Yes I Want You

Yes I Want You
Perjodohan 2


__ADS_3

Karl mulai menjalankan rencananya,dia mengatakan pada orang tuanya bahwa dia telah menikahi Dara saat mereka sedang berada di Spanyol.


Diam-diam tuan Alexander menemui Antonio untuk menanyakan tentang kebenaran pernikahan Karl.Alexander tau kalau Antonio tidak akan berbohong padanya.


Antonio pun menceritakan semua yang Karl rencanakan,jadi mereka memutuskan untuk berpura-pura mempercayai tentang pernikahan mereka,dan berencana untuk memberi tahu nenek Sofia tentang ini.


Tibalah saat hari kedatangan nenek Sofia...


"Selamat datang ibu,bagaimana perjalananmu?


Sapa tuan Alexander sambil memeluk ibunya.


Nyonya Lila pun bergantian memeluk nenek Sofia.


"Huh..aku sudah tua,meskipun menggunakan jet pribadi,perjalanan ini membuatku lelah,apa lagi setelah sampai di bandara aku masih harus naik mobil untuk sampai disini.


"Seharusnya kau punya landasan pacu sendiri jadi tidak perlu repot-repot kebandara.Apa kau tidak punya cukup uang untuk membangunnya?


"Buka begitu ibu,hanya saja kami tidak terlalu membutuhkannya.


"Maka dari itu aku tidak mau kesini kalau tidak ada sesuatu yang penting.


"Seandainya kau mau mengikuti jejak ayahmu,kau pasti sudah jauh lebih kaya sekarang.


"Ibu kita sudah sepakat untuk tidak membahas ini bukan.


"Hmmm kau dan Marcel adikmu itu sama saja,aku heran kenapa dia malah memilih menjadi dokter yang penghasilannya tidak seberapa itu.


"Itu cita-cita Marcel sedari kecil kan bu.Dan aku berhutang banyak pada Marcel,dia yang merawat Karl selama Karl mengalami koma dulu.


"Ya...aku merasa lega juga karena Marcel yang merawat Karl waktu itu.


"Tapi aku cukup senang akhirnya Karl yang mengikuti jejak kakeknya.


Tuan Alexander dan nyonya Lila terdiam,mereka saling pandang.


"Jangan bilang kalau Kalian tidak tau apa yang anak kalian kerjakan dibelakang kalian.


"Kami tau Bu,hanya saja kami memang tidak pernah saling bicara untuk hal ini.


"Ibu mungkin ibu mau beristirahat dulu sekarang.

__ADS_1


Nyonya Lila berbicara dengan lembut kepada mertuanya itu.


"Tidak sayangku,aku ingin segera bertemu dengan Karl cucuku.Aku ingin segera memperlihatkan foto gadis yang ingin aku jodohkan dengannya.


"Begini ibu untuk masalah perjodohan ini,kurasa Karl tidak akan setuju.


Tuan Alexander berusaha menjelaskan pada nenek Sofia


"Kita juga belum tau kan,kita bahkan belum mencobanya.


"Ibu saat ini Karl sedang menyukai seorang gadis,aku juga kurang tau bagaimana mereka bertemu yang jelas gadis ini berasal dari Indonesia.


Aku tau dia gadis yang baik,dan saat ini Karl mempekerjakannya sebagai pelayan pribadinya.


"Kalau Karl menyukainya kenapa malah menyuruh gadis itu bekerja?


"Kita semua tau Bu bagaimana tingginya ego Karl,mungkin dia enggan mengakui jadi untuk membuat gadis itu tetap dekat jadi dia mempekerjakannya.


"Dan untuk menolak perjodohan ini Karl berpura-pura sudah menikahi gadis itu.Tapi aku yakin bukan ini maksud utama rencananya itu.


"Ya...aku paham,tidak seorang pun bisa memaksa Karl,tidak kalian sebagai orang tuanya, ataupun aku sebagai neneknya.Jadi kalau Karl melakukannya, ini pasti karena memang dia yang menginginkannya.


"Ohhh...jadi cucu kecilku ingin bermain-main dengan neneknya, baiklah sayang nenek akan ikuti permainanmu.


"Sayang nenek sudah datang,kenapa kau tidak menemui aku?


"Aku baru saja dari kantor nenek,ada urusan penting yang harus kukerjakan.Tapi aku segera tiba,aku sudah dijalan sekarang.


"Baiklah kutunggu kau,nenek merindukanmu sayang.


"Aku juga merindukanmu nek.


Tak lama Karl pun tiba di mansion orang tuanya.


"Nenek,bagaimana kabarmu?kenapa kau terlihat makin cantik sekarang?


Karl memeluk neneknya dengan erat.


"Kau ini bisa saja menyenangkan hati nenekmu.


"Tapi kau pastinya sudah tau kan kalau nenek datang kesini karena ingin menjodohkan mu dengan cucu teman nenek?

__ADS_1


Nenek Sofia mengeluarkan foto seorang gadis dari tasnya dan menyerahkan pada Karl


Seorang gadis berambut pirang,mengenakan gaun ketat pendek,berbentuk kemben,dengan seutas tali kecil di bahu sebagai pengait gaunnya, berwarna merah maroon,dengan dada rendah dan belahan paha yang cukup tinggi.


Riasan mata bold,serta lipstik merah penuh,memberi kesan sexy,dan high heels hitam mengkilat membuat kaki mulusnya terlihat lebih jenjang.


"Nenek yang seperti ini sama sekali bukan tipeku.Lagi pula apa ayah dan ibu belum memberitahu nenek kalau aku sudah menikah?


"Apa...kau sudah menikah??kapan kau menikah,kenapa tidak ada yang memberi tahuku.Bisa-bisanya Kalian ini?


Sambil memukul-mukul tangan Karl,nenek mulai berakting.


"Hmm sebenarnya ayah dan ibu juga baru tau nenek,aku menikah saat mereka berada di Spanyol.


"Lalu mana istrimu kenapa tidak datang menemui ku.


"Dia ada di mansion ku nenek,nanti aku akan mengajak dia bertemu nenek.


"Lagi pula kenapa kau tiba-tiba menikah hah...


"Aku sangat mencintainya nek,aku takut kalau aku tidak segera menikahinya seseorang akan merebutnya dariku.


"Memangnya ada pria yang bisa membuat seorang gadis berpaling dari cucuku yang tampan ini?Dia secantik apa sampai kau tergila-gila seperti ini.


"Bagiku dia adalah wanita tercantik nomor 3 di dunia ini


"Hah..kenapa nomor 3?


"Ya karena nomor satu dan dua tetap ibu dan nenek yang paling cantik.


Semua orang tertawa mendengar perkataan Karl.


"Begini saja,selama kau disini aku akan tinggal dimansionmu.Agar aku bisa lebih mengenal menantu cantikku itu.Ayo segera bawa barang-barang ku.


"Ah... nenek begini,nenek kan sudah lama tidak kesini,pasti ayah dan ibu juga ingin nenek menginap disini kan.


"Bagaimana kalau nenek malam ini menginap disini,lalu setelahnya nenek bisa tinggal di mansion ku.


*Gawat kalau nenek tau kami tidak tinggal satu kamar,bisa kacau semua rencana ku,aku harus mengaturnya dulu sekarang.Karl


"Baiklah nek aku akan kembali ke mansion ku dulu sekarang.

__ADS_1


"Aku ingin kau membawa istrimu untuk makan malam disini nanti.Aku ingin berkenalan dengannya.


"Baiklah nek,sampai jumpa nanti malam.


__ADS_2