Yes I Want You

Yes I Want You
Bertemu lagi


__ADS_3

Satu bulan kemudian.


Di parkiran basemen sebuah perusahaan properti


ceklek..ceklek...


Dara membuka kunci box pengantaran makanan berwarna kuning bertulisakan la re cucina,nama restoran tempat Dara bekerja sekarang.Setelah mengambil satu kantong makanan dari sana Dara tergesa-gesa berlari tapi tidak berani terlalu cepat karena takut makanan yang dia bawa akan tumpah.Sepertinya makanan itu sudah agak terlambat untuk diantarkan.


Sampai didepan lift Dara melihat bayangan dirinya didepan pintu lift.


*ah.... sial pake lupa lepas helm lagi.


Terpaksa Dara kembali ke skuter kuning yang dia bawa tadi,melepas helm yang berwarna kuning juga.Lalu segera bergegas kembali menuju lift.


*Karl POV.


Karl baru saja tiba di basemen,mengendarai mobil sport berwarna hitam,dia baru saja kembali dari


meeting dengan klien disebuah restaurant.Hari ini Karl tidak ditemani oleh Jhon asisten setianya,karena Jhon harus mengurus sesuatu yang juga penting di kantor.


Setelah mematikan mesin mobil Karl membuka dasbor mengambil dompet dan handphonenya.Lalu tiba-tiba saja

__ADS_1


ngeeeeeenggg...,ngeeeeeenggg


Suara berisik skuter tua memasuki basemen, pengendaranya lalu memarkirkan skuternya disebrang mobil Karl,dia yang belum sempat keluar dari mobil memperhatikan pemandangan itu.


Saat si pengendara skuter hendak memarkirkan skuternya dia membuka kaca helm yang dia kenakan.Karl langsung mengenalinya


*si norak


Melihat Dara yang mengendarai skuter itu Karl menjadi penasaran.Maka dari itu dia memutuskan untuk memperhatikan diam-diam.Mulai dari Dara yang hampir saja terjatuh saat memarkir motor,berlari ke arah lift lalu kembali lagi karena lupa belum melepas helmnya.Kelihatan sekali kalau gadis ini sedang tergesa-gesa.


Tersenyum-senyum sendiri Karl didalam mobil,lalu saat dia memperhatikan rompi yang dipakai oleh Dara,Karl menyadari kalau Dara bekerja sebagai pengantar makanan.


melihat Dara yang kembali berlari ke arah lift Karl segera keluar dari mobil,penasaran juga dia dengan gadis ini.


tiiinngggg...


Pintu lift terbuka, Dara segera memasukinya lalu menekan tombol 20,lantai yang dia tuju.Saat pintu lift akan segera tertutup sempurna tiba-tiba seseorang menekan tombol lift dari luar,melihatnya Dara segera menekan tombol open agar pintu kembali terbuka.Namun sedetik kemudian Dara sangat terkejut karena ternyata Karl lah yang akan masuk lift sekarang


*astaga, dewa petir... Dara


*kita ketemu lagi kelinci kecil.. Karl

__ADS_1


Dara benar-benar terkejut,dia sampai sedikit terperanjat saat Karl masuk kedalam lift.Dara memilih mundur sampai ujung lift sambil menundukkan kepalanya.Dara takut kalau-kalau lelaki didepannya ini akan memarahinya lagi.


Melihat reaksi Dara yang seperti itu Karl tau kalau Dara masih mengingat dirinya.


Setelah Dara mundur Karl hendak menekan tombol lantai yang dia tuju.Tapi tenyata tombol itu sudah ditekan,itu artinya gadis ini akan pergi kelantai yang sama dengannya.


*ohh jadi kau pergi kelantai yang sama denganku,bagus... setelah ini aku akan tau siapa dirimu.. Karl


*ah... apa.... dia tidak menekan tombol apapun,berarti dia akan pergi kelantai yang sama denganku.Dan itu lantai 20,pasti butuh waktu sedikit lama kan untuk sampai disana.Ya tuhan lindungi hamba mu yang lemah ini... Dara


Pintu lift tertutup,lift bergerak naik ke atas,hening.... tak satupun dari mereka mengeluarkan suara.Dara berdiri dengan kaku dibelakang sana sambil tetap menunduk.Tak berani mengangkat kepalanya sedikitpun,sambil berharap seseorang akan masuk.


Sedangkan Karl meskipun terlihat acuh tak sedikitpun mengeluarkan tanda-tanda jika dirinya mengingat tentang Dara tapi diam-diam dia memperhatikan melalui pintu lift yang pantulannya hampir sejernih cermin.


Diluar perkiraan Dara,ternyata lift ini melesat dengan cepat.Tak butuh waktu lama lift sudah berhenti.Angka dilayar digital lift tersebut menunjukkan angka 20,itu artinya mereka telah sampai dilantai yang mereka tuju.Saat pintu lift terbuka dari luar lift ada seorang petugas kebersihan yang tak kalah terkejut dengan Dara tadi.


dengan gugup dia bertanya.


"ohh.... se...selamat siang tuan.kenapa anda menaiki lift ini,apa lift sebe..."


belum selesai dia bertanya Karl langsung menatapnya dengan tajam,memberi isyarat agar dia diam.Tak berani melanjutkan apa yang dia katakan tadi.Diapun menunduk ketakutan,sambil kemudian menepi memberikan jalan pada Karl untuk lewat lebih dulu.

__ADS_1


Ya.. sebenarnya ada satu lift khusus yang hanya boleh dipakai oleh Karl dan jhon.Sebuah lift dengan desain minimalis elegan,.Ukurannya tidak besar karena hanya diperuntukkan untuk dua orang saja.Letak lift itu sebenarnya tidak jauh dari tempat parkir mobilnya tadi.Yang berarti juga Dara memarkirkan skuternya ditempat parkir VVIP yang biasanya hanya dipakai oleh para direksi perusahaan saja.Sebenarnya sudah ada tanda bahwa area itu adalah area parkir VVIP tapi Dara tidak membacanya.


__ADS_2