasa sebaiknya kau makanlah terlebih dulu.


Kata Ema sambil berjalan mendekati Dara.

__ADS_1


"Tidak Ema,kurasa aku juga tidak akan makan malam.Aku merasa sedikit pusing,jadi aku tidak berselera untuk makan.Maaf ya...


"Apa kau mau ku buatkan bubur?


"Tidak Ema terimakasih,kau beristirahat lah.Nanti kalau aku tiba-tiba lapar aku akan menyiapkannya sendiri.


"Baiklah kalau begitu kau beristirahat lah.Mungkin tuan muda sedang sibuk jadi dia belum pulang.


Kata Ema,dia tau apa yang sebenarnya dirisaukan oleh Dara.


"Ya...mungkin saja begitu.


Dara kemudian berjalan menuju ke kamar sedang Ema membereskan makanan yang tidak jadi dimakan tadi.Saat didapur Ema bertemu dengan Jhon


"Hai Ema....


"Hai Jhon..


"Kenapa makanan itu seperti tidak disentuh,apa nona tidak makan?


"Dia menolak untuk makan,dia bilang sedikit pusing jadi tidak berselera untuk makan.Sebenarnya apa yang terjadi Jhon?


Jhon yang memang sudah sangat mempercayai Ema kemudian menceritakan semuanya.


" Ya tuhan,kenapa semua jadi serumit ini.


"Iya dan kulihat tuan seperti sedang menghadiri nona karena masalah ini.


"Tidak kah Kau pikir ini tidak adil untuk Dara,dia bahkan tidak tau apa-apa.


"Ya tapi kita juga sama-sama tau bagaimana tuan sangat mencintai nona Kiara dulu.


Tanpa mereka berdua sadari ternyata Dara sedang berdiri dibelakang mereka,dia memang tidak mendengar semua,yang Dara dengar ini semua ada hubungannya dengan Kiara.Dara juga tidak pernah tau sebenarnya seperti apa cerita mereka dulu.Yang Dara tau Kiara adalah mantan kekasih Karl yang telah meninggal dunia,tentang berapa lama mereka berhubungan,tentang bagaimana Kiara meninggal dia tidak pernah tau.Lagi pula Karl tidak pernah mengawali menceritakan tentang Kiara jadi Dara juga memutuskan untuk tidak bertanya, menurut Dara akan tidak pantas kalau membicarakan seseorang yang telah tiada.

__ADS_1


__ADS_2