Yes I Want You

Yes I Want You
Mengatur pertemuan.


__ADS_3

Keesokan harinya setelah Karl dan Jhon berangkat ke kantor,Dara pergi ke asrama pelayan untuk bertemu dengan Ema,


Tok....tok....tok...


"Ema apa kau didalam?


"Iya Dara masuklah.


"Hai Ema kau sedang apa?


"Tidak ada aku hanya sedang menulis di halaman blog ku.


"Wah benarkah....kenapa aku baru tau kalau kau juga menulis di blog,apa yang kau tulis?


"Kebanyakan tentang makanan,kadang juga aku membagikan pengalamanku kalau aku berkunjung ke suatu tempat.


"apa kau penulis aktif?


"Ya..aku lumayan aktif.Oh ya ada apa kau mencari ku kemari.


"Ema kurasa hari ini kau tidak perlu menyiapkan makan siang,aku sedang bosan,aku ingin pergi keluar jalan-jalan.Kau mau kan menemaniku.Aku ingin ke mall.


"Tumben sekali kau ingin pergi ke mall,bukannya ke pasar raya.


Tanya Ema sambil tertawa.


"Ya...aku ingin sekali-kali menguras uang suamiku.


Mereka tertawa bersama.


*************************


Di mall dua orang wanita muda ini hanya berjalan kesana-kemari,keluar masuk toko tanpa membeli apa-apa.


"Siapa tadi yang katanya ingin menguras uang suaminya?


"Hihihi aku bingung mau membeli apa Ema.Lagi pula beberapa barang yang kita lihat tadi harganya sungguh tidak masuk akal,mahal sekali.


"Ya ampun kenapa seorang milyuner seperti tuan muda punya istri yang hemat sepertimu ya.Asalkan kau tau ya,kau membeli seluruh barang di mall inipun tuan muda tidak akan bangkrut.


"Sebenarnya aku hanya tidak benar-benar menginginkan semua barang-barang yang kita lihat tadi.


"Kalau begitu bagaimana kalau kau membeli sesuatu untuk tuan muda,dia pasti senang menerima hadiah darimu.


"Hmmm membelikan dia hadiah dengan uang dia sendiri?bukankah ini konyol.


Dara tertawa sendiri membayangkannya.


"Yah tapi kurasa itu ide bagus.


Mereka berdua kemudian memasuki sebuah toko baju dimana semua barang yang dijual disana adalah barang-barang premium yang tentu saja harganya tidak main-main.Setelah beberapa saat memilih akhirnya Ema melihat setelan jas yang sepertinya ukurannya pas dengan Karl.


"Dara coba lihat ini,kurasa tuan muda akan terlihat tampan kalau memakai ini.


"Hmm sebenarnya tanpa memakai apapun dia sudah terlihat tampan Ema.

__ADS_1


Dara seperti tidak sadar dengan apa yang baru saja dia katakan.


"Apa?


Tanya Ema terkejut


"Hah...aku tadi bilang apa?


Baru menyadari kalau yang baru saja dia katakan itu memalukan.


Tapi akhirnya mereka tertawa bersama.Wajah Dara sampai memerah karena malu.


"Ha... ya sudah.....ya sudah kita beli itu.


Lalu Dara memilih satu jam tangan mewah untuk Karl.Membeli dua buah gaun,satu untuk dirinya sendiri dan satu lagi untuk Ema.Lalu saat berada di kasir untuk membayar,si kasir menyebutkan total nominal yang cukup besar,yang kalau di hitung dalam rupiah itu lebih dari 500 juta.


"Maaf nona,benar nominalnya sebesar itu?Apakah dari barang yang aku beli ada yang harganya sangat mahal?


Tanya Dara memastikan, seumur hidup baru kali ini dia berbelanja menghabiskan uang sebanyak itu.Karena barang-barang mahal yang dia pakai saat ini memang bukan dia sendiri yang membeli.


"Harga terbesar dari barang yang anda ambil untuk jam tangan ini nona.


Kata kasir sambil menunjukkan bandrol dari jam tangan tersebut.Ternyata memang lebih dari 400 juta.Padahal itu bukan barang termahal yang dijual di toko itu.


"Ya... baiklah


Kata Dara sambil sedikit ragu menyerahkan kartu yang diberikan Karl padanya dulu.


