
Saat makan malam
Sesuai kesepakatan Dara dan Karl.Malam ini Dara yang memasak, Dara menyiapkan steak salmon dengan sauce mentega yang gurih,dipadukan dengan bayam yang dimasak bersama krim cair dan kentang goreng.Makanan ini terlihat sangat menarik,aromanya juga sangat menggugah selera.
Karl terkejut Dara benar-benar bisa menyiapkan ini,selama ini dia pikir Dara hanya sekedar membantu didapur dia tidak tau kalau Dara benar-benar bisa memasak.
Semua orang sudah berkumpul saat Dara akan duduk di kursinya Karl membisikkan sesuatu
"Apa makanan ini benar-benar bisa dimakan?
Dara melirik Karl dengan sinis.Tapi tidak berniat untuk menjawabnya.Namun Karl masih tetap ingin menggoda.
"Kau tidak membeli makanan ini diluar kan sayang?Karena makanan ini terlihat sangat enak.
Kali ini Karl mengatakan dengan lebih keras.
"Tentu aku sendiri yang memasaknya suamiku,lihat saja kau akan ketagihan masakan ku.
"Kalian ini pasangan yang manis sekali.Nyonya Lila memuji.
"Oh ya sayang,apa tidak masalah jika kami menginap disini lagi malam ini?
tanya nyonya Lila pada karl.
"Ibu ini bicara apa,ini kan rumahmu juga bu.Kalian bisa kapanpun menginap disini tanpa meminta izinku terlebih dahulu.
Tuan Alexander yang sudah mulai makan merasakan bahwa makanan yang dibuat Dara sangat enak,bahkan pada suapan pertama.
"Semuanya coba berhenti bicara dan makan makanan kalian.Ini sangat luar biasa rasanya enak sekali.
Tuan Alexander yang biasanya sangat pemilih soal makanan,kali ini memuji masakan Dara.Hal ini membuat semua orang langsung menyantap makanan mereka masing-masing.
Karl merasa seperti sedang makan masakan direstoran terkenal.
"Wah benar ini enak sekali menantu cantikku.
Nenek memuji Dara sambil mengelus pipi Dara.
"Kau beruntung mendapatkan istri seperti dia Karl.Kalian berdua pasangan yang sempurna.
Dara hanya tersenyum-senyum mendapatkan pujian dari keluarga Karl.
__ADS_1
"Kau benar sayang,kurasa aku memang akan ketagihan masakan mu.
Ucap karl sungguh-sungguh.
Makan malam selesai,Karl berkata kalau ingin langsung beristirahat.
"Baiklah kurasa aku dan istriku akan langsung beristirahat saja, Dara pasti lelah hari ini.Selamat malam semuanya.
Dara pun mengikuti Karl masuk kamar setelah mengucapkan selamat malam.
Didalam kamar
"Dara terimakasih ya,kurasa keluargaku menyukaimu.
"Tapi tuan,apa anda pernah memikirkan bagaimana saat mereka mengetahui kebenarannya nanti?Bagaimana saat mereka tau kalau kita hanya berbohong, sejujurnya saya merasa bersalah telah membohongi mereka.
"Kau tidak perlu merasa bersalah, ini semua ideku.Aku belum memikirkan bagaimana nanti jadinya.Tapi untuk sementara biarkan seperti ini dulu.
"Tidurlah kau pasti lelah hari ini.
Sementara diruang bawah,
"Bagaimana menurutmu ibu,gadis yang dipilih Karl?
"Aku jelas menyukainya,dia gadis yang baik,cantik,pandai memasak.Kurasa dia akan menjadi istri yang baik nantinya.
"Aku hanya merasa Karl terlalu lamban,dia seharusnya bisa mendapatkan gadis itu dengan cepat.Apa kau pikir aku harus membantunya?
"Kurasa tidak perlu ibu,biar mereka menikmati ini.Biarkan mereka berproses secara alami.
"Yah... kita lihat saja kalau aku sudah merasa tidak tahan aku pasti akan bertindak.Lagi pula usia Kalian juga sudah tidak muda lagi bukan.Sudah waktunya kalian menimang cucu.
"Oh ya dimana Ema,dia berjanji akan menceritakan semua yang dia dengar dari Dara.
Ema dan Antonio rupanya bersekongkol dengan nenek Sofia,mereka bersedia memberikan informasi apapun yang mereka dapat tentang Karl dan Dara.Mereka juga ingin kedua orang ini bersatu maka dari itu mereka bersedia membantu
"Antonio bisa kau panggilan Ema kemari?
"Baik nyonya.
Tak lama Ema datang
__ADS_1
"Selamat malam nyonya Sofia.
"Selamat malam gadis kecilku.Kau punya informasi apa untukku?
"Mereka pergi berkencan hari ini nyonya.
"Wow mereka benar-benar melakukannya.
"Iya tapi sebelum pergi berkencan mereka terlebih dulu pergi mengunjungi makam nona Kiara.
"Oh... Karl membawa Dara kesana?
"Kurasa anakku benar-benar serius dengan gadis ini.
Kata nyonya Lila sedikit heran.
"Lalu mereka pergi ke mall,mereka menonton,lalu tuan muda memaksa Dara berbelanja.
"Apa memaksa berbelanja?Memangnya ada wanita yang tidak suka berbelanja?
Kali ini tuan Alexander yang merasa heran.
"Iya tuan kata Dara tuan muda membawanya ke butik yang sangat mewah,jadi Dara tidak ingin membeli sesuatu karena harga di butik itu terlalu mahal, Dara tak sanggup membeli satupun barang disana.
"Hahahaha.... jadi dia berfikir kalau dia membeli sesuatu harus membayar dengan uangnya sendiri? Padahal dia sedang pergi bersama karl.Benar-benar gadis yang polos.
Nenek Sofia terlihat terhibur dengan cerita itu.
"Lalu tuan muda yang mengetahui alasan Dara tidak memilih satupun baju menjadi marah,dia memanggil pramuniaga disana lalu menyuruhnya membungkus semua barang yang telah disentuh oleh Dara.Kemudian setelah itu mereka pergi makan di restoran fast food nyonya.
"Apa....Karl makan fast food?Karl yang selama ini hanya mau mengunjungi restoran paling mewah sekarang mau makan fast food?
Nyonya Lila tertawa geli mengetahui hal itu.
"Lalu apa kau tau apa mereka benar-benar tidur bersama?
"Tidak nyonya,kata Dara mereka tidur terpisah.Tuan muda tidur di ranjang dan Dara tidur disofa.
"Apa...kenapa Karl jadi tidak gentle seperti itu,membiarkan seorang gadis tidur disofa.
"Hmmm ini Dara sendiri yang mau tidur disana tuan.
__ADS_1
"Baiklah terimakasih ya Ema,kau bisa kembali ke kamarmu.
"Baiklah terimakasih nyonya, selamat malam.