Yes I Want You

Yes I Want You
Harusnya kau yang menjagaku


__ADS_3

Karl berjalan cepat menyusul Dara.


"Kenapa menyusul ku,kau bilang mau latihan?


"Biar saja mereka yang latihan,aku mau latihan dengan mu saja,melatih otot-otot bawah panggul.


Kata Karl kemudian tertawa terbahak-bahak.


"Ah.... tapi aku mau memasak.


"Kenapa harus kau yang memasak,kita kan punya koki dan juga ada Ema.


"Jadi kau tidak suka masakan ku?


"Bukan begitu,aku hanya tidak mau kau lelah sayang.


"Ibuku selalu memasak untuk bapak,aku juga ingin seperti ibu yang selalu memasak untuk suamiku.Aku ingin menjadi istri yang baik.


Dara mengatakannya malu-malu.


Karl kemudian menarik tangan Dara, menempatkan Dara dalam pelukannya.


"Baiklah,Kau boleh memasak kalau memang seperti itu alasanmu.Aku juga berjanji aku akan selalu berusaha menjadi suami yang baik untukmu.


Karl merasa senang karena Karl pikir,Dara kini sudah menerima keadaan.


"Jadi kau akan mengembalikan Stefie ke perusahaan kan?


"Oh jadi ini karena kau ingin merayuku agar aku mengembalikan Stefie ke perusahaan?


"Ya...begitulah.

__ADS_1


Ucap Dara sambil tertawa.Dan saat Karl akan melepaskan pelukannya,Dara malah mempererat nya,sambil membenamkan wajahnya pada dada Karl.


"Lagi pula,sudah ada dirimu.Aku merasa cukup aman bersamamu.Bukankah ini sebenarnya tugasmu sebagai suamiku untuk menjagaku?


Karl akhirnya luluh juga,dan menuruti keinginan Dara.


"Baiklah,aku akan mengembalikan Stefie ke perusahaan.Aku tidak akan menempatkan seseorang secara khusus menjadi pengawal pribadimu.Tapi kau sama sekali tidak boleh keluar sendiri,harus ada seseorang yang mengawal mu,atau kau bisa menungguku jika ingin pergi ke suatu tempat.


Dara mengurai pelukannya, kemudian hendak berlahan menuju dapur.Lalu Karl menariknya ke arah berbeda,menuju ke kamar.


"Sudah aku bilang aku mau melatih otot bawah panggul.


**********************


Sudah satu Minggu semenjak pernikahan mereka,sekarang mereka benar-benar seperti pasangan pengantin lain yang selalu terlihat lengket kemanapun selalu bersama.Beberapa kali Karl mengajak Dara ke kantor,dan Karl juga selalu pulang cepat.


Dara selalu memasak makanan untuk Karl setidaknya untuk makan malam.Sekarang dia benar-benar sudah bisa menerima dan melupakan hal buruk yang sudah terjadi sebelumnya.


Setelah makan malam.


Tok...tok...tok...


Seseorang mengetuk pintu


"Masuk....


Saat pintu dibuka ternyata Nathan yang datang.Mereka terkejut karena mereka pikir Nathan akan langsung pulang ke rumahnya,dan menemui mereka besok.Tapi ternyata setelah sampai dia lebih memilih menemui mereka langsung.


"Nathan kupikir kau akan menemui ku besok?


"Tidak tuan,saya ingin melaporkan langsung hasil kerja saya.

__ADS_1


"Jadi bagaimana,apakah semuanya lancar?


"Saya sudah membeli rumah yang kita maksud,dan sudah membuat rumah itu jadi atas nama Nona.Namun setelah saya sampaikan maksud saya agar rumah itu segera ditempati,keluarga nona malah menolak.Kata mereka,kami bahkan tidak saling kenal.Dan lagi pula anak mereka belum lama bekerja diluar negeri jadi mustahil kalau dia sudah bisa membeli rumah yang sebagus itu.


Karl tersenyum mendengar cerita Nathan.


"Kenapa mereka sekeluarga seperti tidak tertarik dengan kemewahan.


"menurut saya bukan tidak tertarik tuan,mereka hanya tidak mau mengambil yang bukan hak mereka.


"Sekarang aku tau dari mana sifat baik Dara didapat.Dia tumbuh dilingkungan keluarga yang baik.


"Oh ya tuan, ngomong-ngomong selamat atas pernikahan anda.


"Ya terimakasih Nathan, terimakasih juga kau sudah membantuku mendapatkan rumah untuk keluarga istriku.


"Jadi diantara kita,hanya Jhon sekarang yang belum menikah.


Kata Nathan.


"Kalian tenang saja,ini bukan perlombaan bukan?Jadi kurasa aku tidak harus terburu-buru menyusul kalian.


Jawab Jhon sewot.


"Jhon kalau saja aku tau menikah itu seenak ini,mungkin dari awal aku bertemu Dara aku akan langsung menyeretnya ke kantor pencatatan pernikahan.


Sahut Karl lalu tertawa dengan keras.


"Lagi pula apa yang kau tunggu Jhon.Gadis itu sudah ada didepan matamu,kau tinggal mengatakan saja padanya.Kurasa dia juga akan menerimamu.


"Wow jadi Jhon sudah punya gadis yang dia incar?

__ADS_1


Sahut Nathan.


Kemudian Karl hanya tersenyum,sedangkan Jhon jadi tegang sekarang karena yang sedang mereka bicarakan adalah Ema,adik dari Nathan.


__ADS_2