*Semoga saja saldo dalam kartu itu cukup.Dara


Setelah selesai berbelanja Dara lalu mengajak Ema ke sebuah restoran yang berada di mall itu.Setelah memesan makanan mereka berbincang dan bercanda lagi seperti sebelumnya.Sampai tiba-tiba ada suara berat nan familiar menyapa.


"Halo istriku......


Sapa Karl sambil tersenyum


"Wah...apa kau datang kesini karena mendapat laporan dari asisten mu itu ya, kalau aku baru saja menguras uangmu?


"Jhon coba cek, kelinci kecilku ini telah menghabiskan berapa persen dari total kekayaanku?


Jhon segera mengecek laporan mutasi dari kartu yang dibawa Dara tadi melalui handphone nya.Dengan cepat Jhon segera tau berapa nominal yang baru saja Dara keluarkan.


"Tidak sampai dari 0,00000001/8 kekayaan anda tuan.


"Hah... mana ada perhitungan dibawah 0 masih ada 1/8.


"Itu artinya uang yang kau belanjakan bukan apa-apa bagiku sayang.


Karl menjelaskan dengan nada sedikit sombong.


"Tapi kurasa aku harus menghukum mu karena pergi dari rumah tanpa memberitahuku terlebih dahulu.


Kata Karl sambil tersenyum dan menaikkan alis dengan genit.Kemudian menarik tangan Dara mengajaknya pergi.


"Tapi sayang aku sudah memesan makanan.

__ADS_1


"Jhon....kau makan apa yang sudah dia pesan.Berikan kunci mobilnya kepadaku.Kau nanti pulanglah bersama Ema.


"Baik... tuan


Jhon menjawab dengan sedikit bingung sambil menyerahkan kunci mobil kepada Karl,sambil menerimanya Karl kemudian mengedipkan sebelah mata pada Jhon, kemudian beranjak pergi sambil menggandeng tangan Dara.Seketika Jhon menyadari sesuatu.


Rupanya pertemuan itu memang sengaja Karl dan Dara yang merencanakan.Rencana mereka saat Jhon dan Ema sudah bertemu di restoran mereka akan meninggalkan kedua orang itu untuk berkencan,tapi rupanya Karl punya rencana tambahan untuk dirinya sendiri dan Dara.


"Sayang apa kau pikir rencana kita berhasil.


Tanya Dara penasaran.


"Setidaknya kita sudah berhasil membuat mereka berdua bersama sekarang.Selanjutnya biar Jhon yang mengatur.


"Apa kau pikir Jhon bisa memanfaatkan kesempatan ini?


"Sejujurnya dia sangat bodoh untuk urusan percintaan,tapi kita tidak bisa membantu lebih dari ini kan.


"Tapi ngomong-ngomong apa kau mau kembali ke kantor.


"Tentu tidak,aku mau menikmati kau saja.


Kata Karl sambil menarik pinggang Dara agar mendekat.


"Hei... ini di mall.


"Oh... oke aku akan membawamu ke hotel kalau begitu.


"Kau serius? Semalam kau sudah mengerjai ku habis-habisan.


"Iya tapi siang ini belum.Salah siapa kalau kau itu membuatku ketagihan,kau sudah seperti candu.


Karl kemudian menelepon seseorang.


"Halo... selamat siang tuan ada yang bisa saya bantu?


Kata seseorang yang menerima telepon dari Karl.


"Siapkan kamarku sekarang.Aku menuju kesana.


"Ba....baik tuan.


Lalu Karl menutup teleponnya dan melanjutkan berjalan.


"Kau menelepon untuk menyiapkan kamarmu,seperti hotel itu milikmu saja.


"Memang iya.


"Hah.....?????


Dara berteriak terkejut.


"Kau sudah tau kan kalau mall ini milikku,begitu juga hotel yang ada disebelahnya.


Dara baru menyadari kalau disebelah mall ini juga ada hotel yang bernama sama dengan mall ini.Tenyata hotel yang mereka tuju berada diarea yang sama dengan mall tempat mereka berada sekarang,kedua bangunan ini disambungkan melalui sebuah lorong bernuansa elegan vintage yang berada di lantai 2.

__ADS_1


*Ya ampun aku tau dia kaya raya,tapi kenapa aku masih saja terkejut setiap kali aku tau dia punya ini itu.Dara


__ADS_2